Makna Gaya Hidup Hemat Sebagai Praktik Konsumsi Ramah Lingkungan Pada Mahasiswa Di Tengah Pelemahan Nilai Rupiah
Main Article Content
Moh. Ardianto
Moh. Ilham Dani
M. Hidayatullah
Melemahnya nilai rupiah dan meningkatnya harga berbagai kebutuhan pokok menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat, termasuk mahasiswa. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan penyesuaian dalam pola konsumsi melalui penerapan gaya hidup hemat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk praktik gaya hidup hemat, pemaknaan gaya hidup hemat, serta makna gaya hidup hemat sebagai praktik konsumsi ramah lingkungan pada mahasiswa di tengah pelemahan nilai rupiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang terdiri atas tiga mahasiswa non pekerja, satu mahasiswa yang bekerja sambil kuliah, dan satu mahasiswa yang memiliki usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menerapkan gaya hidup hemat dengan mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan, mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan, mengelola keuangan secara lebih terencana, serta menyesuaikan pola konsumsi akibat kenaikan harga kebutuhan. Mahasiswa memaknai hidup hemat sebagai upaya mengelola kebutuhan secara bijaksana, mengendalikan keinginan, menjaga kestabilan keuangan, dan sebagai pilihan hidup yang perlu diterapkan secara berkelanjutan. Selain itu, gaya hidup hemat juga dimaknai sebagai praktik konsumsi ramah lingkungan karena mampu mengurangi pemborosan, penggunaan barang sekali pakai, serta penggunaan sumber daya secara berlebihan. Dengan demikian, gaya hidup hemat tidak hanya berperan dalam menjaga kondisi keuangan mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya perilaku konsumsi yang lebih ramah lingkungan.
Anggresa, J., Perwira Ompusunggu, D., Makdalena, J., Togatorop, M., Ananda Putri, T., Anjelina Lumban Gaol, D., Studi Ekonomi Pembangunan, P., Ekonomi dan Bisnis, F., Palangkaraya, U., & Yos Sudarso -Palangka -Kec Jekan Raya -Kota Palangka Raya -Kalimantan Tengah, J. (2026). Pengaruh Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat Di Indonesia The Effect Of Inflation On The Purchasing Power Of The Indonesian People Artikel Review. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(1), 129–136. https://doi.org/10.56338/jks.v9i1.9796
Farhan, A. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Di Kalangan Pekerja. Media Mahardhika, 18(2), 215–219. https://doi.org/10.29062/mahardika.v18i2.150
Freitas, L. M. F., Mau, Y., Amaral, C. K., & Lawalu, E. M. (2025). Dampak Inflasi terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga di Kota Kupang. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business, 8(3), 772–777. https://doi.org/10.37481/sjr.v8i3.1133
Haider, M., Shannon, R., & Moschis, G. P. (2022). Sustainable Consumption Research and the Role of Marketing: A Review of the Literature (1976–2021). Sustainability (Switzerland), 14(7), 1–36. https://doi.org/10.3390/su14073999
Irawati, R., & Kasemetan, S. L. E. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa. Jurnal EMA, 8(1), 32. https://doi.org/10.51213/ema.v8i1.312
Lubis, N. H., & Syarvina, W. (2024). Analisis Pengaruh Nilai Tukar (Kurs) dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Al-Istimrar: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 150–162. https://doi.org/10.59342/istimrar.v2i2.393
Lusardi, A., George, T., Street, G., Suite, N. W., Hall, D., & Mitchell, O. S. (2017). Financial literacy and financial sophistication in the older population annamaria. 13(4), 347–366. https://doi.org/10.1017/S1474747214000031.Financial
Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2023). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. Experiencing Citizenship: Concepts and Models for Service-Learning in Political Science, 109–118.
Nathasya, H. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), 70–80.
Nurkhanifah, E., Syamsuddin, Arifin, S., & Tamamudin. (2023). Analisis Dampak Menurunnya Daya Beli Di Lingkungan Masyarakat Indonesia Akibat Inflasi. Jurnal Sahmiyya, 2(1), 240–248. https://e-journal.uingusdur.ac.id/sahmiyya/article/view/897
Putra, I. G. L. P., & Sinarwati, N. K. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Dan Pengendalian Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 6(2), 717–726. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.71877
Reisch, L. A., & Thøgersen, J. (2015). Research on sustainable consumption: Introduction and overview. Handbook of Research on Sustainable Consumption, (Part I), 1–16. https://doi.org/10.4337/9781783471270.00006
Ritakumalasari, N., & Susanti, A. (2021). Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Locus of Control, Dan Parental Income Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(4), 1440–1450. https://doi.org/10.26740/jim.v9n4.p1440-1450
Saragih, R. F., Nasution, J., & Daulay, A. N. (1970). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Penyaluran Dana Zakat terhadap Daya Beli Masyarakat di Sumatera Utara. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(2), 157–166. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i2.19365
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Wicaksono, B., Nursanti, S., & Utamidewi, W. (2020). Motif dan Makna Penggunaan Bahasa “Jaksel” di Kalangan Mahasiswa Pengguna dalam Kehidupan Sehari-hari. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(21), 388–396.













