Tradisi Uluambek dan Identitas Lokal Masyarakat Nagari Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman
Main Article Content
Abdul Hazis
Yurnalis
Tradisi uluambek adalah bagian dari budaya yang masih hidup dan diteruskan oleh warga Pariaman, terutama di Nagari Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Tradisi ini terlihat dari cara orang-orang berinteraksi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun acara adat melalui sikap dan gerakan tubuh yang digunakan sebagai bentuk penghormatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran tradisi uluambek dalam kehidupan sosial masyarakat dan bagaimana tradisi ini terkait dengan pembentukan identitas lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yaitu melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan pemimpin adat dan masyarakat setempat, serta penelusuran dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi uluambek berfungsi sebagai alat untuk memperkuat nilai kesopanan, penghormatan, dan keteraturan sosial yang berasal dari adat Minangkabau. Tradisi ini juga bertindak sebagai cara untuk melestarikan nilai-nilai budaya dari generasi ke generasi serta menjadi simbol identitas masyarakat Nagari Sungai Sariak. Kehidupan tradisi uluambek yang terus berlangsung mencerminkan upaya masyarakat dalam menjaga budaya mereka di tengah berbagai perubahan sosial. Karena itu, tradisi uluambek memiliki arti penting dalam mengawetkan nilai-nilai budaya dan identitas lokal masyarakat Pariaman.
Barker, C. (2004). Cultural Studies: Theory and Practice. London: Sage Publications.
Geertz, C. (1992). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Hall, S. (1996). Cultural identity and diaspora. In J. Rutherford (Ed.), Identity: Community,
Culture, Difference (pp. 222–237). London: Lawrence & Wishart.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook
(3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau.
Jakarta: Grafiti Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,
dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sztompka, P. (2011). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Group.













