Perancangan Mainan Edukasi Berbahan Limbah Kayu Untuk Anak Usia 4 Sampai Dengan 7 Tahun
Main Article Content
Kevin Aditya Lutfhi
Rahmat Washinton
Pemanfaatan limbah kayu dari bengkel pertukangan skala kecil belum optimal karena potongan sisa produksi umumnya ditumpuk, dibuang, atau dibakar. Pada saat yang sama, anak usia 4-7 tahun memerlukan media bermain konkret yang mendorong keterlibatan aktif, koordinasi tangan-mata, kreativitas, penalaran sederhana, dan pengenalan konsep waktu. Artikel ini merangkum proses perancangan dua mainan edukatif, WoodWorks EduBlocks dan WoodWorks EduClock, dengan pendekatan upcycling dan desain berkelanjutan. Metode yang digunakan ialah perancangan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi bengkel kayu di Katiagan, Paninjauan, wawancara sederhana, dokumentasi, dan kuesioner kebutuhan pengguna berjumlah 50 respons. Data diolah dengan mind mapping, analisis 5W+1H, studi kompetitor, eksplorasi material, analisis ergonomi, pengembangan visual, dan pembuatan prototipe. Hasil perancangan menunjukkan EduBlocks sebagai permainan konstruksi modular dan open-ended yang dapat disusun menjadi elemen lanskap, sedangkan EduClock menggabungkan jam analog, angka, warna, dan aktivitas sehari-hari. Material utama berupa off-cut jati Belanda, surian, dan kayu bekas papan bunga. Prototipe menerapkan dimensi genggam anak, tepi membulat, permukaan halus, serta warna natural-pastel. Kontribusi perancangan terletak pada penggabungan fungsi konstruksi kreatif dan pembelajaran waktu dalam satu keluarga produk berbasis limbah kayu. Namun, efektivitas perkembangan dan kepatuhan keselamatan produk masih memerlukan uji pengguna dan pengujian laboratorium sesuai standar mainan.
Agustrian, M. (2022). Perancangan mainan edukasi berbahan kayu untuk anak usia 3 tahun. E-Proceeding ITENAS FAD. https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fad/article/view/1099
Ashby, M. F., & Johnson, K. (2014). Materials and design: The art and science of material selection in product design (3rd ed.). Butterworth-Heinemann.
Badan Standardisasi Nasional. (2018a). SNI 8580-1:2018 ISO 8124-1:2014, Keamanan mainan - Bagian 1: Aspek keamanan yang berhubungan dengan sifat fisis dan mekanis. https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11887-sni8580-12018iso8124-12014
Badan Standardisasi Nasional. (2018b). SNI 8580-3:2018 ISO 8124-3:2010, Keamanan mainan - Bagian 3: Migrasi unsur tertentu. https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11890-sni8580-32018iso8124-32010
Chookah, H. A., Agbenyega, J. S., Santos, I. M., & Habak, C. (2024). Play affordances of natural and non-natural materials in preschool children's playful learning tasks. International Journal of Early Childhood, 56, 585-603. https://doi.org/10.1007/s13158-023-00348-z
Ghozi, M. F., Mubarat, H., & Viatra, A. W. (2024). Pemanfaatan limbah kayu menjadi produk mainan edukatif bagi anak-anak di Kota Palembang. VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design, 2(2), 511-528. https://doi.org/10.61930/visart.v2i2.823
Healey, A., Mendelsohn, A., & Council on Early Childhood. (2019). Selecting appropriate toys for young children in the digital era. Pediatrics, 143(1), e20183348. https://doi.org/10.1542/peds.2018-3348
Maqother, N. A., Sukardi, Rachmayani, I., & Astini, B. N. (2024). The effect of the use of educational toys made of nature on fine motor development in early childhood. Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2). https://doi.org/10.20414/iek.v6i2.10961
McDonough, W., & Braungart, M. (2002). Cradle to cradle: Remaking the way we make things. North Point Press.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2014). Experience human development (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Papanek, V. (1995). The green imperative: Natural design for the real world. Thames & Hudson.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.
Rachmawati, R., Hanom, I., & Raudhoh, R. S. (2021). Wood waste materials for early childhood educational toys in new normal era: Case study: Toys for Pos PAUD Fathonah. Journal of Aesthetics, Design, and Art Management, 1(1). https://doi.org/10.58982/jadam.v1i1.98
Rodrigues, D., Mendonça, R., & Lima, C. (2026). Sustainable design and circular economy: The role of upcycling in the valorization of wood industry waste. In Springer Series in Design and Innovation (Vol. 61, pp. 449-460). Springer Nature. https://doi.org/10.1007/978-3-032-13836-1_33
Winarno, W., Aryanto, H., Anggaalih, N. N., Patria, A. S., Kristiana, N., & Saputra, W. R. (2024). Designing of wooden toys as a media to introduce letters and to develop fine motor skills for early childhood. Proceedings of the 3rd International Conference on Language, Literature, Education, and Culture. https://doi.org/10.4108/eai.25-10-2023.2348263
Wulandari, S., et al. (2019). Pengembangan desain mainan anak usia 4-7 tahun sebagai identitas dan sarana perkembangan motorik. https://media.neliti.com/media/publications/180018-ID-pengembangan-desain-mainan-anak-sebagai.pdf
Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young children. Pediatrics, 142(3), e20182058. https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058













