Perancangan Media Edukasi Mengenai Pentingnya Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Mendampingi Perkembangan Anak
Main Article Content
Laras Fla Rizki Pronika
Nefri Anra Saputra
Permasalahan pola asuh yang tidak tepat masih banyak ditemukan di Indonesia dan berkontribusi terhadap hambatan perkembangan sosial, emosional, dan psikologis anak. Rendahnya akses pendidikan parenting serta kurangnya kesadaran calon orang tua menjadi faktor utama munculnya praktik pengasuhan yang kurang layak. Penelitian penciptaan ini bertujuan merancang media edukasi yang informatif, komunikatif, dan mudah dipahami mengenai pentingnya peran pola asuh orang tua dalam mendampingi perkembangan anak. Metode perancangan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan psikolog anak dan parenting, studi pustaka, serta penyebaran kuesioner kepada 150 responden usia 17–25 tahun. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 100% responden menyatakan pentingnya mempersiapkan pola asuh sebelum menikah, sementara 81% responden menilai buku interaktif sebagai media edukasi yang paling efektif. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang media utama berupa buku interaktif yang didukung media pendukung seperti video edukasi, poster, dan media sosial. Media ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kesiapan psikologis remaja dan dewasa awal dalam menerapkan pola asuh yang tepat sesuai tahap perkembangan anak.
Erikson, E. H. (2020). Childhood and society (2nd ed.). W. W. Norton & Company.
Ginsburg, K. R., & Committee on Communications and Committee on Psychosocial Aspects of Child and Family Health. (2021). The importance of play in promoting healthy child development and maintaining strong parent-child bonds. Pediatrics, 147(3), 1–12. https://doi.org/10.1542/peds.2020-0452
Hurlock, E. B. (2021). Developmental psychology: A life-span approach. McGraw-Hill Education.
Kriyantono, R. (2020). Teknik praktis riset komunikasi kuantitatif dan kualitatif. Kencana Prenada Media Group.
Lestari, S. (2021). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Kencana.
Morrison, G. S. (2022). Early childhood education today (15th ed.). Pearson Education.
Nazir, M. (2019). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.
Papalia, D. E., Martorell, G., & Feldman, R. D. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Santrock, J. W. (2020). Life-span development (18th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyanto, S., & Hidayat, A. (2022). Peran pola asuh orang tua dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 112–123. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1331
UNICEF. (2021). Parenting in the time of COVID-19. United Nations Children’s Fund. https://www.unicef.org
WHO. (2020). Improving early childhood development: WHO guideline. World Health Organization. https://www.who.int
Yusuf, S., & Sugandhi, N. M. (2020). Perkembangan peserta didik. Rajawali Pers.













