Pengaruh Motivasi Bekerja terhadap Psychological well-being pada Pegawai Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Main Article Content
Widyastuti
Nadia Azzahra Syamsuddin
Andi Nur Annisa
Aura Fitrah Aulia
Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya variasi psychological well-being pada pegawai pemerintah yang dapat menghambat fungsi optimal serta kualitas pelayanan publik. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menguji motivasi kerja sebagai faktor yang diduga mampu meningkatkan psychological well-being pegawai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana motivasi kerja berpengaruh terhadap psychological well-being pegawai Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif kausal dan melibatkan delapan puluh tujuh partisipan yang diperoleh melalui accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being, dengan koefisien regresi sebesar 0,622 dan nilai signifikansi 0,000. Analisis juga menunjukkan bahwa motivasi kerja menjelaskan sekitar empat puluh tujuh persen variasi psychological well-being, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi kerja dapat menjadi solusi praktis untuk memperkuat psychological well-being pegawai dan mendukung peningkatan kinerja dalam lingkungan instansi pemerintah.
Anoraga, P. (2014). Psikologi kerja: Pendekatan praktis Rineka Cipta.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Dessler, G. (2013). Human resource management (13th ed.). Pearson.
Dinanti, R., & Heng, P. H. (2024). Hubungan antara motivasi kerja dengan kesejahteraan karyawan pada fresh graduate di masa endemi COVID-19. Jurnal Psikologi, 13(1), 45–51.
Gagné, M., & Deci, E. L. (2005). Self-determination theory and work motivation. Journal of Organizational Behavior, 26(4), 331–362. doi: 10.1002/job.322.
Gagné, M., Forest, J., Vansteenkiste, M., Crevier-Braud, L., van den Broeck, A., Aspeli, A. K., Bellerose, J., Benabou, C., Chemolli, E., Güntert, S. T., Halvari, H., Indiyastuti, D. L., Johnson, P. A., Molstad, M. H., Naudin, M., Ndao, A., Olafsen, A. H., Roussel, P., Wang, Z., & Westbye, C. (2015). The Multidimensional Work Motivation Scale: Validation evidence in seven languages and nine countries. European Journal of Work and Organizational Psychology, 24(2), 178–196.
Hariputra, R. P., Defit, S., & Sumijan. (2022). Analisis sistem antrian dalam meningkatkan efektivitas pelayanan menggunakan metode accidental sampling. Jurnal Sistim Informasi Dan Teknologi, 4(2), 70–75. doi: 10.37034/jsisfotek.v4i2.127.
Hartantyo, L. T. (2015). Pengaruh motivasi kerja dan psychological well-being terhadap komitmen organisasi. Skripsi .UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Harter, J. K., Schmidt, F. L., & Keyes, C. L. M. (2004). Well-being in the workplace and its relationship to business outcomes: A review of the Gallup studies. In C. L. M. Keyes & J. Haidt (Eds.), Flourishing: Positive psychology and the life well-lived (pp. 205–224). American Psychological Association. doi: 10.1037/10594-009.
Hidayatullah, R. M., & Eliza, A. (2024). Hubungan kepercayaan diri dengan interaksi sosial pada remaja kecanduan game online di SMP Negeri 1 Asembagus. Jurnal Multidisiplin Ibrahimy, 1(2), 237–252. doi: 10.35316/jummy.v1i2.4577.
Idrus, S., Santoso, H., & Nugroho, A. (2021). Motivasi kerja dan kinerja karyawan di era digital. Jurnal Manajemen Indonesia, 21(2), 95–108.
Isham, A., Cho, H., & Lee, K. (2020). Psychological well-being as a driver of employee productivity. International Journal of Human Resource Management, 31(12), 1500–1518. doi: 10.1080/09585192.2018.1471282.
Khoirunisa, R. R., & Yuliasesti, E. D. (2024). Komitmen Organisasi Ditinjau dari Keterikatan Kerja dengan Psychological Well Being sebagai Mediator pada Karyawan PT X. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 22(2), 23-37. doi: 10.62260/causalita.v3i1.422.
