Menvisualisasikan Nilai-Nilai Spiritual Surau Dalam Bentuk Karya Seni Lukis
Main Article Content
Sepri Derbiyan
Mutia Budhi Utami
Miswar
Yunis Muller
Surau atau langgar adalah masjid kecil yang biasanya digunakan sebagai tempat shalat atau pengajian. Melalui pengalaman pribadi, surau diangkat sebagai ide karena kurangnya minat para pemuda untuk pergi ke surau. Pemuda sekarang berfikir bahwa surau itu bangunan kuno dan ketinggalan zaman.Pengkarya menganggap tentang ini layak untuk diangkat menjadi karya tugas akhir dalam bentuk seni lukis.
Karya ini dihadirkan dalam bentuk representasional menggunakan gaya dekoratif dan penambahan bentuk geometri serta ornamen. Metode penciptaan karya ini melalui beberapa tahap; tahap persiapan yang melibatkan pemilihan ide dan pembuatan gambar acuan, tahap perancangan yang mencakup pembuatan sketsa alternatif, dan tahap pembuatan karya. Pada proses penciptaan diterapkan unsur seni rupa dan prinsip-prinsip seni rupa. Bentuk karya yang dihadirkan berupa visual dari objek surau dan benda yang sering ditemui di surau. Karya ini direlasikan bentuk 5 buah karya lukis. Karya ini dengan masing judul: “Surau”, “Tilawah Selepas Sholat”, “Tradisi Mengaji”, “Lembaran pengetahuan”, “Tradisi Dalam Cahaya Obor”.
Abidin, H. M. O., & Effendi, N. (2004). Surau Kito. Gre Publishing.
Afridinata, H., Samad, D., & Kosim, M. (2018). Penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui program pendidikan bernuansa surau dan budaya minangkabau. Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, 6(1), 47-66.
Bahrudin, A. (2017). Ornamen Minangkabau Dalam Perspektif Ikonografi. Isi PadangPanjang.
Chaniago, P. (2020). Representasi pendidikan karakter dalam film Surau dan Silek (analisis semiotik Ferdinand De Saussure). Journal of Islamic Education Policy, 4(2).
Dobbin, Cristine (1971). Islam Revivalism In Minangkabau At The Turn Of
Ganda Prawira, N., ed. (2005), Seni Rupa dan Kerajinan, Bandung
James, Jamie. (1996). Pop Art. Singapura: Border Press
Junaedi, D (2018), Estetika. ArtCiv. Yogyakarta
Islami, M. Z. I., Wajdi, M. F., Putri, A. W., Kurnia, N. A., & Sudewo, A. P.
PENGEMBALIAN FUNGSI SURAU SEBAGAI IDENTITAS MINANGKABAU MELALUI ELABORASI MADRASAH DINIYAH AWALIYAH. Jurnal Lafinus, 1(1), 68-93.
Kartika, D. S. (2017). Seni Rupa Modern Edisi Revisi. Rekayasa Sain.
Radjasa, M. K. (2021). Penciptaan Karya Lukis Berbasis Gaya Dekoratif Naif Bertemakan Teman Imajinatif (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).
Ridhwan, Development Of Tasawuf In South Sulawesi, QIJIS (Qudus International Journal of Islamic
Siregar, N., & Saputri, R. G. (2021). Pesan Moral Dalam Film. Ikon--Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 26(3), 190-204.
Susanto Mikke. (2002).Diksi rupa, Kumpulan Istilah Seni Rupa. Kanisius. Yogyakarta
Susanto Mikke. (2018). Apresiasi Seni Rupa. Yogyakarta
Wati, H. Y., Hayati, R. M., & Tripitasari, D. (2022). Pesantren and Surau as Forms of Modern Islamic Education Traditions in Indonesia. Journal of Contemporary Islamic Education, 2(2), 179-197.













