Basis Ontologi Dakwah sebagai Fondasi Kesadaran Humanistik dalam Era Post-Truth
Main Article Content
Ahmad Sofyan
Padma Fadhila
Nilta Muhimatul Hidayah
Ali Hasan Siswanto
Era post-truth yang ditandai dengan dominasi emosi atas fakta, maraknya disinformasi, dan polarisasi sosial telah menciptakan krisis etika dan kemanusiaan yang berdampak pada praktik dakwah kontemporer. Dakwah cenderung terjebak pada pendekatan dogmatis dan kehilangan esensinya sebagai pembentuk kesadaran kemanusiaan yang universal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji basis ontologi dakwah sebagai fondasi kesadaran humanistik dalam merespons tantangan era post-truth. Pendekatan yang digunakan adalah analisis filosofis-kritis dengan memadukan perspektif ontologi dakwah, filsafat humanisme, serta teori kesadaran sosial. Hasil temuan menunjukkan bahwa dakwah memiliki landasan ontologis yang berakar pada relasi transendental antara manusia dan Tuhan, yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dengan mendekonstruksi praktik dakwah yang reduktif, artikel ini menawarkan konsep dakwah humanistik yang mampu membangun kembali kesadaran etis dan solidaritas sosial di tengah arus informasi yang manipulatif. Kontribusi teoretis artikel ini adalah integrasi antara ontologi dakwah dan humanisme sebagai kerangka baru dalam kajian dakwah, sedangkan kontribusi praktisnya terletak pada penyusunan strategi dakwah berbasis etika kritis yang relevan untuk menghadapi dinamika sosial era digital.
Ariwidodo, Eko, and Nasrulloh. “Pendidikan Humanisme Jean-Paul Sartre.” Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan 10, no. 2 (December 30, 2022): 233–49. https://doi.org/10.36052/andragogi.v10i2.303.
“Attaqaddum2023,+3-Agus+Riyadi,” n.d.
“Dakwah Multi Perspektif Kajian Filosofis Hingga Aksi by Enjang AS, Dkk. (z-Lib.Org),” n.d.
Djaya, Sulaiman, Pemerhati Kebudayaan, Di Majelis, and Kebudayaan Banten. “Religion in the Post-Truth Era: Between Religious Populism and Social Banality.” Jurnal Dakwah Dan Kemasyarakatan. Vol. 28, 2024.
Islam, Pendidikan. “HUMANISME RELIGIUS SEBAGAI PARADIGMA,” n.d.
Muntazori, Ahmad Faiz. “Dakwah Visual: Ekspresi Keimanan Seorang Muslim Dalam Poster Digital.” Human Narratives 1, no. 2 (August 28, 2020): 88–102. https://doi.org/10.30998/hn.v1i2.351.
Oemar, ) *, Madri Bafadhal, ) Anang, and Dwi Santoso. “MEMETAKAN PESAN HOAKS BERITA COVID-19 DI INDONESIA LINTAS KATEGORI, SUMBER, DAN JENIS DISINFORMASI Mapping Hoax Messages of COVID-19 in Indonesia Accros Categories, Sources, and Types of Disinformation.” Jurnal Magister Ilmu Komunikasi 6, no. 2 (n.d.): 235–49. http://journal.ubm.ac.id/.
Prihanta, Wahyu, Mutiara Lubis, Joko Widodo, and Tobroni Tobroni. “Ontologi Dalam Ilmu Pengetahuan Mengenai Hakikat Tuhan, Manusia, Dan Alam: Sebuah Literatur Review.” Empiricism Journal 5, no. 1 (June 3, 2024): 60–79. https://doi.org/10.36312/ej.v5i1.1906.
Sarjito, Aris. “Hoaks, Disinformasi, Dan Ketahanan Nasional: Ancaman Teknologi Informasi Dalam Masyarakat Digital Indonesia.” Journal of Governance and Local Politics. Vol. 5, 2021.
Saumantri, Theguh. “AKTUALISASI MODERASI BERAGAMA DALAM MEDIA SOSIAL.” Jurnal Moderasi Beragama 03, no. 1 (2023). https://doi.org/10.15575/jw.v39i1.575.
Tampubolon, Ichwansyah, Fakultas Dakwah, Ilmu Komunikasi, and Iain Padangisimpuan. “STRUKTUR ILMU DAKWAH DALAM DISKURSUS Suatu Tinjauan Filsafat Ilmu,” n.d.
Tasruddin, Ramsiah, and Artikel Penelitian. “Peran Media Sosial Sebagai Platform Dakwah Di Era Digital: Studi Kasus Pada Generasi Milenial The Role of Social Media as a Platform for Preaching in the Digital Era: A Case Study on the Millennial Generation.” Jurnal Kolaboratif Sains 8, no. 1 (2025): 872–81. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6862.
Thadi, Robeet. “LITERASI DAKWAH DI ERA POST TRUTH.” Journal Of Islamic Communication 2, no. 1 (2021).
Ulfa, Maulida. “Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society Menjaga Moderasi Beragama Di Era Digital: Tantangan Dan Strategi Menghadapi Teknologi Maintaining Religious Moderation in the Digital Age: Challenges and Strategies for Facing Technology” 3, no. 1 (2024): 43–63. https://j-las.lemkomindo.org/index.php/BCoPJ-LAS.
Wilfridus Gobang, Paulus, Kuniberth De Forbin, Janson Seran, Dominggus Berun, and Dimas Satyawardana. “Krisis Kepercayaan: Refleksi Filsafat Manusia Terhadap Kerentanan Emosional Dan Penyebaran Hoaks Dalam Era Digital.” Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 1, no. 11 (2024). https://doi.org/10.5281/zenodo.11521546.
Yakub, M. “Dakwah Humanis Dalam Lintasan Sejarah Islam,” n.d.
Yusuf, Drs Maimun, M Ag, Prodi Bimbingan, Konseling Islam, Fakultas Dakwah, and Dan Komunikasi. “Dakwah Dalam Perspektif Klasik Dan Kontemporer.” Vol. 5, n.d. http://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Taujih.
Yusuf, Muhammad, and Muhammad Anshar. “Strategi Dakwah Dan Peran Jurnalis Islam Pada Era Digital.” Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora 11, no. 1 (January 6, 2025): 36–46. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v11i1.32













