Sintaksis dalam Membentuk Kalimat Frasa dan Klausa Secara Lisan dan Tulis
Main Article Content
Tasya Maha Rani
Suci Rahmadani
Dwi Sefti Hendro
Lili Ratnasari
Artikel ini membahas peran sintaksis dalam membentuk kalimat, frasa, dan klausa baik dalam tuturan lisan maupun tulisan, dengan fokus utama pada cara pembentukan kalimat. Kalimat dipandang sebagai unit bahasa terkecil yang bisa menyampaikan pesan secara utuh melalui media lisan atau tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis seberapa besar peran sintaksis dalam membentuk kalimat secara efektif. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk uraian deskriptif. Temuan kajian menunjukkan bahwa sintaksis memiliki peran penting dalam proses pembentukan kalimat, seperti memahami esensi kalimat, fungsi unsur-unsur sintaksis dalam kalimat dasar, proses membentuk kalimat turunan melalui transformasi, pengelompokan kalimat berdasarkan klausa, predikat, dan relasi situasional, serta pembahasan mengenai diatesis dan aspek-aspak gramatikal lainnya.
Aulia, S. T., Sutri, S., & Triyadi, S. (2024). Analisis kesalahan sintaksis dan kalimat efektif pada karangan teks eksposisi siswa kelas X Madrasah Aliyah Nihayatul Amal Rawamerta Karawang. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(3).
Khairah, M., & Ridwan, S. (2022). Sintaksis: Memahami satuan kalimat perspektif fungsi. Bumi Aksara.
Kurniawati, M. E. (2023). Jenis kalimat dalam teks eksplanasi siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Tumpang tahun ajaran 2022/2023 (Skripsi). Universitas Negeri Malang.
Makki, P. A. (2019). Penggunaan kalimat berdasarkan makna dalam kegiatan diskusi pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 23 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018.
Manalu, A. D. (2023). Analisis frasa idiomatik dalam novel “Trauma” karya Boy Candra dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Mugrib, N. C., Wahyunianto, D., & Sumarlam, S. (2018). Pemarkah diatesis dalam bahasa Wolio.
Mulyani, M. (2020). Sintaksis Bahasa Indonesia. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Riswan, R. (2018). Alih kode dan campur kode antara bahasa Toraja dan Bahasa Indonesia dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 9 Tana Toraja (Tesis doktor). Universitas Negeri Makassar.
Saibi, E. A., & Laili, I. (2022). Karakteristik verba aktivitas bahasa Minangkabau: Pendekatan makna aspektualitas. Aksara, 34(2), 308–322.
Saragi, C. N. (2024). Pengantar linguistik: Teori, konsep, dan penerapan.
Situmorang, R. S. (2024). Analisis frasa verba dalam novel “Orang-Orang Biasa” karya Andrea Hirata serta implikasinya dalam pembelajaran teks ulasan di kelas VIII SMP Negeri 4 Medan.
Supartini, D., Solihah, S., & Isnaini, H. (2023). Problematika kesalahan bahasa Indonesia dalam tataran sintaksis. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 1(2), 40–54.
Tarmini, W., & Sulistyawati, R. (2019). Sintaksis Bahasa Indonesia. UHAMKA Press.
Wulandari, S. (2021). Kalimat imperatif dalam novel “Selena” karya Tere Liye: Kajian sintaksis. Jurnal Peneroka: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 134–150.
Yusni, S. P. (2024). Penguasaan kosa kata dan struktur kalimat Bahasa Indonesia. CV. Azka Pustaka.













