Stop Bullying Membangun Lingkungan yang Aman dan Nyaman
Main Article Content
Rohmad Agus Solihin
Novia Nur Agustin
Adel Dainara Ahmad
Ainun Cahyaning Wulan
Ahmad Suhaimy
Izzatul Millah
Fitriyani Lestari
Awinda Putri Amelia
Renaldi Triyarso
Ahmad Liwaul Huda
Achmad Azhar
Risma Oktaria Anggraini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah tindakan bullying dan membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman di SDNU 12 Darunnajah, Desa Tamansari, dengan mengintegrasikan pendekatan ekoteologi. Ruang lingkupnya mencakup upaya menggabungkan nilai-nilai anti-perundungan dengan kepedulian lingkungan sebagai strategi pendidikan karakter yang holistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi anti bullying yang terintegrasi dengan nilai ekoteologi berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis sesama manusia dan alam. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan integratif ekoteologi efektif dalam menumbuhkan empati dan mencegah bullying, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Analisha, C. D. C. (2019). Ecological theory: Preventing student bullying to promote culture of peace. Atlantis Press.
Azizah, N. N., et al. (2024). Perilaku bullying pada anak di sekolah dasar. Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1).
Fauziyah, L. S. (2025). Analisis fenomena bullying di dunia pendidikan perspektif teori ekologi Bronfenbrenner. Manajemen Pendidikan Islam, 4(2).
Hermawan, R., et al. (2025). Dinamika bullying di lingkungan pesantren perspektif psikososial dan pendidikan Islam yang holistik. Islamic Education Journal, 2(3).
Muhibbin, M. A. (2025). Psikoedukasi pencegahan dan penanganan perilaku bullying berbasis ekologi pada guru sekolah dasar. Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(1).
Mukhlish, et al. (2025). Edukasi dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif di SD Inpres Bontoala I Desa Taeng Kecamatan Pallangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1).
Ningtyas, V. N., et al. (2023). Upaya mengurangi bullying anak usia sekolah dasar melalui kegiatan sosialisasi. Pengabdian Masyarakat, 4(2).
Pradana, E. D. (2024). Pengertian tindakan bullying, penyebab, efek pencegahan dan solusi. Syntak Admiration, 5(3).
Putri, E. D. (2022). Kasus bullying di lingkungan sekolah: Dampak serta penanganannya. Keguruan: Jurnal Penelitian, Pemikiran dan Pengabdian, 10(2).
Setyowati, E. (2024). Sosialisasi stop bullying sebagai upaya pencegahan dan edukasi dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa. Abdimas Indonesia, 6(2).
Sofyan, A. F., et al. (2022). Bentuk bullying dan cara mengatasi masalah bullying di sekolah dasar. Multidisipliner Kapalamada, 1(4).
Sukarman, S. (2025). Upaya pencegahan perundungan di sekolah dasar melalui edukasi dan sosialisasi. Ilmiah Pengabdian dan Inovasi, 3(4).
Sukawati, A., et al. (2021). Fenomena bullying berkelompok di sekolah dasar. Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(2).
Sulisrudatin, N. (2015). Kasus bullying dalam kalangan belajar (suatu tinjauan kriminologi). Ilmiah Hukum Dirgantara, 5(2).













