Hubungan Perilaku Bullying Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di Smp N 28 Padang Tahun 2025
Main Article Content
Hilwa Afrilia
Syalvia Oresti
Febby Irianti Deski
Masa remaja merupakan fase kritis dalam perkembangan psikososial, di mana individu rentan mengalami gangguan kesehatan mental akibat berbagai faktor, salah satunya perilaku bullying. Kejadian bullying di lingkungan sekolah masih sering ditemukan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun psikologis, yang dapat berdampak pada penurunan kepercayaan diri, prestasi belajar, serta kesehatan mental remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku bullying dengan kesehatan mental pada remaja di SMPN 28 Padang.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SMPN 28 Padang yang berjumlah 288 orang, dengan sampel sebanyak 74 responden yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling berdasarkan rumus Slovin. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2025. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10–12 Juni 2025 menggunakan kuesioner Olweus Bully Victim Questionnaire (OBVQ) dan Mental Health Continuum Short Form (MHC-SF). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 37,8% responden memiliki tingkat perilaku bullying kategori sedang dan 44,6% responden memiliki kesehatan mental kategori sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku bullying dengan kesehatan mental pada remaja di SMPN 28 Padang. Disarankan agar pihak sekolah menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan masukan dalam upaya meningkatkan kesehatan mental siswa melalui pencegahan bullying, pemberian edukasi dan penyuluhan, serta meningkatkan keterlibatan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif.
Amalia, N. P. A., & Haryati, T. (2023). Pengaruh Bullying Terhadap Kesehatan Mental Siswa. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(3), 1819–1824. https://doi.org/10.55681/jige.v4i3.1250
Agishia Sesha, V. 2021. Dampak Bullying Terhadap Perilaku Remaja Masa Kini. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 2(1), 50–58. Https://Doi.Org/10.30596/Jisp.V2i1.3976
Anggraini, Refi Fresiliya, Feri Agustriyani, and Rini Palupi. "Hubungan Perilaku Bullying Terhadap Kesehatan Mental di SMP 4 Gading Rejo." Health Research Journal of Indonesia 3.4 (2025): 197-203.
Ariadi, P. (2013). Kesehatan Mental Dalam Perspektif Islam. Syifa’medika, 3(2).
Arianti, D., & Susanti, A. (2025). Peran Dukungan Sosial Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja di Lingkungan Sekolah. Jurnal Ners, 9(2), 20772083.
Christofora. (2023). Mengenal jenis-jenis bullying dan bagaimana mencegahnya. Cahaya Harapan.
Fauziah. (2025). Dimensi Kreatif dalam Pembelajaran Bipa.CV Basya Media.
Fauziyah. (2018). GAMBARAN MASALAH KESEHATAN JIWA MAHASISWI YANG TINGGAL DI PONDOK PESANTREN AL HUSNA SUMBERSARI JEMBER. Repository Universitas Jember. [Diakses pada 19 Desember 2020].
Fithria, Fithria, and Rahmi Auli. 2021. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying.” Idea Nursing Journal 7, no. 3 (2016): 9–17. https://doi.org/10.52199/inj.v7i3.6440.
Gainau, M. B. 2021. Perkembangan Remaja Dan Problematikanya. Yogyakarta : PT Kanisius
Hairunisa, N., Ayu SHP, R., & Rosdiana. (2022). TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PERILAKU BULLYING DIKALANGAN PELAJAR DI SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN. Jurnal Lex Suprema, 4(1)
Hamidah, R. N., & Rosidah, N. S. (2021). Konsep Kesehatan Mental Remaja dalam Perspektif Islam. Prophetic Guidance and Counseling Journal, 2(1), 26–33.
Jahja, Y.(2011). Psikologi perkembangan (Edisi Pert). Kencana Prenada Media.
Kowalski, R M., Toth,A., & Morgan, M. (2018). Bullying and cyberbullying in adulthood and the workplace. The Journal of Social Psychology, 58(1),6481.
Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Stimulasi Perkembangan Psikososial Pada Remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 115–125. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i2.1 80
Meilita,weni (2023). Asuhan sehat jiwa sepanjang rentang kehidupan. 60-62
Miller, K. D. (2019). Apa Itu Teori Kesehatan Mental? (Termasuk Daftar). Apa Itu Teori Kesehatan Mental? (Termasuk Daftar),September 2019.https://positivepsychology.com/mental-health-theories/
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan / Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo,S.K.M.,Https://Opac.Perpusnas.Go.Id/DetailOpac.Aspx?Id= 1208446,246.
Oktizulvia, C., & Kesuma, S. I. (2023). Pencegahan Perilaku Bullying pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 06 Pasir. JPIK (Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan),2(1),2732.http://jpik.stikesalifah.ac.id/index.php/pengmas/artic le/view/15/19
Olweus, Dan, and S. P. L. (2007). Olweus Bullying Prevention Program: Teacher Guide. Hazelden Publishing.
Permata, J. T., & Nasution, F. Z. (2022). Perilaku Bullying Terhadap Teman Sebaya Pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 614-620.
Sakdiyah, E. H. (2013). Dimensi Perilaku Promosi Kesehatan Remaja Berdasarkan Perbedaan Jenis Kelamin. Psikoislamika : Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 10(1). https://doi.org/10.18860/psi.v10i1.6358
Sarlito W, S (2012). Psikologi remaja ( edisi revi). Rajawali.
Sartika, A., Oktarianita, & Padila. (2021). Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pkpr. Journal of Telenursing (JOTING) Volume, 3(1), 123.
Sejiwa. (2008). Bullying : panduan bagi orang tua dan guru memgatasi kekerasan disekolah dan lingkungan ( A. Nusantara (ed); Cet 1.) Grasindo
Setia Budi. (2016). Kill Bullying Hentikan Kekerasan Disekolah.
Suripto, A. P., Dewi, A. S., Aprilia, C., Romadhoni, L. A., & Kristiana, T. (2024). Dampak Bullying Pada Pelajar Ditinjau Dari Aspek Kesehatan Dan HAM. Bengawan Nursing Journal, 2(1), 21-28.
Syahraeni, A. (2020). Pembentukan Konsep Diri Remaja. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 61–76.
Tirtonegoro, S. (2022). Menjaga Kesehatan Mental Anak di Lingkungan Dinkes. Keluarga dikes lingkungan-keluarga/ kalbarprov.go.id/menjaga-kesehatan-mental-anak-di
Tri Putri, Helen (2024) HUBUNGAN BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN DI KOTA JAMBI TAHUN 2024. S1 thesis, UNIVERSITAS UNJA
Wahdi, Amirah E., et al. "Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (INAMHS)." Pusat Kesehatan Reproduksi (2022).
Wijaya, B. A. 2021. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Sikap Terhadap Bullying pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Gambiranom Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta.
World Health Organization. (2021). Maternal, newborn, child and adolescent health.
Wulandari, (2022). Bentuk bullying dan cara mengatasi masalah bullying di sekolah dasar. Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 1(04), 496-504.
Yudha, R. K., Lubis, E., Hainun, R., & Syarkati, S. (2022). Sosialisasi tentang Dampak Bullying pada Remaja. Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services, 2(2), 251–256. https://doi.org/10.53363/bw.v2i2. 94
Yusuf, S (2016). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya













