Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Medan Terhadap Relevansi Sistem Filsafat Dalam Kehidupan Modern
Main Article Content
Frengki Alfredo Matondang
Maulana Al Nouri
Muhammad Hafif Naibaho
Raja Ansel Hartama Sihombing
Riski Immanuel Situmorang
Di tengah revolusi digital yang mengubah cara manusia memvalidasi eksistensinya, mahasiswa sebagai digital native sering kali dihadapkan pada tantangan disrupsi informasi dan penyebaran hoaks. Filsafat, yang seharusnya menjadi landasan berpikir kritis, kerap dianggap abstrak dan kurang relevan dalam menjawab tantangan praktis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap relevansi sistem filsafat dalam kehidupan modern, khususnya dalam konteks literasi teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan mixed-method. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah filsafat, diperkuat dengan wawancara mendalam untuk menggali aspek kualitatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memetakan kesenjangan antara pemahaman konsep dasar filsafat (ontologi, epistemologi, aksiologi) dengan kemampuan aplikatif mahasiswa dalam menavigasi dunia digital. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi strategi pembelajaran filsafat yang lebih kontekstual, guna membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga bijak dan kritis dalam mengelola informasi.
Abduh, A. N., Kabir, A. S. Z., Zein, Z., & Bakar, M. Y. A. (2024). Pandangan Filsafat Tentang Hubungan Manusia dan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(6), 445-458.
Ar, A. S. H., & Ismail, I. (2024). Menggali Peran Filsafat Pendidikan Dalam Membentuk Pemikiran Kritis Di Era Teknologi. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(1), 27-34.
Chrismastianto, I. A., Lasmawan, I. W., Suharta, I. G. P., & Kertih, I. W. (2023). Kajian Hakikat, Tujuan, dan Aliran Filsafat Pendidikan dalam Kurikulum MBKM. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(3), 202-209
Daulay, L. S., Salminawati, S., Elmi, N., & Parapat, I. K. (2022). Epistemologi Filsafat dan Sains Persfektif Barat dan Islam dalam Dunia Pendidikan. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 4(3), 408-421.
Hardiman, F. B. (2021). Aku Klik maka Aku Ada: Manusia dalam Revolusi Digital. Yogyakarta: Kanisius.
Lubis, A. Y. (2019). Filsafat Ilmu: Klasik hingga Kontemporer. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Lubis, N. S., Farleni, F., Juansah, D. E., & Nulhakim, L. (2023). A proposisi, logika dalam berpikir sebagai dasar penalaran ilmiah dalam menghasilkan pengetahuan baru. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(2), 276-283.
Luthfiyah, L., & Lhobir, A. (2023). Ontologi, Epistimologi dan Aksiologi Filsafat Pendidikan. Jurnal Basicedu, 7(5), 3249-3254.
Purnomo, D., & Mansur, A. (2024). Studi Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(04), 398-406.
Rukiyati, & Purwastuti, L. A. (2015). Mengenal Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Susanto, A. (2021). Filsafat Ilmu: Suatu Kajian dalam Dimensi Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. Jakarta: Bumi Aksara.
Unwakoly, S. (2022). Berpikir kritis dalam filsafat ilmu: kajian dalam ontologi, epistemologi dan aksiologi. Jurnal filsafat indonesia, 5(2), 95-102.
Zaprulkhan. (2016). Filsafat Ilmu: Sebuah Analisis Kontemporer. Jakarta: Rajawali Press.













