Kegiatan Aktualisasi Nilai Pancasila Sebagai Upaya Cinta Tanah Air dan Persatuan Sejak Dini Di SD Majalaya 02
Main Article Content
Amelia Putri Rahayu
Hafrizan Ariyan Basuni
Nilam Cahya
Sukma Aulia Khoerunnisa
Siti Nur Pauzah
Annisa Helmalia Siti Hamidah
Taqiyya Muhammad Khofiyya
Razif Abdul Aziz
Izuzudin Hanif Al Chaidar
Ryan Haerul Makhrom
Aulia Tazkia
Miptah
Dian Herdiana
Pancasila yang telah disepakati sebagai dasar negara tentu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada saat usia ini, anak-anak sangat mulai belajar dan memahami nilai-nilai moral dan spiritual, termasuk ke dalam sila ke 1 dan sila ke 3 yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan “Persatuan Indonesia” Pada saat usia ini, anak-anak sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar dan pendidikan dalam menanamkan spiritual serta sikap sosial sejak dini. Melalui pembiasaan sederhana seperti berdoa, mengenal keberagaman dan saling menghormati, sehingga aktualisasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat terlaksana. Pada kesempatan kali ini, kami kelompok 2 dari mata kuliah Pendidikan Pancasila Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan tugas aktualisasi nilai-nilai pancasila di Sekolah SDN Majalaya 2 Jl. Talun No.9, Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Pada tanggal 12 November 2025 dengan materi yang dibawakan berupa “Penerapan Cinta Tanah Air, Toleransi, dan Persatuan Sejak dini. Dalam melaksanakan program ini, kami menggunakan metode belajar kualitatif yaitu dengan metode yang lebih fokus dan pada pengamatan langsung, dan juga kami memberikan tanya jawab sebanyak 4 pertanyaan serta memberikan hadiah sebagai apresiasi kepada anak yang aktif serta pada anak yang berhasil menjawab pertanyaan.
Agustina, S. R., Sabrina, S., Aiman, U., Adiansha, A. A., & Nurgufriani, A. (2025). Penerapan Metode Bermain Sambil Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Siswa SD. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 6(1), 31–37. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i1.1327
Akhyar, S. M., & Dewi, D. A. (2022). Pengajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah Dasar Guna Mempertahankan Ideologi Pancasila Di Era Globalisasi. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1541–1546. http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/2772%0Ahttps://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/vie w/2772/pdf
Andriani, P., Batubara, R. A., & Juliani, S. F. (2025). Strategi Mengatasi Tantangan Literasi Humanis di
Asa, A. I. (2019). Pendidikan Karakter Menurut Ki Hadjar Dewantara Dan Driyarkara. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 245–258. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i2.25361
Damanik, M. H., Rangkuti, A. R., Bilqish, A., Siregar, H. D., Damayanti, L., Siregar, N. H., Lubis, N. S., Berutu, N. A.,
Firdausiyah, Z., Pgri, U., & Malang, K. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning , Literasi Sosial , Dan Motivasi Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa. 2, 1–11.
Hadisaputra, P. (2020). Implementasi Pendidikan Toleransi Di Indonesia. Dialog, 43(1), 75–88.
Julia Bea Kurniawaty. (2022). Penerapan Nilai Pancasila Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar Application Of
KEMANDIRIAN DI MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL. Cakrawala Pendidikan, 1(2), 208–216.
Maulidah Rizkiyah1, S. F. (2024). Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Menanamkan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 377–393.
Mihret, A. M. (2019). Family Time and Family Structure as Correlates of Adolescents’ Self-Regulation in some Selected Junior Secondary Schools, Harari Regional State, Ethiopia. Humaniora, 10(1), 81.
Mikraj, A. L., & Arifin, M. Z. (2023). Strategi Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Nilai-Nilai Kebangsaan pada Anak Usia Dini. 4(1), 42–50.
Nuraini, F., & Andriana, E. (2022). Penerapan Metode Ice Breaking Untuk Menstimulus Konsentrasi Peserta Didik Kelas 5A SDN Serang 21. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 282–289. https://doi.org/10.37216/badaa.v4i2.797
Pancasila Value In Learning Process In Elementary School. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinekaan Dan
Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 2012–2021. https://doi.org/10.56832/edu.v4i3.757 Fatmawati. (2011). Dan Beribadah Dalam Negara. Jurnal Konstitusi, 8(3), 489–520.
Radjawane, P. (2014). Kebebasan Beragama Sebagai Hak Konstitusi Di Indonesia. Sasi, 20(1), 30. https://doi.org/10.47268/sasi.v20i1.343
Sadiyah, H., & Aini, A. N. (2023). Metode Pembelajaran Tanya Jawab untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika
Sekolah Dasar untuk Pembentukan Karakter Positif. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan
Setyaningrum, W., Pratama, L. D., & Ali, M. B. (2018). Game-Based Learning in Problem Solving Method: The Effects on Students’ Achievement. International Journal on Emerging Mathematics Education, 2(2), 157.
Siswa Tuna Grahita di SLB Ganda Daya Ananda. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 7(2), 71–76. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v7i2.50213
UU 39 RI. (1999). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Lembaran Negara 1999/ No. 165, TLN NO. 3886, LL SETNEG : Hlm 29, 1–29.
Wawasan Kebangsaan, 1(2), 23–32. https://journal.unindra.ac.id/index.php/jagaddhita
Wijayanti, T., Asnawi, I., Fadiah, N., Karlina, N., & Nikmah, S. N. S. (2024). Kampanye Anti Perundungan (Bullying) di Sekolah melalui Program Sekolah Toleransi. Jurnal Bina Desa, 6(1), 29–33.
Wuryandari, W., Fathurrohman, & Ambarwati. (2016). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER













