Perancangan Media Informasi Tentang Pencegahan Kekerasan Di Sekolah
Main Article Content
Azeeza
Yoni Sudiani
Kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan yang berdampak pada perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan kekerasan menyebabkan kasus perundungan dan tindakan kekerasan lainnya masih sering terjadi. Oleh karena itu, diperlukan media informasi yang mampu memberikan edukasi secara menarik dan mudah dipahami oleh remaja. Perancangan ini bertujuan menghasilkan buku interaktif sebagai media informasi mengenai pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah bagi remaja usia 12–17 tahun. Metode yang digunakan meliputi observasi, studi pustaka, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode 5W+1H. Perancangan didasarkan pada teori media informasi, buku interaktif, unsur dan prinsip desain, warna, tipografi, tata letak, ilustrasi digital, serta teori mengenai kekerasan di lingkungan sekolah. Hasil perancangan berupa buku interaktif yang memadukan ilustrasi digital, tipografi yang mudah dibaca, tata letak komunikatif, penggunaan warna yang menarik, serta aktivitas interaktif berupa kuis. Selain media utama berupa buku interaktif, perancangan juga didukung oleh poster, X-banner, merchandise, manual book, dan media audio visual. Melalui media ini diharapkan siswa mampu mengenali berbagai bentuk kekerasan, memahami cara pencegahannya, berani melapor, serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Ali Nugraha. (2008). Pengembangan pembelajaran sains pada anak usia dini. JILSI Foundation.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Hurlock, E. B. (2003). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Terjemahan). Erlangga.
Hurlock, E. B. (2003). Developmental Psychology: A Life-Span Approach (5th ed.). McGraw-Hill.
Kusrianto, A. (2007). Pengantar desain komunikasi visual. Yogyakarta: Andi Offset.
McQuail, D. (2010). McQuail's mass communication theory (6th ed.). SAGE Publications
Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Morissan. (2017). Metode penelitian survei. Kencana.
Prawira, S. D. (1989). Warna sebagai unsur seni dan desain. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Rohidi, T. R. (1984). Lintasan peristiwa dan tokoh seni rupa Indonesia baru. IKIP Semarang Press.
Rustan, S. (2008). Layout: Dasar & penerapannya. Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.
Sanyoto, S. E. (2005). Dasar-dasar tata rupa dan desain. Jalasutra.
Soedarso, S. P. (1990). Tinjauan seni: Sebuah pengantar untuk apresiasi seni. Saku Dayar Sana.
Sanyoto, S. E. (2009). Nirmana: Elemen-elemen seni dan desain. Jalasutra.
Supriyono, R. (2010). Desain komunikasi visual: Teori dan aplikasi. Andi.
Susanto, M. (2011). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. Yogyakarta: DictiArt Lab & Jagad Art Space.
Swasty, W. (2017). Serba-serbi warna: Penerapan pada desain. PT Remaja Rosdakarya
Zed, M. (2003). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Jurnal Ilmiah
Aswan, R. (2019). Tinjauan elemen visual pada buku ilustrasi #88 Love Live. Jurnal Narada, 6(1), 188–189
Gunawan, A. P. (2021). Proses komunikasi melalui media visual fotografi sebagai ilustrasi. Business Economic, Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 3(2), 70 –77.
Iswanto, R. (2023). Perancangan buku ajar tipografi. Nirmana: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 23(2), 124.
Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Schroeder, A. N., & Lattanner, M. R. (2014). Bullying in the digital age: A critical review and meta-analysis of cyberbullying research among youth. Psychological Bulletin, 140(4), 1073–1137.
Nugraha, A. (2008). Pengembangan pembelajaran sains pada anak usia dini. Bandung: JILSI Foundation.
Sanyoto, S. E. (2005). Dasar-Dasar tata rupa dan desain (Nirmana). Arti Bumi Intaran.
Sidhartani, S. (2010). Elemen visual dan prinsip desain sebagai bahasa visual untuk menyampaikan rasa: Studi kasus aplikasi elemen visual dan prinsip desain pada karya nirmana dwimatra. Deiksis, 2(2), 82.
Setyorini. (2023). Penerapan cognitive behavioral dalam mengatasi masalah bullying pada remaja. Jurnal Konseling Gusjigang, 9(1).
Waliyanti, E., & Kamilah, F. (2019). Bullying of adolescent in Yogyakarta: Responses and impacts. JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 10(3), 265–270
Yogananti, A. F. (2015). Pengaruh psikologi warna dalam website. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 1(1), 45–54.
Internet
https://www.liputan6.com/news/read/2191106/survei-icrw-84-anak-indonesia-alami-kekerasan-di-sekolah
https://www.gramedia.com/products/melawan-kekerasan-seksual-di-lingkungan-pendidikan
https://ebooks.gramedia.com/id/buku/kehebohan-di-sekolah
https://bpdev.idai.or.id/buku/buku-serial-komik-kehebohan-di-sekolah













