Perancangan Media Informasi Kecerdasan Emosional bagi Remaja Laki-Laki melalui Booklet "Di Balik Diam"
Main Article Content
Jeffry Samuhara
Ahmad Akmal
Kurangnya kemampuan remaja laki-laki dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perkembangan sosial, perilaku, dan kesehatan mental. Kecenderungan untuk memendam emosi sering menyebabkan remaja laki-laki mengalami kesulitan dalam menghadapi tekanan akademik, sosial, maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan merancang media informasi mengenai kecerdasan emosional pada remaja laki-laki melalui media booklet yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Wawancara melibatkan guru bimbingan konseling, psikolog klinis, pengurus masjid, dan tokoh masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi emosional remaja serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Selain itu, kuesioner disebarkan kepada 104 responden berusia 14–18 tahun untuk mengetahui tingkat pemahaman dan perilaku remaja dalam mengelola emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menyadari pentingnya pengelolaan emosi, namun masih membutuhkan media edukasi yang mampu menyampaikan informasi secara lebih menarik dan relevan dengan kehidupan mereka. Berdasarkan hasil analisis, dirancang booklet berjudul Di Balik Diam berukuran A5 dengan 69 halaman yang membahas pengenalan emosi, dinamika emosi pada remaja laki-laki, hubungan emosi dengan lingkungan sosial, serta dampak emosi yang dipendam. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang membantu meningkatkan pemahaman remaja laki-laki mengenai pentingnya kecerdasan emosional dalam kehidupan sehari-hari.
Dewi, S. R., & Yusri, F. (2023). Kecerdasan emosi pada remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 65–71.
Emilda, E. A., Putri, I., Yuniwati, C., Dewi, S., & Rahmad, A. H. A. (2024). Pengaruh edukasi gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja putri dalam upaya pencegahan stunting. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2). https://doi.org/10.30867/femina.v4i2.762
Hasanuddin, H., Azka, I., & Haramain, F. B. (2024). Peran kecerdasan emosional dalam menghadapi fear of missing out (FOMO) pada remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2).
Tambunan, Y. T., Widiantoro, F. W., & Wahyudi, I. (2024). Hubungan antara kecerdasan emosional dan kenakalan remaja pada siswa SMK Negeri 1 Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Psikologi, 20(1), 56–62.
Tanu, J. (2022). Perancangan buku informasi berjudul “Cerdas Menghadapi Diabetes Mellitus” untuk remaja. Jurnal Titik Imaji, 5(2), 133–142.
Walinono, S., Nengsih, T. W., Ayuningrum, O., Hanifah, & Widyowati, A. (2024). Efektivitas psikoedukasi pengenalan emosi untuk meningkatkan pemahaman emosi pada remaja. DIMASLIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta, 2(2). https://jurnal.lppm-mmy.ac.id/index.php/dimaslia













