Peran Masyarakat Lokal Dalam Wisata Budaya Di Kampung Saribu Rumah Gonjong Kab. Limapuluh Kota
Main Article Content
Faizah Gusti Hanifah
Meria Eliza
Kampung Saribu Rumah Gonjong Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi wisata budaya berupa rumah gadang, kuliner tradisional, dan kesenian daerah yang masih berkembang sebagai daya tarik wisata. Pengembangan wisata budaya memerlukan peran masyarakat lokal sebagai pemilik sekaligus pelaku budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat lokal dalam pengembangan wisata budaya di Kampung Saribu Rumah Gonjong Kabupaten Limapuluh Kota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian di analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Analisis peran masyarakat mengacu pada teori Cohen dan Uphoff yang meliputi pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasildan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal berperan dalam pengembangan wisata budaya melalui keterlibatan dalam musyawarah, pengelolaan rumah gadang sebagai homestay,penyediaan kuliner tradisional, pelestarian kesenian, serta pemberian masukan terhadap pengelolaan wisata. Namun, aktivitas pengelolaan wisata sehari-hari masih belum optimal dan merata. Keberadaan wisata budaya tetap memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaaya serta mendukung pelestarian budaya lokal.
Aji, R. R., & Faniza, V. (2024). Community-Based Ecotourism: A Case Study of Pentingsari Village. Journal of Architectural Research and Design Studies, 8(1). https://doi.org/10.20885/jars.vol8.iss1.art8
Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation's Place in Rural Development: Seeking Clarity Through Specificity. Cornell University.
Hanafi, M. (2024). Community Based Tourism dalam Pengembangan Desa Wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1). https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745
Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., Yamin, M., & Runtiko, A. G. (2024). The Role of Community-Based Tourism in Sustainable Tourism Village in Indonesia. Revista de Gestão Social e Ambiental, 18(7).
Hastuti, H., Maulana, H. F., Mahyudin, M., & Rahim, A. (2024). Pengembangan Pariwisata Berbasis Community Based Tourism pada Desa Wisata Waburi Park Buton Selatan. Journal of Human and Education, 4(1), 545–550. https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.693
Junaid, I. (2024). Examining the Practices and Success of Community-Based Tourism: A Study at Barru Regency, Indonesia. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 37(1), 1–15. https://doi.org/10.20473/mkp.v37i12024.1-15
Landjani, R., Kurniawati, N., & Lodjo, L. (2024). Penerapan Konsep Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Kawasan Wisata di Kabupaten Pohuwato. TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination, 3(4), 166–172. https://doi.org/10.55123/toba.v3i4.4845
Maudina, A. N., Augusty, W. R., & Prasetya, A. R. A. (2024). Evaluating the Potentials and Problems of CBT Based on PRA Approach in Managing Rural Tourism (Case Study: Torongrejo Village). TATALOKA, 26(2), 96–109. https://doi.org/10.14710/tataloka.26.2.96-109
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Palupi, S., dkk. (2024). Integration of Community-Based Tour Packages to Realize a Sustainable Tourism Village: The Case of Penadaran Tourism Village, Grobogan Regency, Central Java. E-Journal of Tourism, 11(1), 153–165. https://doi.org/10.24922/eot.v11i1.111366
Prayoga, F., & Wahyono, H. (2024). Penilaian Standar Pariwisata Berbasis Komunitas (CBT) dalam Pengembangan Wisata Puncak Pagerbatu, Kota Banjar. Journal of Regional and Rural Development Planning, 8(3), 226–243. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2024.8.3.226-243
Riyandi, A. N., & Martini, R. (2024). Pengembangan Community Based Tourism (Pariwisata Berbasis Masyarakat) di Desa Wisata Samiran Boyolali. Journal of Politic and Government Studies, 13(3), 981–994.
Sobirin, I., & Fatimah, S. (2024). Strengthening Community Participation in Developing Community-Based Tourism in Batu, Malang, East Java, Indonesia. Bima Cendikia: Journal of Community Engagement and Empowerment, 1(2), 125–153.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Syakira, E. (2024). Analysis of the Potential and Performance of the Tourism Sector towards the Community (Study on Pasir Kencana Beach Tourism Area in Pekalongan City). Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA), 3(1).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Wawo, M., Tetelepta, J. M. S., Ayal, F. W., Mamesah, J. A. B., Rahman, & Hehakaya, T. B. (2025). The Participation Level of the Local Community towards Community-Based Tourism Development in Sopapei Tourism Destination, Ambon, Indonesia. Media Konservasi, 30(1), 96–108.
Yoeti, O. A. (2019). Pengantar Ilmu Pariwisata. Angkasa.