Laksmi, K. K., & Budiani, M. S. (2015). Psychological well-being dan motivasi kerja pada pegawai Dinas Pendidikan. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 6(1), 50–53.
Mattarima, M., Muhtazib, & Usjay. (2022). Pengaruh motivasi, kepuasan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada BPKP Perwakilan Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen & Bisnis, 10(1), 45–60.
Miftachul Khoir, F. K., & Mahmudah, S. (2023). Optimalisasi kepuasan kerja karyawan melalui budaya organisasi, psychological well-being, dan motivasi kerja di Lifestyles Hotel Surabaya. Jurnal Lentera Bisnis, 14(3), 1630. doi: 10.34127/jrlab.v14i3.1630.
Mu’arif, A, F., Priatmono, B (2025). Motivasi dari sudut pandang teori hirarki kebutuhan maslow. Jurnal Central, 3(3), 2987-2642. doi: 10.60145/jcp.v3i3.624.
Muhammad, M., & Syahid, A. (2022). Work motivation and psychological well-being on teacher performance at Perguruan Alkhairaat, Palu, Indonesia. Tazkiya Journal of Psychology, 10(2), 97–109.
Putri, A. A., & Nugrohoseno, D. (2025). Pengaruh transformational leadership terhadap psychological well being melalui job satisfaction dan employee engagement pada karyawan di perusahaan manufaktur. Jurnal Ilmu Manajemen, 13(2), 297–315.
Rahman, F., & Nasir, M. (2019). The relationship between work motivation and psychological well-being in Indonesian organizations. Journal of Management Development, 38(7), 553–567. doi: 10.204734/jmtt.v14i2.26192.
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. doi: 10.1037/0022-3514.69.4.719.
Ryff, C. D., & Singer, B. H. (1996). Psychological well-being: Meaning, measurement, and implications for psychotherapy research. Psychotherapy and Psychosomatics, 65(1), 14–23. doi: 10.1159/000289026.
Saraji, G. N. (2006). Employee as a source of competitive advantage: A conceptual model. International Journal of Business and Management, 1(4), 21–28.
Sati, V., & Izzati, R. (2024). Psychological well-being in the workplace: A systematic literature review. International Journal of Organizational Analysis, 32(1), 45–67. doi: 10.1108/IJOA-10-2023-3214/.
Satryo, M. A., Sofiah, D., & Prasetyo, Y. (2023). Psychological well being pada karyawan: Menguji peranan kepemimpinan transformasional. INNER: Journal of Psychological Research, 3(1), 88-99.
Satryo, P., Setiawan, D., & Wibowo, A. (2023). Kesejahteraan psikologis karyawan dan kinerja organisasi. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 11(1), 23–35.
Siswanti, D. N., Daud, M., Nugraha, D. Y., Zhalifunnas, M. S., & Nugraha, D. R. (2024). The Effect of Workplace Well-being on Task Performance in Employees: The Mediating Role of Work Engagement. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 10(2), 98-104. doi: 10.22146/gamajpp.90500.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sunandar, A., & Dharsono. (2020). Carnival fashion creatvity at Malang Flower Carnival (MFC). Artistic: International Journal of Creation and Innovation, 1(1), 1-10. doi: 10.33153/artistic.v1i1.2996.
Sulihing, R. N., Mursalim, M., & Hajering, H. (2024). Pengaruh healthy lifestyle, psychological well being, emotional intelligence, dan spiritual intelligence terhadap auditor’s performance pada BPKP Provinsi Sulawesi Selatan. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(2), 343–356.
Utama, N. P., Silviana, S., Morin, S., & Hastuti, R. (2024). The Relationship between Work Motivation and Psychological Well Being for Internship Students. Journal of Social Science, 5(4), 888. doi: 10.46799/jss.v5i4.888.
Widzayanto, L. A., Endratno, H., Darmawan, A., & Haryanto, T. (2023). The influence of self efficacy, intrinsic motivation, islamic work ethic, and psychological well being on performance. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 7(4), 1-13. doi: 10.29040/ijebar.v7i4.11188.













