Terorisme Dalam Perspektif Historis Tragedi Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar 2021
Main Article Content
Gabriel Sipa
Hardianti
Rusmala Dewi Kabubu
Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021 menjadi tragedi besar yang mengguncang masyarakat Indonesia. Insiden ini menimbulkan dampak fisik, psikologis, sosial, dan kerusakan material yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kronologi kejadian, dampak yang ditimbulkan, serta respons yang diberikan oleh masyarakat dan pihak berwenang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) untuk menggali persepsi dan pengalaman para korban serta saksi mata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa ini menyebabkan setidaknya sepuluh orang terluka, sementara pelaku menjadi satu-satunya korban jiwa. Dampak psikologis yang dialami para korban dan saksi mata juga cukup besar, mengingat ketegangan yang muncul akibat aksi teror tersebut. Secara sosial, insiden ini meningkatkan rasa ketidakamanan di kalangan masyarakat, namun juga memunculkan solidaritas antar umat beragama. Pemerintah dan aparat keamanan merespons dengan memperketat pengamanan dan melakukan program deradikalisasi. Penelitian ini menyarankan agar upaya pencegahan terorisme terus digalakkan melalui peningkatan toleransi dan kerja sama antar lembaga serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Kabubu, Rusmala Dewi. 2013. Gerakan DI/TII Qahhar Mudzakkar di Tana Toraja 1953-1965. Tesis. Universitas Indonesia. Depok.
Kasanah, Nur. (2021). “Perempuan Dalam Jerat Terorisme: Analisis Motivasi Pelaku Bom Bunuh Diri Di Indonesia”. IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies | Volume 2 Nomor 2. 34-43
Kuntowijoyo. 2018. Pengantar Ilmu Sejarah. Tirta Wacana. Yogyakarta.
Lebang, A. H. (2020). Spiritualitas Pemuda Dan Kesiapannya Menjadi Presbiter Di Gereja Protestan Di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat “Immanuel” Makassar. Syntax Literate, 5(9), 751-774.
Marthin Susanto, Nuradilla Maharani Rosyaputri, Ikhsan Sugiri, Adinda Putri Maharani, & Herli Antoni. (2023). Dampak Terorisme terhadap Perdamaian dan Keamanan Internasional: Tinjauan Terhadap Penanganan Kasus Terorisme oleh Mahkamah Pidana Internasional. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 2(3), 114–131. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v2i3.973
Mulia, Musdah. “Perempuan Dalam Gerakan Terorisme Di Indonesia.” Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama 12, no. 1 (2019): 80–95. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.46339/al-wardah.v12i1.136.
Santalia, I., & Askhari, M. (2019). Sakramen Pembaptisan dalam Ajaran Kristen Katolik dan Kristen Protestan dan Pelaksanaannya di Gereja Santo Yakobus Mariso dan di Gereja GPIB Bukit Zaitun Kota Makassar. Jurnal Al Adyaan; Jurnal Sosial dan Agama, 6(01), 95-131.
Setiawan, E. (2022). Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dalam Kajian Pierre Bourdieu. Jurnal Al-Hikmah, 20(1), 55–64. https://doi.org/10.35719/alhikmah.v19i2.72
Sibaweh, N., & Rusadi, U. (2021). Pemaknaan Radikalisme Agama Dalam Koran Kompas (Analisis Resepsi Pemberitaan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Makasar). Communication, 12(2), 83. https://doi.org/10.36080/comm.v12i2.1342
Sulistyanto, A., Mujab, S., & Jamil, A. (2022). Frame Radikalisme, Jihad, Terorisme di Media Online Islam: Studi Kasus Pemberitaan Bom Makassar dan Penyerangan Mabes Polri. Jurnal Keamanan Nasional, 7(2), 148–171. https://doi.org/10.31599/jkn.v7i2.506
Tefbana, I. I., Hana, S. R., Supartini, T., & Wijaya, H. (2020). Kompetensi Guru Sekolah Minggu Terhadap Keefektifan Mengajar Anak: Suatu Studi Kuantitatif Di Jemaat GPdI El-Shaddai Makassar. Didache: Journal of Christian Education, 1(2), 205.]
Wahyu.et.al. (2023). Analisis Kasus Pengeboman Gereja Katedral dari Perspektif Agama Katolik. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer (2023) 1:1, 1-25
Wijayanto, B. (2017). Strategi Musikal dalam Ritual Pujian dan Penyembahan Gereja Kristen Kharismatik. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 16(3), 125–140. https://doi.org/10.24821/resital.v16i3.1678
Hosmas Palalembang,wawancara korban,sabtu,23,(2024),wawancara
Paulus Peleponin,wawancara saksi,senin,11,(2024),wawancara
Antara. 29 Maret 2021. https://en.antaranews.com/news/171206/makassar-suicide-bombers-were-couple-married-six-months-back-police
Kompas. 30 Maret 2021. https://go.kompas.com/read/2021/03/30/064725474/indonesia-highlights-indonesian-national-police-chief-makassar-cathedral-suicide
INP. 20 Mei 2021. https://inp.polri.go.id/artikel/police-determine-53-terrorists-as-suspects-related-to-suicide-bombing-at-the-makassar-cathedral-church-2
Kompas. 3 April 2021. https://nasional.kompas.com/read/2021/04/03/15465681/bin-sebut-motif-pelaku-bom-di-makassar-salah-satunya-balas-dendam













