Resolusi Cangkir Kopi: Inovasi Edible Cup Sebagai Solusi Ramah Lingkungan
Main Article Content
Hosea Immanuel Simatupang
Jeims Strong Saragih
Benny Arya Saputra
Rayhan Ghifari Baadilla
Arya Akidnaram
Muhammad Alwi Alhaqqi
M. Rizky Alfarid
Ari Saputra Damanik
Rizqi Wahyudi
Di era modern ini, konsumsi kopi dan minuman “to-go” lainnya telah menjadi bagian integral dari gaya hidup masyarakat. Namun, di balik kemudahan dan kecepatan itu terdapat persoalan lingkungan yang semakin mendesak. Inovasi edible cup membuka banyak potensi positif seperti mengurangi jejak limbah, mendorong ekonomi sirkular dengan bahan-bahan inovatif (seperti tepung gandum, oat, rumput laut, ampas kopi) dan sekaligus memperkenalkan elemen pengalaman baru bagi konsumen. Penelitian ini berfokus pada Inovasi Edible Cup sebagai Solusi Ramah Lingkungan, dengan objek penelitian berupa konsumen kopi bubuk dan pelaku industri di wilayah Lampung. Responden yaitu mahasiswa pengguna kopi dengan cup sekali pakai yang mewakili berbagai sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) sebagai strategi inovasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran sederhana, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis House of Quality (HOQ) menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kebutuhan utama pelanggan terhadap produk kopi dengan kemasan edible cup meliputi harga yang terjangkau, ramah lingkungan, inovasi, rasa dan keamanan konsumsi. Dari matriks kepentingan, atribut dengan bobot tertinggi adalah harga, ramah lingkungan dan keamanan dengan masing-masing bobot yaitu 21%.
[1] C. Tania and R. Hurdawaty, "Perilaku Konsumsi Kopi sebagai Budaya Masyarakat di Kedai Kopi Starbucks Mal Artha Gading," JPP (Jurnal Pendidikan dan Perhotelan) , vol. 2, p. 1, 2022.
[2] J. Waskito, "Green Consumer: Deskripsi Tingkat Kesadaran dan Kepedulian Masyarakat Joglosemar terhadap Kelestarian Lingkungan," Jurnal Dinamika Manajemen, vol. 3, no. 1, 2012.
[3] M. S. Akilie, "Tren Kemasan Edible Sebagai Kemasan Pangan Terkini Dan Masa Depan," Jurnal : Agricultural Review, pp. 49-60, 2024.
[4] Sulistiawati, R. Sikanna and A. Febryanti, "Sintesis dan Karakteristik Edible Cup dari Alga Merah," Jurnal SAINTISKOM, vol. 1, no. 1, p. 2, 2023.
[5] A. Al-Khumaira, N. A. Nuri, M. A. A. Mas'ud, P. W. Septiani, S. M. Sari and T. E. Lestari, "Edible Biodegredable Tableware ECOBITES dari Pelepah Pisang dan Ampas Tahu untuk Menanggulangi Masalah Sampah Plastik Dilengkapi Kartu Quotes 3 Bahasa," INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research , vol. 4, no. 4, 2024.
[6] D. O. Hapsari, "Tinjauan Normatif Penggunaan Peralatan Makan Dan Minum Sekali Pakai Pada Penyedia Makanan Dan Minuman Di Indonesia," Jurnalku, vol 4, no 1, 2024.
[7] E. Indarti, "Karakteristik dan Uji Sensori Edible Cup dari Rumput Laut Eucheuma Cottonii," Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, pp. 71-79, 2023.
[8] H. Reshma, "Exploring the frontier of sustainable alternatives: Design, development, an evaluating of mushroom-based edible cups utilizing agaricus bisporus," Journal of Current Research in Food Science, pp. 455-457, 2025.
[9] W. Kolanowski, "Edible Packaging: A Technological Update for the Sustainable Future of the Food Industry," Applied Sciences, p. 14, 2023.
[10] B. Santoso, Herpandi, P. A. Pitayati and R. Pambayun, "Review Artikel: Karakteristik Edible Film dari Karagean Rumput Laut," Prosiding Seminar Nasional Kimia 2024 , 2024.
[11] A. A. Ibtisam, "Formulasi Edible Cup Tepung Kimpul Terfermentasi," UIN Sunan Ampel Surabaya, 2023.
[12] A. Maulana, Scara Cup, Gelas dari Kulit Biji Kopi yang Bisa Dimakan Karya Mahasiswa Unpad, Bandung: Universitas Padjadjaran, 2023.
[13] K. Roustan, A. Agustang and I. I. Idrus, "Penerapan Gaya Hidup Zero Waste sebagai Upaya Penyelamatan Lingkungan di Indonesia," Sibatik Journal, vol. 2, no. 6, 2023.
[14] M. Vanishree, "A STUDY ON THE GROWTH OF THE EDIBLE CUP MARKET USING MILLET FLOURS," INTERNATIONAL JOURNAL OF CREATIVE RESEARCH THOUGHTS, 2025.
[15] D. F. Rosida, N. Hapsari and R. Dewati, Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alami Terbarukan, Surabaya: Mitra Abisatya, 2021.
[16] D. Manivel and P. Raajeswari, "Formulation and Quality Assessment of Edible Cups from Sorghum bicolor," The Indian Journal of Nutrition and Dietetics, 2023.
[17] M. A. Putra, Kemasan Ramah Lingkungan: Mendefinisikan Ulang Keberlanjutan dalam Industri Barang Konsumen, Makassar: Universitas Negeri Makassar, 2022.
[18] Z. Y. Apriyanti, A. D. Aulia, W. Pratiwi and S. Imam, "House of Quality sebagai Pengendalian Kualitas Produk pada Kemasan," Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem & Teknik Industri (PASTI) , vol. XVII, p. 117, 2023.
[19] M. Ridho, R. Herliyanti and A. A. Maulana, "VOICE OF CUSTOMER: SURVEI KEPUASAN MAHAISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS SILIWANGI TERHADAP LAYANAN AKADEMIK FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS SILIWANGI," Robbani: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Ekonomi Islam, vol. 2 No.1 , pp. 30-34, 2023.
[20] R. Hidayat, M. Anggarani and S. , "PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM PENGEMBANGAN PRODUK CUTTERISTIC," JUTI-UNISI (JurnalTeknikIndustriUNISI), vol. Vol.6.No.1, pp. 33-34, 2022.
[21] I. Pane, Desain Penelitian Mixed Method, Aceh: Penerbit Muhammad Zaini, 2021.
[22] Ahyar and Hardani, Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu, 2020.
[23] S. Setiaman, Merancang Kuisioner, Jombang: CV. Nakomu, 2023.
[24] M. Polin, N. Pakaya and B. Ahaliki, "Analisa dan Visualisasi Hasil Kuisioner Pertanyaan terbuka Menggunakan Elasticsearch dan Kibana," JSI : Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), vol. 14, no. 2, 2022.













