Analisis Aksebilitas Dan Fasilitas Daya Tarik Wisata Air Terjun Simatobat Pagai Selatan Kepulauan Mentawai
Main Article Content
Aulia Puza Berisigep
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aksesibilitas dan fasilitas wisata di Air Terjun Simatobat, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi aksesibilitas dan fasilitas wisata yang belum memadai sehingga berpotensi memengaruhi kemudahan akses, kenyamanan, dan keamanan pengunjung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengunjung, pengelola, dan pemerintah desa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas menuju Air Terjun Simatobat masih belum memadai. Jalur menuju lokasi berupa jalan setapak yang belum tertata, ditumbuhi semak belukar, serta mengharuskan pengunjung menyeberangi sungai sehingga menyulitkan perjalanan, terutama pada musim hujan. Sementara itu, fasilitas wisata seperti gazebo, toilet, dan sarana pendukung lainnya berada dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan akibat kurangnya pemeliharaan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas wisata di Air Terjun Simatobat belum mampu mendukung kegiatan pariwisata secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan aksesibilitas, revitalisasi fasilitas, serta pengelolaan yang berkelanjutan melalui kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar Air Terjun Simatobat dapat berkembang sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan.
Abubakar, H. (2021). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Danasakti Multimedia.
Bastian, A., et al. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Erlangga.
Dinas Pariwisata Sumatera Barat. (2023). Keindahan Alam dan Pengalaman Budaya Autentik Mentawai sebagai Magnet Wisatawan. https://dispar.sumbarprov.go.id/artikel-terkait
Gentles, S. J., et al. (1015). Sampling in Qualitative Research: Insights from an Overview of the Methods Literature. The Qualitative Report, 10(11), 1771–1789.
Hadi, W., & Sholikhah, F. R. (2025). Persepsi Pengunjung tentang Daya Tarik Wisata di Obyek Wisata Merapi Park. Jurnal Riset Pariwisata, 11(1), 145–158.
Haryoko, S., et al. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif (Konsep, Teknik, dan Prosedur). Makassar: Badan Penerbit UNM.
Kotler, P. (2020). Marketing Management (13th ed.). New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Martania, D., & Achnes, S. (2018). Kelestarian Lingkungan sebagai Aspek Penting dalam Pengembangan Wisata Alamiah. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 5(1), 1–15.
Mentawaikita.com. (2011, 16 Agustus). Air Terjun Matobat Jadi Program Inovasi Desa Sinaka Pagai Selatan. https://www.mentawaikita.com/read/5678/air-terjun-matobat-inovasi-desa
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Nurbaiti, Harianto, Sugeng, P., Iswandaru, D., & Febryano, I. G. (2020). Persepsi Pengunjung terhadap Wisata Bahari di Pantai Klara, Provinsi Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 8(1), 79–89.
Rahman, A., & Farida, N. (2017). Produk Wisata dan Aksesibilitas Destinasi: Tinjauan Komponen Utama. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.













