Perancangan Maskot Festival Tabuik Kota Pariaman sebagai Penguat Identitas Visual
Main Article Content
M. Hafizh Ar Rasyid
Nefri Anra Saputra
Festival Tabuik Kota Pariaman merupakan tradisi budaya tahunan yang memiliki nilai sejarah, religi, dan sosial yang kuat serta berpotensi besar sebagai daya tarik wisata budaya. Namun, penurunan jumlah pengunjung pascapandemi COVID-19 dan belum optimalnya identitas visual festival menjadi tantangan dalam memperkuat citra serta menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum adanya identitas visual yang terstruktur, konsisten, dan mampu membangun kedekatan emosional dengan publik. Oleh karena itu, perancangan maskot dipilih sebagai solusi visual untuk menjadi representasi festival yang komunikatif, humanis, dan mudah dikenali. Metode perancangan yang digunakan meliputi riset kualitatif melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner, yang kemudian diterjemahkan ke dalam konsep visual dan karakter maskot. Hasil perancangan diharapkan mampu memperkuat identitas visual Festival Tabuik, meningkatkan awareness masyarakat, serta mendukung strategi promosi festival secara lebih efektif dan relevan.
Blumer, M., & Kravets, O. (2021). Symbolism and branding: How city mascots strengthen visual identity. Journal of Urban Design, 25(2), 143-160. DOI: 10.1080/13574809.2021.1901284.
Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (2021). Elaboration Likelihood Model of Persuasion. In: The SAGE Handbook of Persuasion: Developments in Theory and Practice (3rd ed.). SAGE Publications.
Sundar, S. S., & Marathe, S. S. (2020). Personalization in Digital Advertising: The Role of Artificial Intelligence and Big Data. Journal of Advertising, 49(4), 441-455. DOI: 10.1080/00913367.2020.1820459.
Lee, S. H., & Kim, J. H. (2020). The Role of Peripheral Cues in Social Media Advertising: The Moderating Effect of Involvement. Journal of Interactive Advertising, 20(2), 123-137. DOI: 10.1080/15252019.2020.1775369.
Dinda Sekar Puspitarini, “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Promosi (Studi Deskriptif Pada Happy Go Lucky House)”, Jurnal Common, No. 1 (2019) : p. 72.
Hafizh, Sulthan, and Rangga Galura Gumelar. “Strengthening The Identity and Attractiveness of Bukit Waruwangi Tourism Through Mascot Design & Merchandise Logo.” Penguatan Identitas dan Daya Tarik Wisata Bukit Waruwangi Melalui Rancangan Desain Maskot dan Logo Merchandise, vol. 11, no. 2, 2024, p. 256. Jurnal fisip untad, https://jurnal.fisip.untad.ac.id/index.php/kinesik/index.
Rajamala, Tokoh Pewayangan yang Jadi Maskot Kota Solo Halaman all Kompas.com Judul situs: Kompas Regional URL:https://regional.kompas.com/read/2023/12/27/232432378/rajamala-tokoh-pewayangan-yang-jadi-maskot-kota-solo?page=all Tanggal publikasi: December 27, 2023 Data diakses: December 16, 2024
Utomo, N. W. P. (2025). Perancangan maskot sebagai media promosi Kiddy.Id.
Jurnal Ilmu Media dan Teknologi Desain, https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jimtd/article/view/228
Violina, I., Siregar, I., & Ramli, S. (2023). Tabuik, Warisan Budaya Islam Sumatera Barat. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2), 234–242. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i2.2013
Dewi, R. R. C., & Handriyotopo. (2019). Desain Maskot dan Promosi Pariwisata Kota Muara Teweh Kalimantan Tengah. 10.
Kharismanata, I. G. A., Swandi, I. W., & Ratna, T. I. (2024). Desain Karakter Maskot sebagai Media Pengenalan Wayang Sasak untuk Anak-Anak Sekolah Dasar. JURNAL SASAK: DESAIN VISUAL DAN KOMUNIKASI, 6(1), 1-10. https://journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/sasak/index
Ariesta, O. (2020). Perancangan Maskot ISI Padangpanjang sebagai Media Branding. JURNAL BAHASA RUPA, 3(2). https://doi.org/10.31598













