Perancangan Media Informasi Tentang Seni Rupa Bagi Siswa SMA/Sederajat Sebagai Potensi Melanjutkan ke Jenjang Pendidikan Tinggi
Main Article Content
Ananda Burhanudin
Anin Ditto
Perancangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan siswa SMA/Sederajat dan orang tua mengenai program studi bidang seni rupa serta prospek kariernya, yang memunculkan stigma negatif dan keraguan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi seni. Berdasarkan hasil survei terhadap 115 siswa SMA/Sederajat, sebanyak 67,8% responden tidak mengetahui program studi seni rupa dan 75,7% tidak memahami peluang karier lulusannya, meskipun 38,3% responden memiliki bakat di bidang seni rupa. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya media informasi yang informatif, efektif, dan atraktif. Tujuan penciptaan karya ini adalah merancang media informasi berbasis visual untuk memperkenalkan program studi seni rupa sesuai dengan bakat dan potensi siswa, sekaligus memberikan pemahaman kepada orang tua. Metode penciptaan dilakukan melalui tahap persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya dengan pendekatan desain komunikasi visual. Hasil penciptaan berupa media utama buku ilustrasi, didukung media pendukung seperti buku digital, poster, X-banner, dan merchandise. Media dirancang menggunakan ilustrasi vektor bergaya flat design, infografis daftar, tipografi sans-serif, serta skema warna triadik agar mudah dipahami dan menarik bagi remaja. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, minat, serta kepercayaan siswa dan orang tua terhadap pendidikan tinggi bidang seni rupa.
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. (2023). Data akreditasi program studi seni dan desain. BAN-PT. https://www.banpt.or.id
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2024). Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://pddikti.kemdikbud.go.id
Fitriani, R., & Nugroho, A. (2021). Perancangan media informasi berbasis visual sebagai sarana edukasi remaja. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 6(2), 85–97. https://doi.org/10.31294/jdkv.v6i2.
Hidayat, T., & Pratama, D. (2022). Peran infografis dalam meningkatkan pemahaman informasi pendidikan pada siswa sekolah menengah. Jurnal Ilmu Komunikasi Visual, 4(1), 44–55. https://doi.org/10.23969/jikv.v4i1
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2023). Data subsektor ekonomi kreatif Indonesia. https://kemenparekraf.go.id
Murdiyanto, E. (2020). Relevansi pendidikan seni rupa di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Seni, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jps.v5i1
Nugraha, A., & Putri, S. A. (2024). Strategi komunikasi visual dalam media edukasi berbasis buku ilustrasi. Jurnal Seni dan Desain, 9(1), 23–36. https://doi.org/10.26742/jsd.v9i1
Quipper Campus. (2023). Jurusan seni rupa: Pilihan program studi dan prospek kerja. https://www.quipper.com/id/blog
Rahmawati, D., & Suryadi, A. (2021). Persepsi orang tua terhadap pendidikan seni sebagai pilihan studi lanjutan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(3), 412–423. https://doi.org/10.24832/jpnk.v26i3
Sari, M., & Wibowo, H. (2022). Media pembelajaran visual sebagai sarana peningkatan literasi pendidikan seni. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(2), 98–109. https://doi.org/10.31227/jip.v7i2
Setiawan, R., & Lestari, N. (2020). Desain komunikasi visual sebagai media edukasi di era digital. Jurnal Komunikasi dan Desain, 5(1), 15–27. https://doi.org/10.33333/jkd.v5i1
Susanti, A., & Prabowo, B. (2024). Adaptasi lulusan seni rupa terhadap perkembangan kecerdasan buatan. Jurnal Seni Kontemporer, 8(1), 55–68. https://doi.org/10.31091/jsk.v8i1
Yuliana, F., & Maulana, I. (2023). Minat siswa SMA terhadap pendidikan tinggi berbasis bakat dan kreativitas. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 134–146. https://doi.org/10.21009/jpp.v11i2













