Penerapan Penghargaan (Reward) dan Hukuman (Punishment) dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Az-Ziyadah Jakarta Timur
Main Article Content
Jeri Helmi
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penerapan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Az-Ziyadah Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, yang semuanya itu untuk menjawab permasalahan tentang penerapan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah Jakarta Timur.
Kesimpulan dari penelitian ini meliputi; penerapan/implementasi penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) di pondok pesantren Az-Ziyadah sudah sesuai dengan konsep teori penerapan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) menurut Skinner, namun masih terdapat di bagian penerapan penghargaan (reward) yang belum tersusun atau sistematis dalam penyusunan standar serta penerapannya. Kemudian penerapan/implementasi penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) di pondok pesantren Az-Ziyadah memiliki peran dalam membantu meningkatkan kedisiplinan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah. Namun dalam penerapan terhadap penghargaan (reward) kiranya belumlah tersusun secara tersistem, hanya sebatas pemberian penghargaan (reward) berbentuk verbal atau dengan kalimat-kalimat pujian dan berbentuk gestural saja. Dan penerapannya akan penghargaan tersebut sendiri lebih banyak diterapkan pada waktu atau keadaan tertentu saja, seperti ketika ada kegiatan perlombaan santri tahunan yang diadakan oleh pengurus pondok pesantren Az-Ziyadah.
Selanjutnya dalam mencapai kedisiplinan santri yang baik, Pondok Pesantren Az-Ziyadah telah menerapkan tindakan reward dan punishment, meskipun reward yang diterapkan hanya berupa verbal atau kalimat dan gerak tubuh serta belum terstruktur dengan baik. Sebaliknya, penerapan hukuman (punishment) sudah terstruktur dengan baik. Dan terdapat pula bukti yang menunjukan bahwa penerapan atau implementasi penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) berdampak secara positif terhadap meningkatkan kedisiplinan santri dari berbagai aspek disiplin, seperti disiplin waktu, kegiatan, peraturan dan menghafal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penerapan atau implementasi penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) adalah baik dan maksimal dalam meningkatkan kedisiplinan santri di pondok pesantren Az-Ziyadah.
Abi Yahya Zakariyya Al-Anshari Asy-Syafi’i, Asnal Mathalib, Beirut: Dar Al-Kutub Ilmiah, Juz. V
Fristiana Iriana, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Yogyakarta: Parama Ilmu, 2017
Hendi Suhendi, Fiqih Muamalah, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008
John M. Echol, Hasan Shadily, Kamus Bahasa Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia, 1996
M Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007
Mudzakir Ali, Ilmu Pendidikan Islam, Semarang: PKI2 Universitas Wahid Hasyim, 2012, Cet ke-5
Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2018
Republik Indonesia, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Bab I Pasal 1
Robert E. Slavin. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Indeks, 2011
Santoso Sastropoetra, Partisipasi, Komunikasi, Persuasi dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional, Bandung: Penerbit Alumni, tth
Ummi Sa’adah, “Hukuman Dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren”, dalam Jurnal Pedagogik, Vol. 04 No. 01 Tahun 2017
Umar Sidiq, “Urgensi Pendidikan pada Anak Usia Dini”, dalam Jurnal Insania, Vol. 16 No. 2 Tahun 2011













