Hakikat Bahasa Dalam Konteks Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Main Article Content
Khalifa Dilla
Khairin Anisa
Nazwa Aura Dwi Vernanda
Lili Ratna Sari
Bahasa lebih dari sekadar sarana komunikasi ia memegang makna yang mendalam sebagai fondasi identitas, alat pemersatuan, dan sarana pengembangan peradaban suatu negara. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis esensi bahasa dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Indonesia yang dikenal dengan keberagaman etnis dan bahasa daerahnya. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang mengumpulkan informasi dari sumber ilmiah mengenai linguistik, sosiologi, dan ilmu politik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa esensi bahasa meliputi tiga aspek utama: sebagai sistem tanda yang memiliki makna, sarana budaya serta nilai-nilai bangsa, dan sebagai alat pemersatu serta pengelolaan negara. Di Indonesia, bahasa Indonesia memainkan peranan penting dalam mengintegrasikan berbagai elemen bangsa, memperkuat rasa kebangsaan, dan mendukung pembangunan nasional. Kesimpulan yang diambil adalah bahwa pemahaman yang tepat mengenai esensi bahasa adalah dasar penting untuk pengelolaan bahasa yang baik dan pemberdayaan fungsi bahasa dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Kebijakan pembinaan bahasa nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Penelitian kualitatif dan desain riset: Memilih di antara lima pendekatan (Edisi terbaru). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Eggins, S. (2022). Pengantar linguistik sistemik fungsional. London: Routledge.
Fairclough, N. (2022). Bahasa dan kekuasaan. London: Routledge.
Rahardi, R., & Setyaningsih, N. (2023). Kajian bahasa nasional dalam perspektif keberagaman dan identitas kebangsaan. Yogyakarta: Pustaka Bahasa.
Smith, A. D. (2021). Identitas nasional dan nasionalisme di era modern. Oxford: Oxford University Press.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widodo, H. (2021). Sosiolinguistik kontemporer: Bahasa, masyarakat, dan identitas. Jakarta: Prenadamedia Group.













