Definisi Kebijakan Publik Menurut Ahli: Perbandingan Dan Penerapannya Dalam Penelitian Kebijakan Publik
Main Article Content
Dian Herdiana
Kebijakan publik menempati posisi sentral dalam kajian ilmu sosial, khususnya ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, namun dalam realitasnya adanya keragaman definisi di kalangan ahli sering menimbulkan ambiguitas konseptual yang berimplikasi pada bias analisis dan kegagalan implementasi secara praktis di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkompilasi dan menyintesiskan berbagai perspektif teoretis mengenai pengertian kebijakan serta menganalisis relevansi praktisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang mana data sekunder dari berbagai literatur yang relevan dianalisis melalui mekanisme verifikasi bertingkat (check, re-check, dan cross-check). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi definisi mulai dari kebijakan publik sebagai keputusan otoritatif, rangkaian tindakan purposif, hingga alokasi nilai memiliki konsekuensi langsung terhadap pilihan instrumen kebijakan, desain implementasi, dan indikator evaluasi. Cara kebijakan publik didefinisikan secara fundamental menentukan bagaimana kebijakan publik dipraktikkan dan dievaluasi, pemahaman yang tepat mengenai definisi membantu para praktisi dan peneliti untuk menjembatani kesenjangan antara konsep teoretis dan solusi praktis yang efektif.
Agustino, L. (2006). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Alfabeta.
Anderson, J. E. (1975). Public Policymaking: An Introduction. Houghton Mifflin.
Dye, T. R. (1972). Understanding Public Policy. Prentice-Hall.
Easton, D. (1965). A Systems Analysis of Political Life. John Wiley & Sons.
Friedrich, C. J. (1963). Man and His Government: an Empirical Theory of Politics. McGraw-Hill, Inc.
Hanumanthappa. (2023). An Overview of David Easton and the Political System. International Journal of Political Science (IJPS), 9(1), 14–16. https://doi.org/https://doi.org/10.20431/2454-9452.0901002
Howlett, M., & Cashore, B. (2014). Conceptualizing Public Policy BT - Comparative Policy Studies: Conceptual and Methodological Challenges (I. Engeli & C. R. Allison (eds.); pp. 17–33). Palgrave Macmillan UK. https://doi.org/10.1057/9781137314154_2
Islamy, M. I. (2009). Prinsip-prinsip Perumusan Kebijaksanaan Negara. Bumi Aksara.
Jones, B. D. (2002). Bounded Rationality and Public Policy: Herbert A. Simon and the Decisional Foundation of Collective Choice. Policy Sciences, 35(3), 269–284. http://www.jstor.org/stable/4532564
Jones, C. O. (1970). An Introduction to the Study of Public Policy. Wadsworth Publishing.
Lasswell, H. D. (1951). The Policy Orientation. In The Policy Sciences (pp. 3–15). Stanford University Press.
Lowi, T. J. (1972). Four Systems of Policy, Politics, and Choice. Public Administration Review, 32(4), 298–310.
Nugroho, R. (2004). Kebijakan Publik: Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi. PT Elex Media Komputindo.
Parsons, W. (1995). Public Policy: An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis. Edward Elgar Publishing.
Pressman, J. L., & Wildavsky, A. B. (1973). Implementation: How Great Expectations in Washington Are Dashed in Oakland. University of California Press.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Research and Development. Alfabeta.
Wahab, S. A. (2008). Analisis Kebijakan: Dari Formulasi ke Implementasi Kebijakan Negara. Bumi Aksara. 9789795267232
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.













