Perancangan Ulang Visual Identity PT Minang Kayo
Main Article Content
Muhamad Wafik
Harissman
Di Indonesia, kulit merupakan salah satu bahan mentah yang digunakan sebagai bahan baku dalam industri perkulitan dan karya seni. Hingga saat ini banyak muncul kawasan industri kerajinan kulit di berbagai wilayah di Indonesia baik di wilayah pulau sumatera hingga wilayah wilayah lainnya di luar pulau sumatera. Minang Kayo adalah Galeri Cenderamata di Serambi Mekah, Kota Padang Panjang. Sukses menjadi pusat fashion berbahan kulit, Minang Kayo ternyata lahir berawal dari keresahan si pemilik yaitu Pris Kurniawati melihat potensi kota Padangpanjang ini yang merupakan sentra industri kulit. Permasalahan Minang Kayo terletak pada identitas mulai dari logo sampai kurangnya pemanfaatan media sosial. Metode pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi, sedangkan metode analisis datanya yaitu SWOT, UniqueSelling Proposition, dan Positioning. Hasil Perancangan Ulang Visual Identity PT Minang Kayo berupa logo sebagai media utama. Logo tersebut merupakan wajah baru Minang Kayo mewakili secara keseluruhan, dengan logo ini dapat memperkuat identitas dan mempermudah pelanggan mengenalinya. Media pendukung Perancangan Ulang Visual Identity Orange Sky Garden Payakumbuh berupa signage, packaging, poster, banner, merchandise, seragam, desain sosial media, office set dan manual book.
Albert H. Munsell. 2009. Warna merupakan elemen penting dalam semua lingkup disiplin seni rupa.
Aaker, David A. 1996. Managing Brand Equity Capitalizing on The Value of A Brand Name. New York: The Free Press.
Agus Sachari dan Yan Yan Sunarya. 2002. Sejarah dan Perkembangan Desain dan Dunia Kesenirupaan Di Indonesia.Bandung: Institut Teknologi Bandung.
American Heritage Dictionary. 2000. diterbitkan kembali Pada 2006. The American Heritage Dictionary Of English Language. Boston: Houghton Mifflin Harcourt.
Collins. H. 2009. Collins English Dictionary. Complete & Unabridge 10th Edition. Amerika : Wiliam Collins Sons & Co.Ltd.
Cenadi, Christine Suharto. 1999. Corporate Identity, Sejarah, dan Aplikasinya.Tesis-Jurusan Desain Komunikasi Visual .Jakarta : Universitas Kristen Petra.
Cenadi, Christine Suharto. 1999. Corporate Identity, Sejarah, dan Aplikasinya.Jakarta : Universitas Kristen Petra.
Djito Kasilo. 2017. Komunikasi Cinta: Menembus G-Spot Konsumen Indonesia. Kepustakaan Populer Gramedia
Ferina. 2012. Redesain Wisma Fajar Senayan untuk Fungsi Wisma Atlet yang Mendukung Pemulihan Kelelahan. Tesis. Universitas Bina Nusantara, Jakarta. (ITB).
Fadhila Chasna. 2017. Perancangan Ulang Identitas Visual Fabsstore Solo dan Aplikasinya pada Media Promosi. Jurnal- Jurusan Desain Komunikasi Visual. Semarang. : Universitas Negeri Semarang.
Gelder,S.V. 2005. Global brand strategic.London : Kogan Page.
Keller, Kevin Lane. 2003. Strategic Brand Management : Building, Measuring, and Managing Brand Equity.New Jersey : Prentice Hall.
Kotler,dan Keller. 2015. Manajemen Pemasaran, Jilid 1, Edisi 13, Jakarta : Erlangga.
Sihombing, Danton, 2001. Tipografi dalam Desain Grafis. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung : Alfabeta.
Tjiptono, Fandy. 2002. Strategi Pemasaran. Yogjakarta: Penerbit Andi.
Wheeler, Alina. 2011. Brand Atlas : Branding intelligence made visible.Chicago.
Wheeler, Alina. 2013. Designing Brand Identity : An Essential Guide for the Whole Branding Team.Canada : John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey.













