Koreografi Tari Pilin Salapan Di Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat
Main Article Content
Sulistari
A.A.I.A Citrawati
Rasmida
Yan Stevenson
Penelitian ini membahas koreografi Tari Pilin Salapan di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat sebagai warisan budaya yang lahir dari semangat perjuangan masyarakat melawan penjajah Belanda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis koreografi Tari Pilin Salapan berdasarkan unsur penari, gerak, musik, rias, busana, properti, pola lantai, tata cahaya, tempat pertunjukan, serta fungsi dan makna tari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori koreografi Y. Sumandiyo Hadi yang menitikberatkan pada unsur gerak, ruang, waktu, dan tenaga, serta didukung teori Robby Hidajat yang memandang koreografi sebagai proses penataan gerak tari secara sadar dan memiliki kesatuan bentuk sehingga menghasilkan sajian tari yang utuh dan estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Pilin Salapan memiliki koreografi yang sederhana, tetapi menuntut kekompakan dan keterampilan penari. Geraknya mencerminkan nilai kebersamaan, keberanian, dan saling menghargai, sedangkan properti, musik, busana, dan rias memperkuat identitas budaya masyarakat Air Bangis. Tari ini berfungsi sebagai hiburan, media pendidikan, serta sarana pelestarian budaya dan pewarisan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.
Badan Pusat Statistik. 2023. Kabupaten Pasaman Barat Dalam Angka 2023. Pasaman Barat: BPS Kabupaten Pasaman Barat.
Bramiko, Sandira Raka (2024) “Perancangan Film Dokumenter Tentang Jejak Tradisi Tari Salapan Air Bangis di Kabupaten Pasaman Barat”. Skripsi Padang: Universitas Putra Indonesia "YPTK"
Dibia, I Wayan. 2006. Tari Komunal. Denpasar: Pustaka Bali Post.
Hadi, Y. Sumandiyo. 2007. Kajian Tari: Teks dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Hadi, Y. Sumandiyo. 2017. Koreografi: Bentuk, Teknik, Isi. Yogyakarta: Cipta Media.
Harymawan, RMA. 1988. Dramaturgi. Bandung: Rosda Karya.
Hidajat, Robby. 2013. Koreografi dan Kreativitas: Pengetahuan dan Petunjuk Praktikum Koreografi. Malang: Surya Pena Gemilang.
Moleong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Murgiyanto, Sal. 1992. Koreografi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Navis, A.A. 1984. Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Pers.
Nazir, Moh. 2014. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Reid, Anthony. 2011. Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450–1680. Jakarta:Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Soedarsono. 1976. Pengantar Pengetahuan Tari. Yogyakarta: Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI).
Soedarsono. 1978. Pengantar Pengetahuan dan Komposisi Tari. Yogyakarta:Akademi Seni Tari Indonesia.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2021. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.













