Partisipasi Masyarakat sebagai Faktor Utama Keberhasilan Kebijakan Pemerintah dalam Membentuk Karakter Anak
Main Article Content
Us’an Us’an
Jenjang Waldiono
Sriyono Sriyono
Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pendidikan nasional yang tujuannya membentuk manusia seutuhnya, beriman, berakhlak mulia, serta mampu berperan aktif dalam kehidupan sosial. Namun, berbagai fenomena penyimpangan perilaku anak menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta masyarakat dan kebijakan pemerintah sebagai faktor utama keberhasilan dalam pembentukan karakter anak. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam membentuk karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan orang tua, sekolah, masyarakat, dan juga kebijakan pemerintah. Partisipasi masyarakat berperan penting melalui keteladanan, pembiasaan nilai-nilai moral, penerapan norma sosial, serta keterlibatan program pendidikan berbasis komunitas. Sementara itu, pemerintah berfungsi sebagai regulator, fasilitator, pendamping, mitra, dan penyandang dana melalui kebijakan pendidikan, kurikulum, dan penciptaan iklim sosial yang kondusif. Sinergi antara partisipasi masyarakat dan kebijakan pemerintah terbukti menjadi faktor penentu dalam keberhasilan pendidikan karakter anak. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat perlu terus dioptimalkan guna membentuk generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berkarakter di tengah tantangan global.
Daulay, H. P. (2014). Pendidikan Islam dalam Perspektif Filsafat (1st ed.). Kencana.
Erlinda, & Mulyadi, S. (2017). Melindungi dan Mendidik Anak Dengan Cinta. Erlangga.
Hasim, E. (2020). Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Perguruan Tinggi Di Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Webinar Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo “Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui Penulisan Karya Ilmiah Menuju Anak Merdeka Belajar,” 69–70.
Iqbal, A. M. (2015). Pemikiran Pendidikan Islam: Gagasan-Gagasan Besar Para Ilmuan Muslim. Pustaka Pelajar.
Jazariyah. (2016). Kampung Ramah Anah Gendeng Sebagai Alternatif Pemenuhan Hak Berkembang Pada Anak Usia Dini. GOLDEN AGE: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, Volume. 1, 28–29.
Jito Subianto. (2013). Peran Keluarga, Sekolah, Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 8, No, 342.
Manalu, Juliati Boang, Pernando Sitohang, N. H. H. T. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar. PROSIDING PENDIDIKAN DASAR, Volume 1 |, 81. https://doi.org/DOI 10.34007/ppd.v1i1.174
Marlina, M. E. (2013). Kurikulum 2013 Yang Berkarakter. JUPIIS, Vol.5 No.2, 28.
Nella Agustin, D. (2014). Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa. UAD Press.
Perdana, F. R. (2019). Pemberdayaan Berbasis Partisipasi Masyarakat Melalui Program Kampung Ramah Anak di Badran Kota Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, Vol. 3, no, 163. https://doi.org/doi: 10.14421/jpm.2019.031-08
Rohimah, R. B., & Atqiyya, Putri Yasmin, D. M. (2021). PERAN MASYARAKAT DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN ISLAM. Jurnal Pendidikan Karakter “JAWARA” (JPKJ), Volume 7, 11–12.
Sadulloh, U. (2015). Pengantar Filsafat Pendidikan. Alfabeta.
Siswoyo, D., & Dkk. (2011). Ilmu Pendidikan. UNY Press.
Us’a, Jenjang Waldiono, M. (2025). Model Pendidikan Agama Bagi Anak Sesuai Tahap Perkembangannya: Perspektif Al-Qur’an dan Psikologi Islam. Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal), Vol. 6 No., 182–194. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.37216/aura.v6i2.2965
Us’an, Sriyono, Miftah Khilmi Hidayatulloh, W. (2026). Penyimpangan Kaum Nabi Luth dalam Konteks Sosial Masyarakat dan Mekanisme Kontrol Diri Perspektif NeuropsikologiMelalui Bimbingan Islami. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, Volume 4Nu, 3040. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3604
Us’an, A. B. P. (2024). Nilai-Nilai Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Neurosains dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di SD Negeri Serayu. Islamic Counseling:Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, Vol. 8, No, 75–92. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.29240/jbk.v8i1.9869
Us’an, S. (2022). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR: UPAYA PENDIDIK MEMBENTUK KARAKTER SISWA DALAM MEMPERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045 BERBASIS NEUROSAINS. MUALLIMUNA: JURNAL MADRASAH IBTIDAIYAH, Vol. 7, No, 84. https://doi.org/DOI: 10.31602/muallimuna.v7i2.6379
Us’an Us’an, Dandy Yusuf Alfasyah, F. A. (2026). Pendidikan Karakter sebagai Fondasi Pencegahan Anak Berurusan Hukum: Pendekatan Edukatif dan Preventif. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Volume 3, 243–251. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18193551
Us’an Us’an, Katni Katni, Ustadi Hamzah, A. Q. M. (2026). Kiprah Muhammadiyah Dalam Mewujudkan Generasi Emas 2045 dan Pendidikan Karakter Sejak Dini Melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, Volume 4Nu, 3640. https://doi.org/DOI:https://doi.org/10.61104/alz.v4i1. 3694
Us’an Usa’n, Muzayyim Luthfie, S. (2025). Internalisasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Neurosains. Jurnal Ilmiah Multidisipliner, Vol. 2, No, 211–219. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.63822/0yt4xn86
Uswatiyah, W., & Masruroh. (2021). mplikasi Kebijakan Kampus Merdeka Belajar terhadap Manajemen Kurikulum dan Sistem Penilaian Pendidikan Menengah Serta Pendidikan Tinggi. Jurnal Dirosah Islamiyah, Volume 3 N, 32. https://doi.org/https://doi.org/10.47467/jdi.v3i1.299
Wantini, U. (2023). Implikasi Konten Pornografi pada Anak: Urgensi Pendidikan Seks Sejak Dini dalam Usaha Mencegah Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Anak, Vol. 9 No., 253. https://doi.org/https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/JPA/article/view/582
Yusuf, S. (2018). Kesehtan Mental: Perspektif Psikologis dan Agama. PT Remaja Rosdakarya.
Zubaidi. (2012). Isu-isu Baru dalam Diskursus: Filsafat Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.













