Pengembangan Ide Bisnis Unit Usaha Toko Kitab Al-Bidayah Jember
Main Article Content
Desy Intan Triarna Liontin
Kamiliatus Syarifah
Nafisatul Habibah
Naisa Putri Salsabila
Nazwa Aulia Ma’rifa
Putri Amanda Dwi Lestari
Penelitian ini dilakukan untuk memahami perencanaan ekonomi mandiri di Pondok Pesantren Al-Bidayah, sebuah pesantren Salafiyah yang didirikan pada tahun 2007 dan tidak menjalin hubungan kerja sama dengan pihak luar. Penelitian ini memfokuskan pada strategi internal yang diambil untuk mencapai kemandirian ekonomi tanpa bergantung pada bantuan dari luar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, di mana informasi diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola pesantren, dan studi dokumentasi. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa perencanaan ekonomi di Pondok Pesantren Al-Bidayah dilakukan secara mandiri dengan dukungan modal internal yang memadai. Beberapa usaha sederhana, seperti toko kitab, toko buah, penginapan, dan partisipasi santri dalam aktivitas produktif, dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari. Meskipun tidak ada kolaborasi dengan pihak luar, pengelolaan ekonomi dilakukan secara kolektif dan berdasarkan nilai-nilai yang dianut oleh Pesantren Salafiyah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan ekonomi mandiri di Pondok Pesantren Al-Bidayah memiliki potensi untuk bertahan, dengan catatan bahwa pengelolaan dan pengembangan usaha masih perlu ditingkatkan agar lebih teratur dan efektif.
Anshori, Saiful. (2017). Manajemen Kaderisasi dalam Organisasi Islam. Yogyakarta: Deepublish.
Arwani, Ahmad, & Masrur. (2022). Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 2757–2759.
Berg, C. C. (1985). Islam di Indonesia. Jakarta: PT. Tiara Wacana.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai.
Gurl, E. (2017). SWOT analysis: A theoretical review.
Haedari, I. (2012). Dinamika pesantren dan madrasah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.Huda,
Miftahul. (2021). Strategi Pengembangan Ekonomi Pesantren dalam Meningkatkan Kemandirian Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Al-Tafaqquh: Jurnal Ilmu Keislaman, 5(1), 12–14.
Johns, A. H. (1975). Islam in Southeast Asia: Reflections and new directions. Indonesia, (19), 33-55.
Kasmir, & Jakfar. (2014). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Kencana.
Mankiw, N. Gregory. (2014). Principles of Economics (7th ed.). Boston: Cengage Learning.
Mankiw, N. Gregory. (2014). Principles of Economics (7th ed.). Boston: Cengage Learning.
Mulyadi, M. (2018). Ekonomi Pesantren: Kemandirian, Transformasi, dan Pemberdayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nurhopippah, Veppi. (2024). Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pondok pesantren: Studi deskriptif di Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri’ Pusat Cianjur (Tesis Sarjana). Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Stewart, T. A. (1997). Intellectual Capital: The New Wealth of Organizations. New York: Doubleday/Currency.
Sukirno, Sadono. (2016). Pengantar Teori Makroekonomi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Zakaria, Rasyid. (2020). Kemandirian Ekonomi Pesantren Hendaknya Jadi Perhatian. NU Online.













