Strategi Pencegahan Demam Berdarah Dengue Dengan Edukasi Biopori Dan Spray Anti Nyamuk Pada Masyarakat Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember
Main Article Content
Siti Nurchayati
Risalatul Fawaiz
Umar Faroq
Siti Juliana
Ferdi Zakaria
Teguh Aqilah Ramadani
Ana Aliyatul Himmah
Siska Amelia Magfiroh
Achmad Chalimul Janan
Nuzulul Atikah Murofidah
Ahdila Umamiah
Exlima Ramadani
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus demam berdarah yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD berpotensi menimbulkan komplikasi serius berupa pendarahan hingga syok yang dapat berakhir pada kematian. Di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, tingginya kasus DBD dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk vektor tersebut. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember kelompok 77 menjalankan program kerja dengan fokus utama pada sosialisasi pencegahan DBD, pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami dari tanaman serai, serta pembuatan lubang biopori untuk mengurangi penyimpanan udara. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan edukatif kepada masyarakat, pelatihan praktis pembuatan semprotan anti nyamuk, dan pembuatan biopori sebagai resapan udara sekaligus media penguraian limbah organik menjadi pupuk alami. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 75%, penurunan konsentrasi udara hingga 60%, serta tingginya partisipasi warga dalam pembuatan biopori dan spray. Program ini diharapkan dapat mengurangi risiko penularan DBD secara efektif melalui pendekatan ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Temuan ini menjadi model pencegahan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah endemik lain.
Alamsyah, A. (2025). Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue Melalui Pelatihan Pembuatan Bio Spray Anti Nyamuk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin, 5(2), 41-51. (n.d.).
Kristanti, D. A. (2024). Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk dari Tanaman Serai untuk Pencegahan DBD. ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 21-27. (n.d.).
Taupik, M. (2023). Penggunaan Anti Nyamuk Alami sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue. Jurnal Farmasi dan Masyarakat, 7(4), 45-53. (n.d.).
Utami, N., & Cahyani, A. D. (2020). Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Pembuatan Bio Spray Pengusir Nyamuk di Kelurahan Taman Sari, Ampenan, NTB. Jurnal Surya Masyarakat, 3(1), 55-61.
Pratama, F., & Lestari, D. (2023). Integrasi Edukasi dan Intervensi Lingkungan untuk Pencegahan DBD secara Berkelanjutan. Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan, 14(1), 34-42.
Rahmatika, S., et al. (2021). Edukasi Berbasis Komunitas untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Daerah Endemik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10(3), 101-108.
Santoso, B. (2019). Peran Masyarakat dalam Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue melalui Pendekatan Partisipatif. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 56-63.
Wulandari, T., et al. (2022). Efektivitas Spray Anti Nyamuk Berbahan Alami Serai terhadap Aktivitas Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Farmasi, 11(1), 19-25.
Hariyanto, D. N. (2024). Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Produk Bioinsektisida Dari Serai Untuk Pengendalian Penyakit DBD. Jurnal Publikasi Ilmiah, 4(3), 12-18.
Muhamad, F. (2025). Pengendalian Nyamuk Aedes aegypti dengan Spray Serai Berbasis Komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 30-37.













