Etika Kristen dalam Menangani Plagiarisme dan Ketidakjujuran akdemik di sekolah dan Perguruan Tinggi Kristen
Main Article Content
Amos Derebi
Riscal Boni Tamaro Sitorus
Fajar situmorang
Artikel ini mengkaji peran etika Kristen dalam menangani plagiarisme dan ketidakjujuran akademik di sekolah serta perguruan tinggi Kristen pada era digital. Perkembangan teknologi digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI), memperluas peluang terjadinya pelanggaran akademik dan menuntut pendekatan pembinaan etika yang lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur berdasarkan penelitian terkini di bidang teologi, pendidikan, dan etika. Temuan menunjukkan bahwa nilai etika Kristen seperti kasih, keadilan, dan tanggung jawab berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran moral peserta didik. Berbagai studi menegaskan bahwa plagiarisme tidak hanya merupakan pelanggaran akademik, tetapi juga pelanggaran moral dan spiritual yang bertentangan dengan prinsip kebenaran dalam Alkitab. Tantangan baru berupa plagiarisme berbasis AI menunjukkan perlunya regulasi institusional yang lebih jelas. Selain itu, pendekatan holistik yang melibatkan lembaga pendidikan, keluarga, dan gereja menjadi kunci dalam memperkuat integritas akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen perlu memperkokoh dasar etis dan spiritual guna membentuk peserta didik yang berkarakter Kristus dan mampu menghadapi persoalan etis dunia digital.
Ali Wafi, Syaiful, dan Imroatul Adawiyah. “Etika Manajemen dalam Kepemimpinan Sekolah: Membangun Integritas dan Akuntabilitas di Lembaga Pendidikan.” Studia Ulumina: Jurnal Kajian Pendidikan, 2024. https://studia-ulumina.stitdarkkr.ac.id/index.php/home/article/view/16.
Greenleaf, Robert K. Servant Leadership. New Jersey: Paulist Press, 2002.
Grudem, Wayne. Christian Ethics. Wheaton: Crossway, 2018.
Hartaty, Diva Trisna, dan Hadi Gunawan. “Metodologi Penelitian dan Etika Keguruan.” Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 22, no. 3 (2023). https://doi.org/10.36835/jipi.v22i3.136.
Holmes, Arthur F. The Idea of a Christian College. Grand Rapids: Eerdmans, 2001.
Khalida, Rahma, dkk. “Etika Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan: Tinjauan Literatur atas Penggunaan AI dan Isu Plagiarisme Akademik.” Jurnal Sistem Informasi 15, no. 2 (2025): 222–232.
Kirk, Alexander N. “Plagiat Adalah Dosa: Sebuah Perspektif Alkitabiah Tentang Masalah Kontemporer.” Jurnal Teologi Biblika 5, no. 2 (2020): 12–24.
Lubis, Syafirda Alifah, Halimatus Sa’diyah Dalimunthe, dan Wasiyem. “Penerapan Kebijakan Etika Akademik dalam Pencegahan Plagiarisme di Lingkungan Akademik.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 2 (2024): 36834–36841.
Maxwell, John C. Ethics 101: What Every Leader Needs to Know. New York: Center Street, 2003.
Mubarak, M. Adib, M. Abrar, Ezah Fatmatus Saruroh, dkk. “Teori, Pendekatan dan Metode dalam Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan.” Media Bina Ilmiah 18, no. 4 (2024). https://doi.org/10.33758/mbi.v18i4.492.
Sabelau, Irvan, dan Andrika Telaumbanua. “Ethics Project Mata Kuliah Etika Kristen dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Indonesia.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 2, no. 4 (2024): 105–115. https://journal.aripafi.or.id/index.php/tritunggal.
Simanjuntak, Erwin Sudarmono, Josep Tatang, Desi Sianipar, dkk. “Strategi Penguatan Integritas Akademik dalam Pendidikan Kristen di Era Digital.” Jurnal Shanan 7, no. 2 (2023): 283–300. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan.
Telaumbanua, Andrika, dan Irvan Sabelau. “Ethics Project Etika Kristen dalam Meningkatkan Berpikir Kritis Mahasiswa.” Jurnal Tritunggal 2, no. 4 (2024): 105–115.
Willard, Dallas. Renovation of the Heart. Colorado Springs: NavPress, 2020.
Covey, Stephen M. R. The Speed of Trust. New York: Free Press, 2006.













