Analisis Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Napas Dalam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi
Main Article Content
Ade Reza Haryadi
Universitas Hang Tuah Pekanbaru
Lansia merupakan kelompok usia diatas 60 tahun yang rentan mengalami berbagai perubahan fisiologis, termasuk penurunan elastisitas pembuluh darah yang berdampak pada peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada lansia, dengan nilai tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmhg dan diastolik lebih dari 90 mmHg. pengelolaan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu bentuk intervensi non farmakologis yang mudah diterapkan dan berdampak positif adalah terapi relaksasi genggam jari, yaitu gerakan ringan dengan gerakan lambat dan terkontrol. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus pendekatan asuhan keperawatan pada 2 lansia dengan riwayat hipertensi di UPT PSTW Husnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau. Intervensi yang diberikan adalah terapi relaksasi genggam jari secara rutin selama 2 kali sehari, setiap pagi dan sore selama 3 hari berturut - turut dengan durasi 30 menit setiap sesi. Hasil implementasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan setelah penerapan terapi relaksasi genggam jari dan napas dalam, dilaksanakan secara teratur di dapatkan hasil preetest pada Tn.H yaitu 150/90 mmHg dan hasil postest yaitu 128/80 mmHg, dan pada Tn.S di dapatkan hasil preetest yaitu 151/90 mmHg dan pada postest di dapatkan hasil 135/80 mmHg. Terapi ini terbukti dapat meningkatkan relaksasi, sirkulasi darah, serta dapat menurunkan tekanan darah secara bertahap. Oleh karena itu, terapi relaksasi genggam jari dan napas dalam direkomendasikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan non farmakologis untuk mengontrol hipertensi pada lansia.
Ashila Almasyah, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar (2025). Pengaruh Terapi Relaksasi Genggam Jari Dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas wilayah kerja RW 05 Kelurahan Batu, Gudang Jurnal Ilmu KesehatanVolume 3 ; Nomor 1 ; Februari 2025 ; Page 06-11Doi : https://doi.org/10.59435/gjik.v3i1.957Website : https://gudangjurnal.com/index.php/gjik
Aldiansa, P., & Maliya, A. (2023). 2023. Pasien, Pengaruh Relaksasi Finger Hold (Genggam Jari) Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Kupang, Hipertensi Esensial Di Puskesmas Sikumana Kota
Agustin, W. R., Rosalina, S., Ardiani, N. D., & Safitri, W. (2019). Pengaruh Terapi Relaksasi Genggam Jari Dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 108–114. https://doi.org/10.34035/jk.v10i1.337
Alimansur, M., & Anwar, M. C. (2017). Efek relaksasi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.Jurnal Ilmu Kesehatan,2(1), 74-82
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik penduduk lanjut usia Indonesia tahun 2024.
Jakarta: BPS.
Bell, R. A., Bertoni, A. G., & Arcury, T. A. (2018). Physical activity and hypertension: Recommendations and practical considerations. Journal of Clinical Hypertension, 20(4), 684–690. https://doi.org/10.1111/jch.13260
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik penduduk lanjut usia Indonesia tahun 2024.
Jakarta: BPS.
Bell, R. A., Bertoni, A. G., & Arcury, T. A. (2018). Physical activity and hypertension: Recommendations and practical considerations. Journal of Clinical Hypertension, 20(4), 684–690. https://doi.org/10.1111/jch.13260
Erlita Kundartiari1, Sri Nur Hartiningsih2. 2020. “Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dan Murottal Terhadap Tekanan Darah.”
Fadillah, N. A., Riana, R., Rahman, F., Ayuningtias, S. S., & Susanto, W. E. (2022). Pembentukan Kader Hipertensi Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemantauan Kejadian Hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 714. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.8577
Hamidah, N. (2022). Hipertensi sebagai silent killer: Pencegahan dan penanganan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–152.
Haro, F., Sudharmono, A., Sitompul, F., Malinti, D., & Wulandari, R. (2024). Lansia dan risiko penyakit hipertensi: Tinjauan keperawatan gerontik. Jurnal Keperawatan Lansia, 6(1), 12– 20.
Hariyanto, D., & Sulistyowati, D. (2020). Panduan klinis hipertensi berdasarkan JNC 8.
Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(1), 25–32.
Haro, F., Sudharmono, A., Sitompul, F., Malinti, D., & Wulandari, R. (2024). Lansia dan risiko penyakit hipertensi: Tinjauan keperawatan gerontik. Jurnal Keperawatan Lansia, 6(1), 12– 20.
Handayani, K. P. (2020). Efek Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Penelitian Keperawatan, 6 (1),1–7. https://doi.org/10.32660/jpk.v6i1.442
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman teknis penatalaksanaan hipertensi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Keperawatan, J., Nightingale, F., Pemberian, E., Relaksasi, T., Jari, G., Tekanan, T., Pada, D., & Lansia, P. (2024). Effectiveness of Giving Finger Grip Relaxation Therapy on Blood Pressure in Pre- Elderly Hypertension Hypertensive Patients. 7(1), 285–291. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.193
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman teknis penatalaksanaan hipertensi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Lisa Depitasari, Rahma Elliya, Djunizar Djamaludin (2023). Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari Dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Pada Keluarga (Doctoral Dissertation, Universitas Malahayati
Mare, E. R., & Sukmawati, R. (2024). Karakteristik lansia dan risiko kesehatan yang menyertai. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(1), 55–62.
Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nur Fadhilah, G., & Maryatun, M. (2022). Penerapan Terapi Genggam Jari dan Nafas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 3(2), 89–95. https://doi.org/10.30787/asjn.v3i2.1052
Nurhayani, Y., & Nengsih, P. A. (2022). Relaksasi Nafas Dalam Sebagai Intervensi Efektif Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Dosen Program Studi DIII Keperawatan Stikes Ahmad Dahlan Cirebon Mahasiswa Program Studi DIII Keperawatan Stikes Ahmad Dahlan Cirebon Info Artikel Mener. 1(1), 92–100.
Nurman, M. (2017). Efektifitas Antara Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Timur Tahun 2017.Jurnal Ners,1(2).
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2020). Fundamentals of nursing (10th ed.). St. Louis, MO: Elsevier.
Putri, A. D. (2021). Perubahan fisiologis lansia: Implikasi dalam keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(2), 87–93
Putra,EK.(2019).Pengaruh Latihan Nafas Dalam Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kecamatan Karas Kabupaten Magetan. Jurnal Keperawatan.Vol1,No.
Sari, L. D., Elliya, R., & Djunizar Djamaludin. (2023). Penerapan terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi pada keluarga. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 3(1), 15–22. https://doi.org/10.56922/quilt.v3i1.341
Sarwanto, R., Anjani, D., & Fitriani, H. (2020). Faktor risiko hipertensi pada lansia. Jurnal Keperawatan Komunitas, 3(2), 118–125.
Simanjuntak, M., Adi, W. A., Hestiningsih, N., & Saraswati, N. (2021). Hipertensi sebagai masalah kesehatan global. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 9(1), 33–40.
Sonhaji, A., Prasetyo, D., & Wibowo, H. (2020). Terapi komplementer sebagai penatalaksanaan nonfarmakologi hipertensi. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 45– 50.
Sulistiani, S. (2020).Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari Dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Pada Keluarga(Doctoral Dissertation, Diploma, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Surahmawati, Y., & Novitayanti, E. (2021).Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunkan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia .Jurnal Stethoscope,2(1)
World Health Organization. (2020). Ageing and health. Retrieved from https://www.who.int World Health Organization. (2021). Hypertension: Key facts. Retrieved from https://www.who.int
Wulandari, S. Y., Sari, P. A., & Ludiana, R. (2023). Gambaran tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 120–127.
Wulandari, S. Y., Sari, P. A., & Ludiana, R. (2023). Gambaran tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 120–127.
World Health Organization. (2020). Ageing and health. Retrieved from https://www.who.int
World Health Organization. (2021). Hypertension: Key facts. Retrieved from https://www.who.int World Health Organization. (2023). Global status report on noncommunicable diseases. Geneva: WHO.
yuyun Surahmawati, Eka Novitayanti 2024. Pengaruh Relaksasi Genggam Jari terhadap Penurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tasikmadu. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Januari 2024.













