Peran Akuntansi Syariah Dalam Meningkatkan Transparansi Keuangan KUA Kecamatan Silo
Main Article Content
Salman Farizi
Risma Aulia
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran akuntansi syariah dalam meningkatkan transparansi keuangan KUA. Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, serta analisis dokumen. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa akuntansi syari'ah mampu memperbaiki transparansi keuangan KUA dengan menyusun informasi finansial yang tepat, menyeluruh, dan mudah dimengerti oleh semua pihak terkait. Di samping itu, penggunaan akuntansi syari'ah juga berpotensi untuk meningkatkan akuntabilitas serta kepercayaan masyarakat pada KUA. Untuk itu, penelitian ini merekomendasikan agar KUA mengadopsi akuntansi syari'ah dalam manajemen keuangannya guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Agoes,s.& Ardana, I. C. (2009). Etika Bisnis dan Profesi: Tantangan Membangun Manusia Seutuhnya. Jakarta: Salemba Empat.
Andrianto,R.(2017). Analisis faktor yang mempengaruhi tranparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Jurnal akuntansi dan keuangan.
Andrianto,R.(2017). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap kualitas pengelolaan keuangan publik. Jurnal administrasi publik.
Etzioni, Amitai. (2010). Organisasi-Organisasi Modern. Jakarta: UI Press.
Fauzan.(2024).Sistem pengendalian manajemen. Tanggerang : Indigo Media. Hal 347
Harahap, S. S. (2008). Akuntansi Syariah. Jakarta: Bumi Aksara.Harahap,
Harahap, Sofyan Syafri. Teori Akuntansi: Edisi Revisi 2011. Jakarta: Rajawali PersKementerian Agama republik Indonesia. (2019).
Krina, Loina Lalolo. (2003). Indikator dan Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi, dan Partisipasi. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Lalolo Krina P. Loina, Indikator dan Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi & Partisipasi (Jakarta: Sekretariat Good Public Governance - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2003).
Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik (Yogyakarta: Andi Offset, 2018)
Mardiasmo. (2006). Perpajakan. Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Keuangan Menengah. Yogyakarta: ANDI.
Mardiasmo.(2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. yogyakarta: Andi.
Mardiasmo.(2018). Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Andi.
Mauliyah, N. I. (2019). The role of sharia accountant for sustainable development goals (SDGs). Journal of Islamic Economics Perspectives, 1(1), 26-39.
Nabillah, A. P., Utami, N. T., & Silalahi, Y. (2023). Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ)
Najmudin, & Bayinah, A. N. (2022). Kompetensi Takmir Dalam Menjaga Kualitas Laporan Keuangan Masjid: Telaah Literatur. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 10(2), 129–147.
Nilfah, S. Septiani, and M. N. Katman, “Implementasi Sistem Akunnsi Syariah dalam Asuransi Syari’ah di Indonesia, Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam.
Nilfah. (2022). IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI SYARIAH DALAM ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA. Al-Ubudiyah.
Pedoman pelaksanaan tugas dan fungsi KUA.Kementrian Agama Republik Indonesia.(2019). Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Fungsi kantor Urusan agama. Jakarta: Kementrian Agama Republik Indonesia.
Pertiwi, D. (2019). Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Mewujudkan Good Corporate Governance di Bank Syariah. Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 4(1), 1.
Pratiwi, A., Safitri, D. E., Artika, L. W., & Zahra, D. L. (2023). Pendampingan penerapan sistem informasi akuntasi pada proses pembuatan kontrak sewa aset PT Kereta Api Indonesia (persero) DAOP 9 Jember. Penamas: Journal of Community Service, 3(1), 51-57.
Sabarno, Hari. (2007). Memandub Otonomi Daerah Menjaga Kesatuan Bangsa. Jakarta: Sinar Grafika.
Siska, Siti Raudah, Siti Paulina. "Kualitas Pelayanan Pada Kantor KUA Kecamatan Pematang Karau". Jurnal STIA Amuntai.
Siti Paulina. "Kualitas Pelayanan Pencatatan Nikah di Kantor Urusan Agama". Al Iidara Balad, Vol. 3, No. 2.
Sofyan Syafri. "Akuntansi Syariah". Dalam Akuntansi Syariah di Indonesia. UIN Sumatera Utara, 2011
Tanjung, Abdul Hafiz. (2011). Akuntansi, Transparansi, dan Akuntabilitas Keuangan Publik (Sebuah Tantangan). Yogyakarta: BPFE UGM.
Triyuwono, Iwan. dan M. As'udi. 2001.Akuntansi Syariah: Memformulasikan Konsep Laba Dalam Konteks Metafora Zakat Jakarta: Salemba Empat.
Widjaja, HAW. (2003). Membumikan Transparansi dan Akuntabilitas: Kinerja Sektor Publik: Tantangan Berdemokrasi ke Depan. Jakarta: Gramedia.