Media Video Berbasis Wayang Sebagai Sarana Penanaman Nilai Toleransi Dalam Pembelajaran PPKn
Main Article Content
Nurul Fauziah
Mutmainah Puspa Dewi
Angela Putri
Revi Ergita Sari
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video edukatif berbasis wayang sebagai sarana penanaman nilai toleransi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan Analysis, Design, Development, dan Implementation terbatas. Hasil tahap analisis menunjukkan bahwa guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan karakter budaya lokal. Media video kemudian dirancang menggunakan tokoh wayang anak dan cerita yang mengandung konflik sosial dan resolusinya melalui sikap toleransi. Validasi ahli menunjukkan bahwa media ini layak digunakan baik dari aspek materi maupun teknis. Uji coba terbatas kepada siswa kelas V menunjukkan respons positif: siswa menunjukkan keterlibatan tinggi dan mampu memahami nilai toleransi yang disampaikan. Guru juga menyatakan bahwa media ini mudah digunakan dan efektif dalam mendukung pembelajaran PPKn. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video edukatif berbasis wayang memiliki potensi besar sebagai media karakter yang kontekstual dan menyenangkan. Diperlukan pengembangan lebih lanjut melalui implementasi luas dan evaluasi kuantitatif.
Azis, F. (2024). Penguatan pendidikan karakter melalui pendekatan culturally responsive teaching di kelas VI SD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(1), 45–54. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/4409
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Manurung, A. S., & Adhulhadi, A. (2025). Pengembangan video interaktif pada pembelajaran pecahan untuk siswa kelas IV SD. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 12(1), 10–18.
Muttaqin, M. F., & Nurmansyah, D. (2024). Implementasi pendidikan multikultural dalam PKN untuk menumbuhkan toleransi dan nasionalisme siswa sekolah dasar. JISPE: Journal of Islamic Primary Education, 3(2), 67–75. http://jurnal.idaqu.ac.id/index.php/jispe/article/view/536
Prasetya, S. P., & Putri, S. A. (2025). Pengembangan media JPM pada pembelajaran IPS kelas V SD. Jurnal Dialektika Pendidikan, 9(1), 33–41.
Putra, R., & Wahyuni, S. (2020). Strategi penanaman nilai toleransi melalui pembelajaran PPKn berbasis proyek. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 112–119.
Ramadhani, S. P., & Antonia, T. A. (2025). Pengembangan board game berbasis kebudayaan Indonesia pada mata pelajaran matematika. Vox Edukasi, 6(1), 56–64.
Sari, S. K., & Sujarwo. (2025). Pengembangan media miniatur “Tumbuhanku” untuk mengenalkan bagian tanaman pada siswa SD. Indonesian Research Journal in Education (IRJE), 4(1), 24–33.
Suciptaningsih, O. A., & Tiningrum, A. (2025). Microsite s.id sebagai media inovatif dalam pengembangan bahan ajar PPKn dengan model ADDIE. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(2), 40–49.
Sukartiningsih, W., & Chusnah, P. C. (2024). Penguatan karakter berkebinekaan global pada pembelajaran Pancasila melalui model value clarification. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 55–63. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/18360
Susanti, S., & Saputro, T. V. D. (2025). Pengembangan e-modul berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran IPS SD. Jurnal Jendela Pendidikan, 7(2), 22–29.
Syachruroji, A., & Selvi, S. M. Y. (2025). Pengembangan media QuizWhizzer untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PPKn SD. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 14(2), 75–83.
Syamsul, B. A., & Rahmat, A. (2023). Pengaruh media visual berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan sikap sosial siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 88–96.
Wiranti, D. A., Saputri, N. A., & Munir, M. M. (2025). Pengembangan magic pocket book untuk membaca permulaan di kelas awal. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(2), 102–110.
Wulandari, A., Suhartono, & Nisa, A. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 28–36.
Yunita, T. (2025). Pengembangan bahan ajar LMS untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 5(2), 33–42.













