Analisis Pengelolaan Sampah Di Air Terjun Sipiso-Piso Melalui Pendekatan Ekowisata
Main Article Content
Monalisa Saragih
Fernando Fasandra
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati dan keindahan alam, salah satunya Air Terjun Sipiso-piso di Desa Tongging, Kabupaten Karo, yang menawarkan panorama ganda bersama Danau Toba. Namun, pengelolaannya belum memenuhi standar ekowisata secara optimal. Masalah utama yang dihadapi adalah penumpukan sampah anorganik akibat minimnya fasilitas tempat sampah serta beban fisik pengunjung saat mendaki jalur tangga yang curam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Air Terjun Sipiso-piso menggunakan fungsi POAC (planning, organizing, actuating, controlling) yang diintegrasikan dengan prinsip-prinsip ekowisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber serta teknik. Hasil analisis menghasilkan rekomendasi penerapan POAC planning melalui papan edukasi sampah, penambahan fasilitas dan program eco-hiking, organizing lewat pembagian beban kerja kelompok pemuda lokal actuating melalui kepemimpinan motivatif serta briefing koordinasi, dan controlling berupa pemantauan rutin fasilitas kebersihan serta keselamatan cuaca. Implementasi ini diharapkan dapat memberikan keuntungan ekonomi (profit) berkelanjutan bagi warga sekitar tanpa merusak kelestarian ekosistem alam.
Azizah, N., et al. (2021). Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat dan Konservasi Lingkungan. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 4(1), 12-25.
Dewi, A. (2023). Analisis Pengelolaan Ekowisata Pantai Bohay dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Lokal di Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Pariwisata, 5(2), 45-58.
Haryoko, S., et al. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Rahman, A. (2020). Potensi Pengembangan Ekowisata Air Terjun Lubuk Hitam di KPHL Bukit Barisan Kelurahan Teluk Kabung Utara Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(2), 110-120.
Septiana, R. (2023). Pengelolaan Ekowisata dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan (Studi Kasus di Bale Mangrove Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur). Jurnal Analisis Pariwisata, 7(1), 33-44.
Simanjorang, F., et al. (2018). Valuasi Ekonomi Air Terjun Sipiso-piso dengan Travel Cost Method dan Willingness To Pay. Jurnal Kehutanan Masyarakat, 10(3), 145-156.
Sitanggang, M., & Sugiarti, R. (2020). Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Daya Tarik Wisata Air Terjun Sipiso-piso Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 3(1), 67-78.
Soendjotoe, M. A., et al. (2021). Prinsip dan Praktik Ekowisata Berkelanjutan. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami, S., et al. (2023). Manajemen Operasional Destinasi Pariwisata. Jurnal Administrasi dan Manajemen, 11(2), 201-215.
Wijaya, C., & Rifa'i, M. (2021). Dasar-Dasar Manajemen: Mengelola Organisasi Secara Efektif. Medan: Perdana Publishing.
Yusuf, M., et al. (2023). Manajemen Strategis dan Pengelolaan Organisasi Public. Jakarta: Bumi Aksara.













