Tri Pusat Pendidikan Sebagai Lembaga Pengembangan Teori Pembelajaran
Main Article Content
Muhammad Fajar Hidayat
Yuspiani
Alwan Subhan
Tri pusat pendidikan adalah tiga pusat pendidikan yang secara bertahap dan terintegrasi mengemban tanggung jawab pendidikan bagi anak. Tiga pusat pendidikan yang dimaksud meliputi pendidikan dalam lingkungan keluarga, pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan pendidikan dalam lingkungan masyarakat. Ketiga pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan tersebut dituntut untuk melakukan kerja sama yang komprehensif satu sama lain. Lingkungan keluarga, yang merupakan lingkungan pertama dan dianggap sebagai fondasi pendidikan anak, yang juga merupakan awal dari pendidikan yang akan dijalani kemudian, juga memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Lingkungan sekolah adalah lingkungan kedua yang dihadapi anak-anak. Pendidikan dalam lingkungan sekolah memiliki dasar, tujuan, isi, metode, dan persyaratan lain yang disusun secara sistematis dalam bentuk kurikulum. Oleh karena itu, sekolah dianggap sebagai fondasi pengetahuan ilmiah. Sementara itu, dalam lingkungan masyarakat, anak-anak akan mewujudkan sejumlah teori pendidikan dan pengajaran yang telah diajarkan di lembaga pendidikan sebelumnya. Karena pada akhirnya, anak-anak akan mengaktualisasikan dan melibatkan diri mereka dalam lingkungan masyarakat.
Achruh, Andi. “Tri Pusat Pendidikan sebagai Lembaga Pengembangan Wawasan Keilmuan”, 5, no. 1 (2016)
Darmadi, Hamid. Pengantar Pendidikan Era Globalisasi. Jakarta: Animage Team, 2019. Departemen Agama, Al-Qur’an dan Terjemahnya (Jakarta : Yayasan Penyelenggara
Penterjemah/Penafsir Al-Qur’an, 1971, h. 31 https://doi.org/10.53621/jippmas.v2i2.159
Al-Imam Abi Abdillah Muhammad Ibn Ismail Ibn Ibrahim Ibn Almuqirah, Shahih Bukhari (Jus: I; Bairut: Darul Kuttab, t.th)
H.M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam: Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner ,Cet. IV; Jakarta: Bumi Aksara, 1996.
Idris. "Tri Pusat Pendidikan sebagai Lembaga Pengembangan Teori Pembelajaran" At- Ta'lim: Media Informasi Pendidikan Islam 16, no. 1 (2018).
Al-Imam Abi Abdillah Muhammad Ibn Ismail Ibn Ibrahim Ibn Almuqirah, Shahih Bukhari (Jus: I; Bairut: Darul Kuttab, t.th)
Langgulung, Hasan, Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologi dan Pendidikan Cet. III,Jakarta: Al-Husna Zikra, 1995.
Majid, Nurcholish, Masyarakat Religius ,Cet. I; Jakarta: Paramadina, 2010.
Muzakkir. “Harmonisasi Tri Pusat Pendidikan dalam Pengembangan Pendidikan Islam”, Jurnal Al-Ta’dib 10, no. 1 (2017)
Nurhasanah. “Peran Masyarakat dalam Lembaga Pendidikan”, Fondatia: Jurnal Pendidikan Dasar 1, no. 1 (2017).
Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya (Cet. I; Jakata: Bina Aksara, 1988).
Wahyoetomo. Perguruan Tinggi, Pesantren: Pendidikan Alternatif Masa Depan. Cet. I; Jakarta: Gema Insani Press, 1997.
Zuhairini, et.al., Filsafat Pendidikan Islam Cet. II, Jakarta: Bumi Aksara, 1995.













