Rekonstruksi Epistemologi Dakwah Berbasis Sosiologi Di Era Kontemporer
Main Article Content
Ahmad Sofyan
Ainun Naya
Aina Yusela Oktaviana
Ali Hasan Siswanto
Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik terkait kecenderungan studi dakwah yang masih terjebak dalam reduksionisme normatif-teologis sehingga mengabaikan kompleksitas dimensi sosial. Hal ini menimbulkan problem serius karena dakwah berisiko kehilangan relevansi praksis dalam menghadapi realitas masyarakat yang plural, terfragmentasi, dan terdigitalisasi. Tujuan utama penelitian ini adalah, pertama, menganalisis mengapa studi dakwah cenderung bersifat normatif dan kurang memperhatikan konteks sosial yang dinamis; kedua, mengeksplorasi bagaimana pendekatan sosiologi dapat memberikan kerangka analisis yang lebih komprehensif terhadap praktik dakwah kontemporer.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis library research dengan pendekatan analisis kritis dan interdisipliner. Sumber data mencakup literatur primer dan sekunder, baik berupa buku akademik, artikel jurnal bereputasi, maupun dokumen keilmuan terkait dakwah dan sosiologi. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teoritis sosiologi klasik dan kontemporer, termasuk teori struktural-fungsional, teori konflik, interaksionisme simbolik, serta sosiologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduksionisme normatif dalam studi dakwah tidak hanya membatasi metodologi, tetapi juga mengurangi kapasitas dakwah dalam merespons problem sosial modern seperti ketidakadilan, radikalisme, dan krisis identitas. Sebaliknya, integrasi pendekatan sosiologi mampu memperkaya pemahaman dakwah dengan menempatkannya sebagai praktik sosial yang berinteraksi dengan struktur, agen, dan teknologi.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi epistemologis dakwah berbasis sosiologi merupakan kebutuhan mendesak untuk menghadirkan paradigma baru yang inklusif, transformatif, dan kontekstual. Temuan ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu dakwah, tetapi juga menawarkan implikasi praktis dalam merancang strategi dakwah yang relevan dengan masyarakat kontemporer.
Abdullah, M. Amin, dan Miftahul Huda. 2021. “Interdisciplinary Islamic Studies and the Relevance of Da‘wah in Modern Society.” Studia Islamika 28(2): 253–278. https://doi.org/10.36712/studiaislamika.v28i2.14321.
Ahmad, Khurshid. 2023. “Revisiting Da‘wah in the Context of Global Challenges: A Sociological Approach.” Religions 14(2): 112–127. https://doi.org/10.3390/rel14020112.
Al-Sumait, Faiza, Mohamad Al-Momani, and Marwan Kraidy. 2022. “Da‘wah and the Digital Sphere: Religion as Social Practice in the Arab World.” Journal of Religion, Media and Digital Culture 11(3): 245–268. https://doi.org/10.1163/21659214-11030003.
BRIN. 2024. Religious Studies and Social Transformation Report. Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Campbell, Heidi A., and R. Tsuria. 2021. Digital Religion: Understanding Religious Practice in Digital Media. New York: Routledge.
Esposito, John L. 2020. “Globalization and Religion: Rethinking Islam in the 21st Century.” Journal of Global Religion and Society 12(3): 189–204.
Hefner, Robert W. 2021. “Religion and the Remaking of Society in the Age of Pluralism.” The Review of Faith & International Affairs 19(1): 5–17. https://doi.org/10.1080/15570274.2021.1877572.
Hjarvard, Stig. 2021. “The Mediatization of Religion: A Critical Appraisal.” Media, Culture & Society 43(7): 1201–1218. https://doi.org/10.1177/0163443721996059.
Najikh, Ahmad Hayyan. 2023. “Social Media Construction Towards Da’wah Activities: A Perspective From Peter L. Berger’s Social Construction Theory.” Journal of Social, Humanities, and Islamic Study 2(1).
Rakhmat, Jalaluddin. 2020. “Community-Based Da‘wah and Social Cohesion in Indonesia.” Jurnal Komunikasi Islam 10(1): 55–72. https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.1.55-72.
Rane, Halim. 2019. “The Relevance of Progressive Islamic Thought for Contemporary Da‘wah.” Islam and Christian–Muslim Relations 30(3): 245–262. https://doi.org/10.1080/09596410.2019.1633728.
Turner, Bryan S. 2022. “Interdisciplinary Approaches in the Study of Religion.” Critical Research on Religion 10(1): 3–18. https://doi.org/10.1177/20503032211058212.













