Asesmen dan Psikoedukasi Stres Kerja Pegawai Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan
Main Article Content
Faradillah Firdaus
Irma Suriani
Nurhidayah Wazilah J
M. Ataya Kimi Keiro Al Yasier
Pegawai merupakan aset penting dalam organisasi yang membutuhkan kesejahteraan psikologis untuk dapat bekerja secara optimal, termasuk kemampuan mengelola stres dan menerapkan strategi coping adaptif di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil asesmen awal terhadap pegawai Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan bahwa sebagian pegawai mengalami tingkat stres kerja yang berada pada kategori sedang–tinggi, yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis dan kinerja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan psikoedukasi mengenai manajemen stres kerja sebagai upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam mengelola tekanan kerja. Metode yang digunakan adalah seminar psikoedukatif yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test pada 24 orang pegawai yang berasal dari berbagai unit kerja. Kegiatan dilakukan mulai dari tahap asesmen, persiapan, hingga pelaksanaan seminar. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pemahaman, dengan nilai Z = 4,288 dan p < 0,001 yang mengindikasikan terdapat perbedaan bermakna antara pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti psikoedukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa seminar psikoedukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai mengenai manajemen stres kerja secara adaptif.
Aida, N. (2019). Jangan Anggap Biasa, Stres di Tempat Kerja. Kemenkes RS Radjiman Wediodiningrat. https://www.rsrw.go.id/artikel/jangan-anggap-biasa-stress-di-tempat-kerja?
Almunjiah, S. R., Ali, N., Pratiwi, N. Y., & Wahyuni, A. F. (2025). Efektifitas Psikoedukasi Manajemen Stress Dalam Bentuk Infografis. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(12), 43–46. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i12.743
Borrins, M. (2011). Work related stress. Dalam materi guest lecture 22 Juli. Pusat Kajian Ergonomi, Laboratorium Ilmu Faal FK.UNUD. Denpasar.
Hermawan, T., & Indriati, F. (2023). Determinan Kejadian Stres Kerja Pada Pegawai Negeri Sipil. Jurnal Psikologi Konseling, 14(1), 154–165.
Jomilena, P. S., Prabandari, Y. S., & Erlina, E. (2024). Beban Kerja dan Distribusi SDM Kaitannya dengan Pengelolaan Stres Kerja: Studi Kualitatif pada Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi D.I Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.
Kasaga, M., & Athoillah, A. (2025). Stres Kerja : Perspektif Baru dalam Dunia Kerja Modern. Book Chapter Manajemen SDM Jilid 1, 1, 190–207. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/msdm.v1i1.310
Mellifont, D., Smith-Merry, J., & Scanlan, J. N. (2016). Pitching a Yerkes–Dodson curve ball?: A study exploring enhanced workplace performance for individuals with anxiety disorders. Journal of Workplace Behavioral Health, 31(2), 71–86. https://doi.org/10.1080/15555240.2015.1119654
Monalisa, A. E., Nugroho, A. P. P., Base, M. L. A., & Kurniawan, V. R. (2024). Penanganan masalah stress kerja pada kasus kesehatan kerja dan penyakit akibat kerja. JEVNAH (Journal of Evidence-Based Nursing and Public Health, 1(1), 36–43. https://doi.org/https://doi.org/10.61511/jevnah.v1i1.2024.528
Organization, international L. (2016). Workplace Stress: a collective challenge. https://www.ilo.org/resource/news/workplace-stress-collective-challenge
Yulianto, A. N. (2025). Asesmen Psikologis sebagai Alat Konselor: Mengungkap Potensi dan Permasalahan Konseli. Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia.
Al Gaflah, S. H., Al-Barqi, Y., & Al-Nahdi, A. (2024). Effectiveness of stress management interventions using mindfulness and psychoeducation among healthcare workers. International Journal of Health Sciences, 18(2), 112–124. https://sciencescholar.us/journal/index.php/ijhs/article/view/15554
Octasylva, A. (2023). Analysis of Work Stress Level and Impact on Employee Health and Performance at PT. X. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 7(2), 8-12.













