Hallyu Di Tingkat Lokal: Representasi Budaya Korea Dalam Aktivitas Komunitas Kpop Kota Malang
Main Article Content
Samantha Dorothy Sitorus
Angela Christy Kusumaputri Nalle
Naomi Clarita Alexis Tarigan
Rahma Naura Iman
Agnesia Lolita Situmeang
Andi Setiawan
Gelombang budaya populer Korea Selatan (Hallyu) telah berkembang menjadi fenomena global yang tidak hanya mendorong konsumsi budaya populer, tetapi juga membentuk praktik representasi budaya dan relasi kultural lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Korea direpresentasikan dalam aktivitas komunitas K-Pop di Kota Malang melalui ruang digital dan media publik, serta bagaimana aktivitas tersebut dapat dipahami sebagai bentuk diplomasi budaya non-negara di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan analisis berbasis data sekunder, meliputi konten media sosial, dokumentasi kegiatan komunitas, publikasi daring, dan literatur akademik. Data dianalisis menggunakan analisis dokumen dan analisis konten kualitatif dengan kerangka teori representasi budaya dan diplomasi budaya non-negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas K-Pop di Kota Malang secara aktif memproduksi dan merepresentasikan budaya Korea melalui simbol visual, bahasa, performativitas fandom, dan praktik sosial kolektif yang berlangsung di ruang digital maupun ruang publik. Lebih jauh, aktivitas komunitas tersebut berfungsi sebagai praktik diplomasi budaya non-negara yang bersifat organik, partisipatif, dan berbasis komunitas, di mana daya tarik budaya Korea dibangun melalui pengalaman sosial sehari-hari tanpa keterlibatan langsung institusi negara. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dengan memperluas pemahaman diplomasi budaya sebagai praktik kultural desentralistik yang dijalankan oleh aktor non-negara melalui aktivitas keseharian (everyday cultural diplomacy) di tingkat lokal.
Achsa, H. P., & Affandi, M. A. (2015). Representasi diri dan identitas virtual pelaku roleplay dalam dunia maya (Permainan peran “Hallyu Star” idol K-Pop dengan media Twitter). Paradigma, 3(3).
Afiyani, F. F. (2024). Konvergensi simbolik pada budaya populer drama Korea Itaewon Class (Skripsi Sarjana). Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Fadilah, I. W. N., & Suryandari, N. (2025). Representasi budaya Korea dalam King the Land dan dampaknya terhadap minat studi budaya Korea di kalangan remaja Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). PT Media Akademik Publisher.
Fazry, M. M., Situmeang, N., & Astuti, W. R. D. (2022). Case study of South Korean cultural diplomacy towards Indonesia: SM Entertainment as non-state actor in promoting K-Pop culture in Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 4374–4386.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.
Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. London: Sage Publications.
Irhamni, M. A. F. (2024, November 16). Survei Korean Wave: Indonesia jadi negara pusat Hallyu dengan antusiasme budaya Korea tertinggi di dunia. GoodStats. https://goodstats.id/article/survei-korean-wave-indonesia-jadi-negara-pusat-hallyu-dengan-antusiasme-budaya-korea-tertinggi-di-dunia-9f0mf
Islamiyah, A. N., Priyanto, N. M., & Prabhandari, N. P. D. (2020). Diplomasi budaya Jepang dan Korea Selatan di Indonesia tahun 2020: Studi komparasi. Jurnal Hubungan Internasional, 13(2), 257–278.
Mawardani, H. A., & Sudrajat, A. (2024). Hibriditas budaya dalam fandom K-Pop: Konstruksi identitas kolektif penggemar di era digital Indonesia.
Nurhalimah, N., Roji, S., Stiffany, S. R., & Hotimah, O. (2025). Peran idol K-Pop dalam mendorong tren konsumen: Perspektif geografi regional. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 329–347. ISSN Cetak: 2477-2143; ISSN Online: 2548-6950.
Nye, J. S. (2004). Soft power: The means to success in world politics. New York: PublicAffairs.
Purba, H., Utami, K., Aristi, S. M., & Soetandijo, V. J. (2023). Menganalisa perkembangan budaya Korea dan pengaruhnya di Indonesia melalui perspektif teori komunikasi: Sebuah tinjauan literatur. Nivedana Jurnal Komuikasi dan Bahasa, 4(1), 110–123. ISSN: 2723-7664.
Sutrisno. (2023). Changes in media consumption patterns and their implications for people’s cultural identity. Technology and Society Perspectives (TACIT), 1(1), 18–25. https://doi.org/10.61100/tacit.v1i1.31
Trisnayanti, F. A., Ruja, I. N., Eskasasnanda, I. D. P., & Sukamto. (2022).
Ketertarikan remaja penggemar budaya populer Korea di Kota Malang. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 2(4), 333–340.













