Pengaruh Pemberian Teknik Pursed Lips Breathing Terhadap Perubahan Frekuensi Nafas Pada Pasien PPOK Di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat
Main Article Content
Puti Sabrina Feoniti
Rebbi Permata Sari
Hidayatul Rahmi
Kejadian pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang mengalami peningkatan frekuensi napas merupakan fenomena yang sering ditemukan. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan sesak napas adalah dengan latihan pernapasan Pursed Lips Breathing (PLB). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik Pursed Lips Breathing terhadap perubahan frekuensi nafas pada pasien PPOK di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah semua pasien yang menderita penyakit PPOK yang berjumlah 138 orang di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat pada tahun 2025, dengan sampel sebanyak 14 orang yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga Juli 2025. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 05 Mei-28 Mei 2025 melalui observasi dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired T Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi nafas pasien sebelum diberikan teknik Pursed Lips Breathing adalah 27,50x/menit dan menurun menjadi 22,85x/menit setelah diberikan teknik Pursed Lips Breathing. Uji Paired T-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian teknik pursed lips breathing terhadap perubahan frekuensi nafas pada pasien PPOK. Disarankan agar pihak rumah sakit menjadikan penelitian ini sebagai bahan masukan dalam proses peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan dijadikan sebagai intervensi/therapy Non-Farmakologi dalam menangani pasien PPOK.
Aam Zakiah Adawiah., Arief Yanto. (2021). Perubahan Frekuensi Pernafasan Dan Saturasi Oksigen Pada Klien Dengan Asma Menggunakan Terapi Pursed-Lip Breathing (2021). Ners Muda, Vol 2 No 3, Desember 2021 e-ISSN: 2723-8067.
Agusti, A. et al. Global strategy for the diagnosis, management, and prevention of chronic obstructive pulmonary disease: GOLD 2023 Report. (2023).
Ahmad, F. F. R. (2021). Konsentrasi Kalsium Serum Dengan Fungsi Paru Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK).
Almina Rospitaria Tarigan. (2022). Pengaruh Pelaksanaan Pursed Lips Breathing Terhadap Frekuensi Pernafasan Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik (Ppok) Di Rsud Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Kohesi Vol. 6 No. 3, Juli 2022.
Arief Sulistyanto, B., Rahmawati, D. I., Irnawati, I., & Kartikasari, D. (2023). Effect of Pursed Lip Breathing (Plb) Exercise on Respiratory Status in Patients With Chronic Obstructive Pulmonary Disease (Copd). Jurnal Perawat Indonesia, 7(1), 1259–1265. https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1 .2180
Budhi Antariksa., Arief Bahtiar., Wiwien Heru Wiyono. (2023). Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok) Pedoman Diagnosis Dan Penatalaksanaan Di Indonesia 2023. Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
Durham&Adcock,2015; Faneret, al,2014 dalam buku Keperawatan Medikal Bedah Sistem Respirasi Copyright Yayasan Kita Menulis, 2021.
Esther Kristiningrum. (2019). Farmakoterapi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) (2019). Jakarta, Indonesia : Departemen Medical, PT Kalbe Farma Tbk
Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease. (2022). GOLD Report 2022. Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease, 141.
Iqbal, M., & Aini, D. N. (2021). Penerapan Latihan Pursed Lips Breathing Terhadap Respiratory Rate Pada Pasien PPOK Dengan Dyspnea Muhammad. Jurnal Ners Widya Husada, 8(3), 1–5.
Kemenkes. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Naibaho, E. N., & Kabeakan, S. M. (2021). Pengaruh Terapi Active Cycle Of Breathing Technique Terhadap Frekuensi Pernafasan (Respiratory Rate) Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Indonesian Trust Health Journal, 499-506.
Najihah., Estania Megaputri Theovena (2022). Merokok dan Prevalensi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) 2022. woh [Internet]. 2022Oct.28 [cited 2025Feb.19];5(4):745-51.
Ni Made Devi Hariska Milasari, Komang Yogi Triana. (2021). Pengaruh Pemberian Posisi Semifowler Dan Teknik Pursed Lips Breathing Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Ppok DiRuang Hcu Rsd Mangusada (2021). Jurnal Ilmiah Keperawatan , Vol 7, No 1.
Nurbadriyah, W. D. (2022). Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). In Asuhan Keperawatan Sistem pernafasan Berbasis SDKI, SIKI, dan SLKI (pp. 108–121).
Potter & Perry. (2009). Buku Fundamental Of Nursing Edisi 3, (2009).
Rahma Devia., Anik Inayati., Sapti Ayubbana. (2022) Penerapan Pemberian Posisi Tripod Dan Pursed Lips Breathing Exercise Terhadap Frekuensi Pernapasan Dan Saturasi Oksigen Pasien Ppok Di Ruang Paru Rsud Jendral Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2022. Jurnal Cendikia Muda Volume 3, Nomor 4, Desember 2023.
Ramadhani, S., Purwono, J., Utami, I. T., Keperawatan, A., Wacana, D., Kunci, K., & Nafas, S. (2022). Penerapan Pursed Lip Breathing Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik (Ppok) Di Ruang Paru Rsud Jend. Ahmad Yani Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2, 276–284.
Sahrudin & Akhyrul anam. (2021) dalam buku Kardiobaskular Dalam Asuhan Keperawatan Medical Bedah, 2021.
Smeltzer & Bare in Gelok, M. H. D., & Mukin, F. A. (2024). Penerapan Purse Lips Breathing Exercise Untuk Mengatasi Pola Nafas Tidak Efektif Pada Pasien Dengan Pneumonia Di Ruang Mawar RSUD dr.T.C Hillers Maumere. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1223–1229.
Sugiyono. (2017). Metodelogi Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Alfabeta.
SujonoRiyadi & Harmoko (2012) dalam buku Standard Operating Procedure Dalam Praktik Klinik Keperawatan Dasar,2012.
Tim Pokja SIKI DPP, P. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (1st ed.). Jakarta Selatan.
World Health Organization (WHO). (2022). Global status report on noncommunicable diseases 2022. World Health.
World Health Organization (WHO). (2023). Global status report on noncommunicable diseases 2023. World Health, 176. https://doi.org/ISBN 9789241564854













