Sebaran Debu Dan Risiko Kesehatan Masyarakat Di Sekitar Pabrik Gula X: Analisis Perbandingan Musim Giling Dan Tidak Giling
Main Article Content
Rofifah Zulfa Azizah
Naris Dyah Prasetyawati
Sigid Sudaryanto
Adib Suyanto
Aktivitas industri gula selama musim giling berpotensi meningkatkan konsentrasi debu partikulat yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat di sekitar pabrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran debu partikulat (PM2,5 dan PM₁₀) serta risiko kesehatan masyarakat di sekitar Pabrik Gula X, berdasarkan perbedaan musim giling dan non-giling. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif-analitik dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengukuran PM2,5 dan PM₁₀ dilakukan menggunakan alat DAZ-400 pada radius 0–2000 meter dari sumber emisi, disertai wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi debu cenderung menurun seiring bertambahnya jarak dari sumber pencemar dan mengikuti arah angin dominan. Pada musim giling, rata-rata konsentrasi PM2,5 tertinggi sebesar 40,26 µg/m³ ditemukan pada radius 0–500 meter. Terdapat perbedaan signifikan keluhan kesehatan antara musim giling dan non-giling (p<0,05) serta hubungan yang signifikan antara paparan debu dan keluhan kesehatan masyarakat (p<0,05). Disimpulkan bahwa aktivitas musim giling meningkatkan konsentrasi debu partikulat dan risiko gangguan kesehatan, terutama pada wilayah yang berdekatan dengan sumber emisi.
Bălă, G.-P., Râjnoveanu, R.-M., Tudorache, E., Motișan, R. & Oancea, C., 2021, ‘Air pollution exposure—the (in)visible risk factor for respiratory diseases’, Environmental Science and Pollution Research, 28(16), 19615–19628.
Bayraktar, O.M. & Mutlu, A., 2024, ‘Analyses of industrial air pollution and long-term health risk using different dispersion models and WRF physics parameters’, Air Quality, Atmosphere & Health, 17(10), 2277–2305.
BPS-Statistic of Magetan Regency, 2025, Kabupaten Magetan Dalam Angka. BPS Kabupaten Magetan.
Farmer, D.K., Boedicker, E.K. & DeBolt, H.M., 2021, ‘Dry Deposition of Atmospheric Aerosols: Approaches, Observations, and Mechanisms’, Annual Review of Physical Chemistry, 72(1), 375–397.
Kementerian Kesehatan, 2023, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.
Li, Z., Ming, T., Shi, T., Zhang, H., Wen, C.-Y., Lu, X., Dong, X., Wu, Y., Richter, R. de, Li, W. & Peng, C., 2021, ‘Review on pollutant dispersion in urban areas-part B: Local mitigation strategies, optimization framework, and evaluation theory’, Building and Environment, 198, 107890.
Liu, K., Hua, S. & Song, L., 2022, ‘PM2.5 Exposure and Asthma Development: The Key Role of Oxidative Stress’, Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2022(1).
Parra, L., 2022, ‘Remote Sensing and GIS in Environmental Monitoring’, Applied Sciences, 12(16), 8045.
Republik Indonesia, 2021, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
WHO, 2021, WHO Global Air Quality Guidelines: Particulate Matter (PM2.5 and PM10), Ozone, Nitrogen Dioxide, Sulfur Dioxide and Carbon Monoxide, WHO.
WHO, 2021, Public Health, Environmental, and Social Determinants of Health (PHE), Geneva: WHO.













