Pengaruh Penggunaan Smartphone Berlebihan Terhadap Perilaku dan Perkembangan Anak Usia 3–5 Tahun
Main Article Content
Adelia Rohima
Ananda Sheila
Naila Ramadani
Indah Dwi Mardia
Fahri Abdillah
M. Daffa Boja Saragih
Bahrudi Efendi Damanik
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, termasuk pada pola asuh anak. Smartphone menjadi perangkat digital yang paling sering digunakan, bahkan oleh anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan smartphone berlebihan terhadap perilaku dan perkembangan anak usia 3–5 tahun. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 30 responden orang tua anak usia dini. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone secara berlebihan berdampak negatif terhadap perilaku sosial, kemampuan konsentrasi, serta perkembangan bahasa dan emosi anak. Namun, penggunaan yang diarahkan dan didampingi orang tua masih dapat memberikan manfaat edukatif.
[1] Rahmahwidyaningrum, “Dampak Screen Time Berlebih Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di Posyandu Balita Tunas Mekar Dusun Monggang,” ABDIMAS Madani, vol. 5, no. 1, 2023, doi: 10.36569/abdimas.v5i1.133.
[2] Kusmiati, “Pengaruh Lama Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Anak Pra Sekolah Usia 5-6 Tahun Di Tk Aisiyah Vii Desa Dukuhmaja Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan Tahun 2023,” Asian Res. Midwifery Basic Sci. J., vol. 2, no. 1, hal. 11–17, 2025.
[3] R. A. Septyani, P. Lestari, dan A. Suryawan, “Hubungan Intensitas Penggunaan Gawai Sejak Dini dengan Risiko Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun,” Sari Pediatr., vol. 24, no. 5, hal. 320, 2023, doi: 10.14238/sp24.5.2023.320-6.
[4] R. Aulia Septyani, P. Lestari, dan A. Suryawan, “Penggunaan Gadget pada Anak: Hubungan Pengawasan dan Interaksi Orang Tua terhadap Perkembangan Bicara dan Bahasa Anak,” Golden Age J. Ilm. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, vol. 6, no. 3, hal. 121–130, 2021, doi: 10.14421/jga.2021.63-02.
[5] R. Ermanti Lubis dan A. Junia Restika, “Dampak Penggunaan Smartphone Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini (Studi Pada Desa Kunduran),” DAWUH Islam. Commun. J., vol. 5, no. 1, hal. 36–41, 2024, doi: 10.62159/dawuh.v5i1.1162.
[6] M. M. Hisyam, A. L. Santoso, A. Sanjaya, dan W. D. Parmasari, “Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya,” J. Ilmu Kedokt. dan Kesehat., vol. 12, no. 1, hal. 143–151, 2025, [Daring]. Tersedia pada: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan
[7] Zikra Ihtasya Annabila, Mauliza Mauliza, dan Cut Sidrah Nadira, “Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah di Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe,” Inov. Kesehat. Glob., vol. 2, no. 4, hal. 102–112, 2025, doi: 10.62383/ikg.v2i4.2358.
[8] M. Eva dan M. Aulia, “Pengaruh Screen Time terhadap Perkembangan Anak Usia Dini,” … J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 01, no. 01, hal. 18–31, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.staidaf.ac.id/index.php/almuhadzab/article/view/273%0Ahttps://jurnal.staidaf.ac.id/index.php/almuhadzab/article/download/273/98
[9] Mulyani, Perkembangan Anak Usia Dini. Bimbingan Konseling Anak Usia Dini. 2018.
[10] A. Umiyah dan S. Lukitasari, “Frekuensi Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Dan Kemandirian Pada Anak Usia 3-5 Tahun,” OKSITOSIN J. Ilm. Kebidanan, vol. 5, no. 1, hal. 1–6, 2018, doi: 10.35316/oksitosin.v5i1.354.
[11] S. Pakpahan dan P. Medan, “Penyuluhan dan Pelatihan Stimulasi Periode Emas Anak 1000 HPK di Wilayah Puskesmas Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara,” J. Nas. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 1, hal. 125–131, 2020, [Daring]. Tersedia pada: https://doi.org/10.47747/pengabdiankepadamasyarakat.v1i1.106
[12] W. W, “Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini,” EDUCHILD (Journal Early Child. Educ., vol. 3, no. 1, hal. 53–60, 2022, doi: 10.30863/educhild.v3i1.5483.
[13] D. I. Setyarini, S. G. Rengganis, I. T. Ardhiani, dan E. K. Mas’udah, “Analisis Dampak Screen Time terhadap Potensi Tantrum dan Perkembangan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2496–2504, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.3376.
[14] W. Sari, R. Dewi, R. A. Pamungkas, dan N. Novardian, “Korelasi Durasi Dan Frekuensi Screen Time Terhadap Status Perkembangan Anak Usia Prasekolah,” Prepotif J. Kesehat. Masy., vol. 8, no. 3, hal. 7304–7309, 2024, doi: 10.31004/prepotif.v8i3.38338.
[15] S. D. Febrianti Anggreani dan Sulaiman, “No Titיליle,” ペインクリニック学会治療指針2, vol. 2, no. 2, hal. 1–9, 2019.













