Advokasi Program Pemberian Makanan Bergizi sebagai Upaya Penurunan Angka Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri di Kota Medan
Main Article Content
Hilwa Irvi Adzkia
Nurita Oktapia Simajuntak
Sandra Dwi Aldini
Zaskia Isnaini Pulungan
Miftahurrahmah El Hayatli
Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan utama dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berdampak pada kesehatan pekerja, produktivitas, dan kerugian ekonomi. Salah satu faktor yang berhubungan dengan risiko kecelakaan kerja adalah status gizi pekerja yang memengaruhi konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya advokasi program pemberian makanan bergizi sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, pedoman, dan laporan resmi yang berkaitan dengan gizi kerja dan keselamatan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa program pemberian makanan bergizi berpotensi meningkatkan status kesehatan pekerja, mengurangi kelelahan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kebijakan perusahaan, komitmen manajemen, dan keterlibatan pemangku kepentingan melalui advokasi. Kesimpulannya, advokasi program pemberian makanan bergizi merupakan strategi potensial untuk mendukung penerapan K3 dan menurunkan risiko kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan.
Clinical Nutrition Open Science. (2022). Effects of nutritional interventions in improving employee’s cardiometabolic risk factors in the workplace: A systematic review. Clinical Nutrition Open Science, 42, 1–12.
Grimani, A., Aboagye, E., & Kwak, L. (2019). The effectiveness of workplace nutrition and physical activity interventions in improving productivity, work performance and workability: A systematic review. BMC Public Health, 19(1), 1676. https://doi.org/10.1186/s12889-019-8033-1
Haidarravy, S., Apni, A. A., & Safrizal, H. B. A. (2023). Keselamatan dan kesehatan kerja: Sebuah tinjauan literatur sistematis (SLR). Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research, 2(4), 625–642. https://doi.org/10.55927/ijcmr.v2i4.5223
International Labour Organization. (2023). Nearly 3 million people die of work-related accidents and diseases. Geneva: International Labour Organization.
International Labour Organization. (2023). Safety and health at the heart of the future of work. International Labour Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman gizi kerja bagi pekerja Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusuma, S. A., Mujiyono, & Prasetyo, A. (2024). Hubungan perilaku kerja dengan kecelakaan kerja di CV. Nutri Health Kota Madiun tahun 2023. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(1), 39–46.
Quak, E. J., Ebata, A., & Barnett, I. (2025). A review of the business case for workforce nutrition initiatives. Frontiers in Public Health, 13, 1–12.
Rachmah, Q., Martiana, T., Mulyono, Paskarini, I., Dwiyanti, E., Widajati, N., Ernawati, M., Ardyanto, Y. D., Tualeka, A. R., Haqi, D. N., Arini, S. Y., & Alayyannur, P. A. (2021). The effectiveness of nutrition and health intervention in workplace setting: A systematic review. Journal of Public Health Research, 11(1), 2312. https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2312
Rosmiati, R., Haryana, N. R., Firmansyah, H., & Fransiari, M. E. (2025). Intervensi gizi di tempat kerja: Tinjauan sistematis mengenai efektivitasnya. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 8(3).
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Sorensen, G., McLellan, D. L., Dennerlein, J. T., et al. (2019). Integrating worksite health protection and health promotion: A conceptual model for intervention and research. Preventive Medicine, 91, 188–196.













