Pengembangan Aksesoris Modular Meja Kerja Dengan Sistem Mekanisme Clamping
Main Article Content
Muhammad Farid Zahran
Saftrian Mukhlizul Fuad
Perubahan dalam pola kerja dan belajar yang semakin fleksibel telah meningkatkan kebutuhan akan ruang kerja pribadi yang efisien, terutama pada meja dengan ukuran terbatas. Penelitian dan perancangan ini bertujuan untuk mengembangkan sistem aksesoris modular untuk meja kerja dengan mekanisme penjepit yang dapat dipasang tanpa perlu modifikasi permanen pada meja. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif-eksploratif dengan kerangka Design Thinking, mencakup studi literatur, observasi, wawancara informal tidak terstruktur, dokumentasi, analisis 5W+1H, eksplorasi alternatif, pembuatan prototipe, dan evaluasi fungsi. Pada tahap define, ditemukan bahwa kebutuhan utama meliputi penambahan ruang penyimpanan tanpa mengurangi area kerja, pemasangan yang tidak permanen, kemudahan dalam bongkar-pasang, pemanfaatan ruang vertikal, dan konfigurasi modular. Solusi akhir yang dihasilkan menggunakan sistem penjepit yang dirancang agar adaptif terhadap ketebalan meja sekitar 18-40 mm dan berfungsi sebagai platform untuk rak penyimpanan serta panel pegboard. Prototipe dibuat dengan kombinasi besi hollow, kayu, baut-mur, dan bantalan karet, dengan tampilan visual minimalis-industrial. Evaluasi fungsional secara kualitatif menunjukkan bahwa sistem ini dapat dipasang pada meja, menjaga kestabilan selama simulasi penggunaan, tidak memerlukan pengeboran pada meja, dan memungkinkan pengorganisasian aksesori dengan lebih terstruktur. Kontribusi utama dari perancangan ini terletak pada penggabungan modularitas, mekanisme penjepit, ergonomi jangkauan, dan pemanfaatan ruang vertikal dalam satu sistem tambahan. Keterbatasan penelitian ini adalah belum dilakukannya pengujian kuantitatif terhadap gaya jepit, kapasitas beban, slip, dan ketahanan jangka panjang.
Bloom, N., Liang, J., Roberts, J., & Ying, Z. J. (2015). Does working from home work? Evidence from a Chinese experiment. The Quarterly Journal of Economics, 130(1), 165-218. https://doi.org/10.1093/qje/qju032
Brown, T. (2009). Change by Design: How Design Thinking Transforms Organizations and Inspires Innovation. HarperBusiness.
Chim, J. M. Y., & Chen, T. L. (2023). Prediction of work from home and musculoskeletal discomfort: An investigation of ergonomic factors in work arrangements and home workstation setups using the COVID-19 experience. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(4), 3050. https://doi.org/10.3390/ijerph20043050
Ching, F. D. K. (2015). Architecture: Form, Space, and Order (4th ed.). John Wiley & Sons.
Hariyanto, Y. E. (2024). Kriteria desain furniture untuk shared workspace pada hunian small open space ruang tengah. SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya, 6(2), 34-45. https://doi.org/10.34001/jsuluh.v6i2.6593
Holzgreve, F., Maurer-Grubinger, C., Fraeulin, L., Bausch, J., Groneberg, D. A., & Ohlendorf, D. (2022). Home office versus ergonomic workstation - is the ergonomic risk increased when working at the dining table? An inertial motion capture based pilot study. BMC Musculoskeletal Disorders, 23, 745. https://doi.org/10.1186/s12891-022-05704-z
Imbăruş, R.-P., & Crenganiş, M. (2024). Design and implementation of an ergonomic modular desk with electric control. Acta Universitatis Cibiniensis. Technical Series, 76(1), 62-68. https://doi.org/10.2478/aucts-2024-0009
Nasrullah, M. Z., Farikh, M. R. A., Ikwan, N. I., et al. (2026). Desain inovasi meja lipat berbasis prinsip ergonomi sebagai solusi ruang kerja fleksibel. JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), 6(2), 186-194. https://doi.org/10.30587/justicb.v6i2.11207
Neufeld, D. J., & Fang, Y. (2005). Individual, social and situational determinants of telecommuter productivity. Information & Management, 42(7), 1037-1049. https://doi.org/10.1016/j.im.2004.12.001
Plattner, H., Meinel, C., & Leifer, L. (Eds.). (2011). Design Thinking: Understand - Improve - Apply. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-13757-0
Prydalnyi, B. I., & Sulym, H. T. (2021). Mathematical model of the tensioning in the collet clamping mechanism with the rotary movable input link on spindle units. Journal of Engineering Sciences, 8(1), E23-E28. https://doi.org/10.21272/jes.2021.8(1).e4
Salameh, D., & Abdallah, S. (2020). Design and analysis of an ergonomic-automated adjustable drafting table. International Journal of Advanced Trends in Computer Science and Engineering, 9(4), 4352-4358. https://doi.org/10.30534/ijatcse/2020/26942020
Salsabila, N., Rosandini, M., & Viniani, P. (2023). Perancangan aksesoris fashion dengan sistem modular di UKM Lori. Corak: Jurnal Seni Kriya, 12(2). https://doi.org/10.24821/corak.v12i2.9360
Ulrich, K. T., & Eppinger, S. D. (2015). Product Design and Development (6th ed.). McGraw-Hill Education. Machado, N., & Morioka, S. N. (2021). Contributions of modularity to the circular economy: A systematic review of literature. Journal of Building Engineering, 44, 103322. https://doi.org/10.1016/j.jobe.2021.103322
Pietroni, L., Di Stefano, A., & Galloppo, D. (2023). Modular design towards the circular economy - From 'making to unmake' to 'making to remake'. AGATHON | International Journal of Architecture, Art and Design, 14, 274-283. https://doi.org/10.19229/2464-9309/14232023
Sari, D. P., Hartini, S., Azzahra, F., Arsiwi, P., & Prayoga, R. G. (2024). Modular-based multifunctional product design made from furniture waste toward the circular economy: Case in Indonesia. Management Systems in Production Engineering, 32(3), 303-316. https://doi.org/10.2478/mspe-2024-0029
Sari, L. A. W., & Budiwiyanto, J. (2026). Perancangan dan evaluasi furnitur modular untuk efisiensi ruang pada hunian Tipe 36: Studi kasus Shelldom. Jurnal Desain, 13(3), 999-1017. https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.3047













