Cash Management dan Fraud Risk: Kajian Literatur tentang Peran Pengendalian Internal dalam Pencegahan Kecurangan
Main Article Content
Ramadanis
Fathul Rahman
Gema Okta Ramadhan
Dzikra Khairiyah
Zaskia Ramadhani
Ihsani Warisa
Kas merupakan aset yang paling likuid dalam perusahaan, namun sifat likuiditasnya yang tinggi menjadikan kas rentan terhadap penyalahgunaan atau fraud. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara cash management dan fraud risk, faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya risiko kecurangan dalam pengelolaan kas, serta peran pengendalian internal dalam meminimalkan risiko tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (literature review) terhadap berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021 hingga 2026 melalui basis data Google Scholar, Garuda, SINTA, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas cash management berperan penting dalam menurunkan fraud risk, terutama melalui penguatan sistem pengendalian internal seperti pemisahan tugas, otorisasi transaksi, audit kas secara berkala, dan pengawasan yang berkelanjutan. Faktor pressure, opportunity, dan rationalization turut memengaruhi terjadinya fraud, dengan opportunity yang timbul akibat lemahnya pengendalian internal sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pengendalian internal yang efektif dapat menekan risiko fraud, meningkatkan transparansi, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan perusahaan.
Abdullah, Z. S. S. (2024). Analisis peran audit internal dan pengendalian internal dalam pencegahan fraud pada sektor publik di Indonesia: Literature review terindeks Sinta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 50176–50184.
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Adinata, R. E., Wuryani, E., & Triani, N. N. A. (2025). Fraud triangle analysis in detecting fraudulent financial statement: Meta-analysis. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 13(1).
Anggia, S. (2024). Pengaruh efektivitas cash management system pada transaksi nontunai terhadap kinerja bendahara dan indikasi fraud [Skripsi, Universitas Diponegoro].
Anggia, S., & Mutmainah, S. (2025). Can cash management system reduce fraud indications in government transactions? International Journal of Science and Society, 7(1), 177–189.
Ashari, U. Z., & Rahayu, I. (2025). Pengendalian internal dan budaya organisasi sebagai pencegahan fraud penyalahgunaan aset. Jurnal Aplikasi Bisnis, 22(1).
Grahita, N. K. S., Yuesti, A., & Bhegawati, D. A. S. (2025). Peran sistem informasi akuntansi, pengendalian internal dan transparansi terhadap pencegahan fraud (Studi kasus koperasi di wilayah Kabupaten Bangli). Jurnal Akuntansi dan Pajak, 25(2).
Indrayani, K. D., & Widiastuti, H. (2021). Pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan pemerintah daerah dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dengan kompetensi sumber daya manusia sebagai variabel moderasi. Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia.
Komariyah, R., & Khairudin. (2026). Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Kendali: Economics and Social Humanities, 4(2).
Lisa, O., Pratomo, D., & Setiawan, A. (2025). Fraud diamond determinants of potential financial reporting fraud. JRAK, 17(2).
Mayasari, R. (2022). Lemahnya signifikansi sistem pengendalian internal untuk peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen, 6(1).
Nichiyobi, I. A. I., & Widhiyani, N. L. S. (2025). Evaluating the fraud triangle's predictive power for financial statement fraud. E-Jurnal Akuntansi, 35(12).
Nurfadilah, N., & Rahayuningsih, S. (2025). Pengaruh manajemen kas, manajemen piutang dan manajemen persediaan terhadap stabilitas keuangan perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2021–2023. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 4(1), 263–282.
Patulak, D., Haspina, Nuraidha S, D., Al Rasyid, H., & Zaimar, F. R. (2025). Audit kas dalam perspektif manajemen risiko: Analisis faktor fraud dan human error pada entitas bisnis di Indonesia. Didaktik.
Puspita, A. I., & Budiwitjaksono, G. S. (2024). Analisis sistem pengendalian internal kas dan setara kas untuk mencegah fraud pada Rumah Sakit XYZ. Akuntansi 45, 5(2), 822–832.
Ramadila, D., Erica, D., & Rachma, S. M. (2023). Pengaruh manajemen kas terhadap profitabilitas dan likuiditas perusahaan aneka industri yang terdaftar di BEI. JASIKA (Jurnal Sistem Informasi Akuntansi), 3(2), 59–72.
Rizki, M. F. J., et al. (2025). Pengaruh sistem informasi akuntansi dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 13(5).
Rosyida, Z., et al. (2021). Penerapan manajemen kas, manajemen piutang dan manajemen persediaan dalam laporan keuangan. Muhasabatuna: Jurnal Akuntansi Syariah, 3(2), 27–32.
Sabbrina, W., et al. (2024). Pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan pemerintah daerah dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan daerah dengan kompetensi sumber daya manusia sebagai variabel moderasi. Jurnal Riset Akuntansi, 1(4), 214–232.
Salsabila, F. A., Ratnam, L. S. R., & Masyhuri. (2025). Audit siklus kas: Peran dalam mitigasi fraud dan tata kelola keuangan yang akuntabel. Journal of Economics Management and Accounting.
Sari, Y. P. L., & Suprayogi, N. (2020). The cash management strategy of syariah property companies to maintain business continuity. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 7(3), 448–459.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wardono, S. K., & Nugrahanti, T. P. (2025). Analisis sistematik atas peran audit internal, komite audit, dan pengendalian internal dalam pencegahan tindakan fraud. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi.
Wijaya, S., & Indriyani, K. (2025). Financial statement fraud: A look at the top three. Account: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, 12(1).
Yaya, R., & Ramadhani, N. (2024). Determinan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dengan sistem pengendalian internal sebagai variabel moderasi. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 14(1).













