Pengelolaan Perikanan Dalam Konsep Ekowisata Desa Wisata Nyarai
Main Article Content
Clara Hotma Uli.S
Muhammad Fadhli
Desa Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kabupaten Padang Pariaman merupakan destinasi ekowisata berbasis masyarakat yang memanfaatkan potensi perikanan air tawar melalui sistem ikan larangan sebagai bentuk kearifan lokal. Sistem ini berfungsi menjaga kelestarian sumber daya ikan sekaligus menjadi daya tarik wisata. Namun, pengelolaannya masih menghadapi tantangan berupa ancaman penangkapan ikan secara ilegal, keterbatasan fasilitas, dan dampak bencana alam terhadap keberlanjutan kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan perikanan melalui sistem ikan larangan dalam konsep ekowisata, penerapan prinsip-prinsip ekowisata, serta dampak pengelolaan perikanan terhadap aspek ekologi, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Wali Nagari, pengelola Desa Wisata Nyarai, Ninik Mamak, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan analisis menggunakan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan perikanan di Desa Wisata Nyarai menerapkan pendekatan Ecosystem-Based Fisheries Management (EBFM) dan Community-Based Fisheries Management (CBFM) melalui konservasi ekosistem sungai, pengelolaan berbasis musyawarah, serta partisipasi masyarakat. Prinsip-prinsip ekowisata telah diterapkan melalui konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, dan pendidikan lingkungan. Pengelolaan tersebut memberikan dampak positif terhadap kelestarian ekosistem, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan partisipasi masyarakat, serta pelestarian tradisi adat buka lubuk sebagai identitas budaya Nagari Salibutan.
Waode Munaneni, D. (2024). Potensi dan Pengelolaan Perikanan.
Creswell. (2021). Essential Skills for the Qualitative Researcher Asmin, F., Layout, D., Asmin, F
E., Berkelanjutan, P., Dari, D., Sederhana, K., & Istri, U. (2017). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan.
Andronicus, D. (2016). Kajian keberlanjutan pengelolaan ekowisata berbasis daerah perlindungan laut ( DPL ). 4(1), 1–10.
Wurliyanti. (2020). Pengelolaan Ekowisata Berkelanjutan ( Sustainable Ecotourism ) di Seram Utara dan Seram Utara Barat Kabupaten Maluku Tengah Barnabas Wurlianty World Wide Fund for Nature ( WWF ) Indonesia Wilayah Ambon Maluku













