Perancangan Media Informasi Tentang Bahaya Kanker Serviks
Main Article Content
Kanker Serviks
Yoni Sudiani
Kanker Serviks merupakan salah satu jenis kanker yang banyak menyerang perempuan dan masih menjadi masalah kesehatan yang serius. Rendahnya tingkat kesadaran serta minimnya informasi mengenai kanker serviks menyebabkan sebagian besar perempuan tidak menyadari pentingnya pencegahan dan deteksi dini. Selain itu, pembahasan mengenai kesehatan reproduksi masih dianggap sebagai hal yang sensitif sehingga banyak perempuan, khususnya mahasiswa, cenderung menghindari informasi terkait kanker serviks. Perancangan ini bertujuan untuk meningkatkan penyebaran informasi mengenai kanker serviks berbasis motion graphic sebagai media yang dapat menyampaikan pesan secara komunikatif, dan mudah dipahami oleh target audiens mahasiswa. Metode pengumpulan data yang dilakukan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan metode AIDCA (Attention, Interest, Desire, Conviction, Action) untuk menentukan strategi komunikasi yang sesuai dengan target audiens. Media informasi yang dirancang berupa motion graphic dengan menggunakan desain sederhana dan simbolis. Media motion graphic dinilai efektif sebagai sarana penyebaran informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
Ardhyanto, M. (2016). Dasar-dasar komunikasi visual. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang. (2022). Kota Padang Panjang dalam angka. Padang Panjang: BPS.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2022). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Djamarah, S. B., et al. (2013). Media pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Dwijowiyoto, S. (1992). Ilmu warna untuk perancang. Bandung: ITB.
Ferdian, F. (2017). Pengantar teknologi informasi. Yogyakarta: Andi.
Hakim, L., & Lukman, S. (2019). Sistem informasi manajemen kesehatan. Bandung: CV Pustaka Setia.
Handojo, F. (2012). Tipografi dalam desain grafis. Yogyakarta: Andi Offset.
Hidayat, R. (2020). Motion graphic sebagai media komunikasi visual. Jurnal Komunikasi, 12(1), 20–31.
Jogiyanto, H. M. (2008). Sistem informasi manajemen. Yogyakarta: Andi.
Kemenkes RI. (2018). Profil kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Moeloek, F. A., & Anfasa, M. (2005). Kanker serviks dan penanggulangannya. Jakarta: Yayasan Kanker Indonesia.
Pangibowo, S. (2019). Peningkatan kesadaran remaja tentang kanker serviks. Jurnal Promkes, 7(1), 45–52.
Pawit, M. Y. (2004). Ilmu informasi. Bandung: Rosda.
Rustan, S. (2009). Layout: Dasar dan penerapannya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sadiman, A. S., et al. (2015). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Setyowati, R. (2019). Pengenalan motion graphic sebagai media edukasi. Jurnal Desain, 6(2), 33–41.
Sobur, A. (2019). Analisis teks media. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Soetaminah. (1991). Sistem informasi manajemen. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.
Sugono, D. (2012). Teknik animasi dan motion graphic untuk pemula. Yogyakarta: Andi.
Supeno, H. (2013). Psikologi warna dalam desain. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Press.
Ubay, A. M. (2019). Media informasi visual. Jakarta: Salemba Humanika.
Waspadji, S., & Soegih, R. (2006). Kanker serviks: Pencegahan dan penanggulangan. Jakarta: Penerbit FKUI.
Wicaksono, A. (2015). Psikologi warna dalam komunikasi visual. Jakarta: Komunika.













