Perancangan Kampanye Sosial Tentang Dampak Buruk Perilaku Konsumtif
Main Article Content
Dea Ananda Puspita
Aryoni Ananta
Perilaku konsumtif di kalangan generasi muda menjadi fenomena yang semakin berkembang di era digital akibat pengaruh media sosial, tren gaya hidup, dan kebutuhan akan validasi sosial. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik secara finansial maupun psikologis. Perancangan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda usia 18-24 tahun terhadap dampak buruk perilaku konsumtif serta pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan. Kampanye ini dirancang dengan pendekatan komunikasi visual menggunakan metode AISAS (Attention, Interest, Seacrh, Action, Share) dan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) dengan media utama berupa iklan layanan masyarakat yang didukung berbagai media bauran lainnya. Hasil perancangan menghasilkan kampanye sosial ‘Pahami Butuhmu’ dengan tagline ‘Pilah yang perlu, tunda yang cuma semu”. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kampanye ini mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran audiens terhadap dampak perilaku konsumtif. Penggunaan media sosial juga dinilai efektif dalam menjangkau target audiens dan menyampaikan pesan kampanye. Kampanye ini berpotensi untuk dikembangkan melalui berbagai meida guna memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Survei Profil Internet Indonesia 2025. Jakarta: APJII, 2025. We Are Social, & DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. We Are Social.
https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia.
Jakpat. 2024. Survei Jakpat: Penggunaan e- Wallet hingga Paylater Kian Populer di Kalangan Warga RI. https://finansial.bisnis.com/read/20240716/563/1782631/survei-jakpat-penggunaan-e-wallet-hingga-paylater-kian-populer-di-kalangan-warga-ri/. Diakses 16 Agustus 2025.
Populix. 2020. Riset Populix: Tren Belanja Online Masyarakat Indonesia dalam https://info.populix.co/articles/tren-belanja-online-masyarakat-indonesia/. Diakses 9 November 2020.
3088-988X
Elnino, S. R., Lesawengen, L., & Lasut, J.J. 2020. Tindakan Konsumtif Dalam Aktivitas Belanja Online Mahasiswa Di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Holistik, 13(3), 1-13.
Kurniawan, M. A., Safitri, W. N., Sari, A. C., & Mustikawan, A. 1 Juni 2025. Pengaruh Gaya Hidup dan Literasi Finansial terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7 (1), 116-130.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 2024. Literasi Keuangan: Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap dalam Mengelola Keuangan. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Literasi-Keuangan.aspx. Diakses 22 September 2025.
Laili, N. I., & Muchlis, M. M. (2024). Analisis Dampak Perilaku Konsumtif Remaja: Perspektif Riba Dalam Penggunaan PayLater di Platform E-Commerce Shopee. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 2(2), 20–31.
Pratiwi, F. Y., & Zulian, I. (2023). Tren Konsumerisme dan Dampak Fast Fashion Bagi Lingkungan Kota Medan.
Akselerasi: Jurnal Ilmiah Nasional, 5(3), 106–116.
Adistia, E., Ardana, Y., & Zumaroh. (2025). Pengaruh Media Sosial dan Diskon terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Generasi Z di Industri Fashion pada Mahasiswa di Kota Metro. EKUILNOMI: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(2), 421–429.
Fatmawatie, N. (2022). E-commerce dan perilaku konsumtif. Kediri: IAIN Kediri Press. ISBN: 978-623-7682-06-6. Hidayat, E. F., Halim, B., & Viatra, A. W. (2023). Kampanye sosial penerapan gaya hidup minimalis terhadap wanita di
Kota Palembang. Jurnal VisART: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 1(2), 334–350.













