Kenaikan Pajak Dan Krisis Kepercayaan Publik: Analisis Faktor Pemicu Gelombang Demontrasi Di Indonesia Tahun 2025
Main Article Content
Wulan Ayu Musyrifah
Denari Dhahana Edtiyarsih
Demonstrasi besar-besaran pada tahun 2025 menjadi sorotan yang patut diteliti, terutama terkait aturan pajak dan dampaknya pada kemarahan warga. Artikel ini meneliti hubungan antara peningkatan tarif pajak dan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang berujung pada demonstrasi besar di Indonesia tahun 2025. Kenaikan pajak yang dinilai tidak berpihak pada kondisi ekonomi rakyat memunculkan sentimen negatif dan rasa ketidakadilan sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menelaah berita, unggahan media sosial, serta pernyataan pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab utama keresahan publik bukan hanya beban pajak yang meningkat, tetapi juga kurangnya keterbukaan informasi dan lemahnya strategi komunikasi kebijakan. Situasi ini memperdalam ketidakpercayaan terhadap institusi negara dan memicu mobilisasi massa sebagai bentuk protes terhadap kebijakan fiskal yang dianggap tidak responsif.
Afifah, S. N. (2025, August 26). Aksi protes: Rakyat tolak kenaikan tunjangan DPR di tengah gelombang PHK. Voice Indonesia. Link: https://voiceindonesia.co/nasional/26/08/2025/60406/aksi-protes-rakyat-tolak-kenaikan-tunjangan-dpr-di-tengah-gelombang-phk/
Aziz, H., & Shah, N. (2020). Participatory budgeting: Models and approaches (arXiv:2003.00606). arXiv. https://doi.org/10.48550/arXiv.2003.00606
Bartle, J., Birch, S., & Skirmuntt, M. (2017). The local roots of the participation gap: Inequality and voter turnout. Electoral Studies, 48, 30–44. https://doi.org/10.1016/j.electstud.2017.05.004
Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2012). The logic of connective action: Digital media and the personalization of contentious politics. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139198752
Beritasembilan.com. (2025, August 30). Kenaikan tunjangan DPR pemicu gelombang aksi massa berdarah. Link: https://beritasembilan.com/kenaikan-tunjangan-dpr-pemicu-gelombang-aksi-massa-berdarah
Brockmeyer, A., Garfias, F., & Suárez Serrato, J. C. (2025, June 30). The fiscal contract up close: Experimental evidence from Mexico City [Working paper]. World Bank; Institute for Fiscal Studies (IFS); University College London (UCL); Centre for Economic Policy Research (CEPR); Duke University; Stanford Graduate School of Business; National Bureau of Economic Research (NBER).
DetikEdu. (2025, September 1). Dosen FISIP soal penyebab demo: Rakyat bayar pajak, tapi dinikmati pejabat. Antara. Link: https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8090198/dosen-fisip-soal-penyebab-demo-rakyat-bayar-pajak-tapi-dinikmati-pejabat
DetikNews. (2025, August 26). Massa mahasiswa demo di DPRD NTT, tuntut tolak kenaikan tunjangan DPR. Link: https://news.detik.com/berita/d-8090388/massa-mahasiswa-demo-di-dprd-ntt-tuntut-tolak-kenaikan-tunjangan-dpr
Dutta, S. (2017). Rawls’ theory of justice: An analysis. IOSR Journal of Humanities and Social Science, 22(4), 40–43. https://doi.org/10.9790/0837-2204014043
Faisol, M., et al. (2025). Aksi Demo 2025: RUU Perampasan Aset sebagai pilar pencegahan fraud keuangan negara. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(2).
Gasparini, L., & Reyes, G. (2022). Are fairness perceptions shaped by income inequality? Evidence from Latin America. Journal of Economic Inequality. Advance online publication. https://doi.org/10.1007/s10888-022-09526-w
Hamilton, L., Brito Vieira, M., Disch, L., & Thomassen, L. (2023). The power of political representation. Contemporary Political Theory, 23(3), 1–29. https://doi.org/10.1057/s41296-023-00665-x
Hasendra, Y. (2025, August 26). Usai didemo massa, wakil ketua DPR klarifikasi soal tunjangan rumah Rp50 juta sebulan. MetroJambi. Link: https://www.metrojambi.com/nasional/136485821/usai-didemo-massa-wakil-ketua-dpr-klarifikasi-soal-tunjangan-rumah-rp50-juta-sebulan
Khosrowjerdi, M. (2022). Good governance and national information transparency: A comparative study of 117 countries. In Lecture Notes in Computer Science (Vol. 13192, pp. 143–160). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-96957-8_14
Lahusen, C. (2024). Trust and distrust in political institutions: Conceptual and theoretical reassessments. Journal of Political Sociology, 2, 80. https://doi.org/10.54195/jps.19659
Merdeka.com. (2025, August 31). Tragedi Affan: Empati Prabowo dan janji negara hadir usai pengemudi ojol tewas dilindas kendaraan taktis. https://share.google/7hh5dMFAuyPSgaEou
Nikolakakis, N. (2024). Legitimacy, power, and authority: A Weberian perspective. Sociedade e Estado, 39, Article e49343. https://doi.org/10.1590/s0102-6992-20243901e49343
RadarTV Disway. (2025, August 26). Demo 25 Agustus ricuh, DPR janji tampung aspirasi di tengah sorotan tunjangan Rp50 juta. Link: https://radartv.disway.id/politik/read/27575/demo-25-agustus-ricuh-dpr-tampung-aspirasi
Resmi, S. (2011). Perpajakan: Teori dan kasus. Salemba Empat.
Rosyadi, S. (2025). Dosen FISIP soal penyebab demo: Rakyat bayar pajak, tapi dinikmati pejabat. DetikEdu. Link: https://share.google/Nq57cWEROdpAcJUYX
Satriyawan Wahyudi, F. (2025). Komunikasi pejabat publik di tengah krisis: Analisis gaya bicara dan dampaknya pada aksi demo 29–31 Agustus 2025.













