Refleksi Nilai-Nilai Akhlak Dalam Karya Seni Islam Wayang Kulit
Main Article Content
Larasati Nur Firzanah
Luthfiana Salwa Aulia
Lyvia Syifa Nurzahra
Abdul Aziz
Penelitian ini berfokus pada eksplorasi nilai-nilai akhlak yang terwujud dalam karya seni Islam, dengan menitikberatkan kajian pada seni wayang kulit sebagai media ekspresi budaya yang sarat makna spiritual dan moral. Berdasarkan temuan faktual, wayang kulit tidak sekadar berfungsi sebagai tontonan tradisional, melainkan juga sebagai sarana dakwah dan pendidikan karakter yang mencerminkan ajaran Islam melalui narasi, tokoh, serta simbol-simbol yang ditampilkan. Nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, tanggung jawab, dan pengendalian diri tersirat dalam setiap alur cerita serta penggambaran karakter yang berperan dalam pertunjukan tersebut. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur, dengan data yang diperoleh dari berbagai referensi ilmiah seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen yang membahas seni Islam, estetika, serta nilai-nilai etika dalam konteks pewayangan. Melalui pendekatan deskriptif dan interpretatif, penelitian ini menelaah keterkaitan antara prinsip akhlak Islam dan ekspresi seni yang diwujudkan dalam wayang kulit, baik dari aspek simbolis maupun filosofis. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral tersebut diinternalisasi dan diaktualisasikan dalam praktik pertunjukan serta bagaimana masyarakat menafsirkan pesan etis yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa wayang kulit merupakan media artistik yang efektif dalam mentransmisikan nilai-nilai akhlak Islami, sekaligus berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan spiritual masyarakat. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa seni tradisional dapat menjadi jembatan antara estetika dan etika, menciptakan harmoni antara nilai keindahan dan kebaikan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian interdisipliner antara seni, budaya, dan pendidikan Islam serta memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian warisan budaya yang berakar pada nilai-nilai moral keislaman.
Abdillah, R. (2022). Nilai Pendidikan Islam dalam Wayang Kulit Purwa. Jurnal Aqlam: Journal of Islam and Plurality.
Adnan, M., & Lestari, S. (2022). Peran dalang dalam penyampaian nilai akhlak melalui wayang kulit. Jurnal Studi Pertunjukan Indonesia.
Al Ghazali. (t.t.). Ihya’ Ulumuddin. Menjelaskan akhlak sebagai kondisi batin yang mendorong tindakan baik secara alami.
Arifin, F., & Karen, L. (2024). Resilient traditions: Exploring the cultural meaning of Javanese wayang kulit in heritage preservation. Journal of Indonesian Cultural Studies, 12(1), 45–62.
Fibiona, A., Nugraha, D., & Suryono, H. (2024). Revitalization of the Kedu shadow puppet tradition as cultural preservation. Trames Journal, 28(2), 189–208.
Hariri, M., & Amiruddin, R. (2024). Strategi komunikasi dakwah kultural Wali Songo melalui pertunjukan wayang kulit. EduSaintek: Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 9(2), 101–115.
Hidayat, A., & Rahman, F. (2019). Nilai etika dan akhlak dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, 8(1), 33–47.
Istari, R. (2022). Relief candi dan pesan etika dalam wayang kulit pada era Hindu-Buddha. Jurnal Sejarah dan Budaya Indonesia.
Laki, S. (2022). Apakah wayang kulit dibentuk oleh Sunan Kalijaga? Jurnal Keislaman dan Sosial, Universitas Gadjah Mada.
Marsaid. (2016). Islam dan kebudayaan wayang sebagai media dakwah Sunan Kalijaga. Jurnal Al-Adyan, 11(2). Retrieved from
Marsaid, H. (2018). Wayang kulit sebagai alat dakwah di Jawa. Jurnal Kebudayaan Islam.
Maryati, Y. S., Saefullah, A. S., & Azis, A. (2025). Landasan normatif religius dan filosofis pada pengembangan metodologi pendidikan agama Islam. Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, 1(2), 66–84.
Nurhadi. (2020). Etika Islam dan pembentukan karakter moral dalam kehidupan modern. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 145–158.
Paskalis, R. (2023). Kajian nilai-nilai filosofis kesenian wayang kulit dalam kehidupan masyarakat Jawa. Jurnal Ilmu Budaya, 18(3), 67–82.
Prasetyo, D. (2019). Representasi etika Islam melalui simbolisme visual dalam pertunjukan wayang kulit. Jurnal Panggung.
Rahmawati, S. (2021). Pendidikan etika Islam dalam pembentukan karakter bangsa di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(3), 221–235.
Rahmi, F., Hidayat, A., & Sari, D. (2022). Wayang sebagai media dakwah Islam di Jawa: Studi tentang peran Sunan Kalijaga dalam penyebaran Islam. Jurnal Prevenire: Islamic Studies, Institut Sunan Doe.
Rohman, M. (2020). Membangun etika Islami melalui pendidikan karakter holistik. Jurnal Filsafat Islam, 7(2), 102–118.
Setiawan, B. (2022). Media budaya dan pendidikan etika Islam melalui seni tradisional. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya.
Suryana, E. (2023). Pendidikan etika Islam dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer.
Zahwa, R., Kurnia, D., & Hadi, M. (2024). Tokoh punakawan sebagai guru moral dalam wayang kulit. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia.













