Transformasi Pembelajaran Digital Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Pada Era Society 5.0
Main Article Content
Reonaldi
Suci Yuniati
Artikel ini mengkaji peran pembelajaran digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di era Society 5.0. Pendekatan yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah dari tahun 2021 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran digital memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan matematis siswa melalui penggunaan berbagai platform dan media digital seperti GeoGebra, Learning Management System (LMS), video interaktif, dan kecerdasan buatan. Di era Society 5.0, integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan akses teknologi dan kompetensi digital guru. Implikasi praktis dari kajian ini adalah perlunya kebijakan sistemik dalam pengembangan infrastruktur digital dan peningkatan kompetensi pedagogik berbasis teknologi bagi para pendidik matematika.
As’ari, A. R., et al. (2021). Matematika untuk SMA/MA: Buku guru. Kemendikbud.
Atsnan, M. F., & Gazali, R. Y. (2022). Penerapan pendekatan scientific dalam pembelajaran matematika SMP kelas VII materi bilangan (pecahan). Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 180–192.
Badan Standar Nasional Pendidikan. (2022). Standar nasional pendidikan: Kompetensi lulusan era digital. BSNP.
Delima, N., & Maya, R. (2021). Penerapan blended learning berbasis flipped classroom pada pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. JNPM: Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 5(2), 212–225.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Depdiknas.
Fauzi, A., & Sulisworo, D. (2023). Pemanfaatan artificial intelligence dalam pembelajaran adaptif matematika: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 10(2), 115–128.
Fitri, A., & Dewi, N. R. (2022). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 7(1), 90–102.
Hidayat, H., & Agustin, R. D. (2021). Efektivitas penggunaan aplikasi GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2451–2465.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Roadmap transformasi digital pendidikan Indonesia 2021–2025. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022a). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran dan asesmen. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022b). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022 tentang standar proses pada pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbudristek.
Noer, S. H. (2021). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran matematika tingkat menengah. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(2), 85–97.
Priyatni, E. T., & Nurhadi. (2022). Pembelajaran literasi dalam konteks pendidikan abad ke-21 dan Society 5.0. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(1), 28–39.
Putra, D. W., & Budi, A. S. (2022). Transformasi pembelajaran matematika di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 7(1), 10–22.
Putri, H. P., & Buchori, A. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Android pada materi transformasi geometri untuk siswa SMA. UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 9(3), 281–294.
Putri, Y., & Nusantara, T. (2022). Efektivitas e-learning berbasis LMS Moodle pada pembelajaran matematika perguruan tinggi selama pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(1), 30–42.
Rahmatullah, S., & Kadir. (2023). Pengembangan bahan ajar digital matematika berbasis problem-based learning untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMA. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 10(1), 52–65.
Retnawati, H., et al. (2022). Profil kemampuan matematis siswa Indonesia dalam studi PISA dan implikasinya terhadap pembelajaran digital. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 9(1), 8–21.
Rusman. (2021). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Rajawali Pers.
Sari, H. P., & Buchori, A. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Android pada materi transformasi geometri untuk siswa SMA. UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 9(3), 281–294.
Surya, E., & Putri, F. A. (2022). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model pembelajaran berbasis proyek digital. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 10(1), 68–80.
Suryadi, B., & Lismaya, L. (2022). Kompetensi guru matematika di era Society 5.0: Literasi digital dan pedagogik. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 45–57.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO.
Utomo, F. H. (2022). Platform pembelajaran daring dalam meningkatkan hasil belajar matematika: Studi kasus di sekolah menengah atas. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 28–40.
Wahyuni, R., & Israr, I. (2021). Penggunaan video pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa SMP. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 151–162.
Widodo, J. (2022). Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi. Sekretariat Negara.













