Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
Main Article Content
Ashiva Elsa Fitri
Aulya Ramadhani
Dini Budiana
Fenika Nilza
Nur Riski Farida
Marina Mayang Sari
Siska Widyawati
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ciri-ciri, penyebab, serta treatment yang diberikan kepada anak penyandang ADHD. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan jenis gangguan perkembangan pada anak yang memengaruhi kemampuan kognitif, perilaku, dan interaksi sosial. Dalam kegiatan ini Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan tanya jawab dengan pihak terkait, termasuk orang tua dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan ADHD cenderung mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian, hiperaktif, dan impulsif. Penyebab ADHD dipengaruhi oleh faktor genetik, biologis, serta lingkungan, seperti paparan racun saat kehamilan dan pola asuh yang tidak tepat. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa penanganan terhadap anak ADHD pendekatan kolaboratif yang melibatkan dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sosial. Intervensi dini melalui terapi perilaku, pengelolaan pola asuh, serta akses terhadap pendidikan inklusif yang adaptif dapat membantu anak-anak ini mencapai perkembangan yang optimal. Oleh karena itu, upaya bersama dari keluarga, sekolah, dan pemerintah diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Ahdan, S., Putri, A. R., & Sucipto, A. (2020). Aplikasi M-Learning Sebagai Media Pembelajaran Conversation Pada Homey English. Sistemasi, 9(3), 493. https://doi.org/10.32520/stmsi.9i3.884
Barkley, R. A. (2006). Attention-deficit hyperactivity disorder: A handbook for diagnosis and treatment (3rd ed.). New York: Guilford Press.
Borman, R. I., & Putra, A. S. (2018). Game Pengenalan Huruf Hijaiyah Untuk Anak Autis Dengan Penerpan Pendekatan Edukasi Multisensori. SEMNASTEKNOMEDIA ONLINE, 6(1), 1–6.
DuPaul, G. J., & Stoner, G. (2014). ADHD in the schools: Assessment and intervention strategies (3rd ed.). New York: Guilford Press.
Faraone, S. V., & Biederman, J. (2005). Attention-deficit hyperactivity disorder. Lancet, 366(9481), 237-248. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(05)66871-2.
Jayadi, A. (2022). Pelatihan Aplikasi Administrasi Perangkat Desa Sidosari, Lampung Selatan. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), 3(1), 85. https://doi.org/10.33365/jsstcs.v3i1.1770
Ni Luh Putu Ika Sintya Devi; Ni Ketut Suarni. 2024. “Analisis Kemampuan Kognitif Dan Perilaku Sosial Pada Anak ADHD Di Sekolah Inklusi.” G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling 8 (2): 673–82. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.5664.
Maghfirah, R., Apriliyani, Y., & Syukri, M. K. (2024). Penanganan Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Adhd) Di Kelas Therapy Slb Tncc Banda AceH.
Paternotte, Arga, dan Jan Buitelaar, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) : Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas. Jakarta: Prenada Media Group, 2010.
Serfontein, Gordon. The Hidden Handicap: How to help Children Who Suffer from Dyslexia, Hyperactivity and Learning Disabilites. East Roseville, NSW: Simon & Schuster, 1994.
Stenberg, Robert J. (2008). Psikologi Kognitif. Yogyakart: Pustaka Belajar.
Suaidah, S. (2021). Analisis Penerimaan Aplikasi Web Engineering Pelayanan Pengaduan Masyarakat Menggunakan Technology Acceptance Model. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 8(1), 299–311. https://doi.org/10.35957/jatisi.v8i1.600
Indra,